MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 17 Maret 2018 10:14
Kejati Buru Dua Koruptor, Ini Kasusnya
ILUSTRASI

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalteng menetapkan dua orang terpidana kasus tindak pidana korupsi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Penetapan DPO ini dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA), yang meminta bantuan untuk mencari dan menangkap terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi.

Permintaan bantuan penangkapan tersebut ditujukan kepada Kejati dan kejaksaan negeri (Kejari), yang menangani kasus tindak pidana korupsi terpidana yang masuk daftar DPO.

Dua terpidana Kejati yang diburu adalah Teja Kurnia (60), warga Banjarmasin. Pria kelahiran Padang ini adalah Direktur PT Puspita Alam Kurnia. Ia merupakan terpidana kasus korupsi retribusi jalan negara di Barito Timur pada 2010. Kemudian, Anang Ahmad (63), warga Palangka Raya. Anang merupakan pensiunan PNS yang bekerja sebagai bendaharawan rutin DPRD Kalteng. Ia merupakan terpidana kasus korupsi pajak di dewan pada 2013.

Kepala Seksi Penerangan Umum (Kasi Penkum) Kejati Kalteng Rustianto membenarkan, ada dua terpidana tipikor alias koruptor yang masuk dalam DPO. Nama-nama DPO ini dikirim oleh Bidang Pidana Khusus (Pidsus) kepada intelijen kejaksaan, untuk dilakukan pencarian dan penangkapan terhadap terpidana yang kabur.

Pihak intelijen juga berkoordinasi dengan Adhyaksa Monitoring Centre (AMC) di Jakarta, untuk melacak keberadaan koruptor yang melarikan diri. “Tahun ini ada beberapa DPO yang telah kami temukan atau tangkap melalui Adhyaksa Monitoring Centre. Terpidana yang berhasil ditangkap itu, sudah diserahkan kepada kejaksaan masing-masing di mana kasusnya ditangani,” ujarnya.

Sebenarnya, kejaksaan bisa saja melakukan penangkapan sendiri, karena pihaknya juga dibekali dengan surat penangkapan. Namun, terkadang kejaksaan juga bekerja sama dengan pihak polri untuk menangkap koruptor. “Prioritas kejaksaan saat ini adalah menangkap dua terpidana yang masuk dalam DPO Kejari Palangka Raya bernama Anang Ahmad, dan DPO Kejari Barito Timur atas nama Teja Kurnia,” bebernya.

Ia menjelaskan, prioritas penangkapan terhadap kedua terpidana ini, bukan berarti harus bisa menangkap mereka secepatnya. Namun, kejaksaan akan berupaya semaksimal mungkin untuk meringkus keduanya. “Berdasarkan instruksi pimpinan, diupayakan agar menyelesaikannya dengan target minimal satu bulan bisa menangkap satu DPO,” terangnya.

Rustianto menegaskan, pihaknya melalui Adhyaksa Monitoring Centre akan terus berupaya, bagaimana caranya setiap bulan bisa melakukan penangkapan terhadap DPO yang ada di jajaran Kejati Kalteng. “Saat ini, tim jaksa yang memburu kedua terpidana ini masih melakukan pencarian. Pokoknya kami akan mengupayakan, agar para terpidana ini bisa segera ditangkap,” pungkasnya. (hni/c3/abe)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:04

Mantan Istri Yantenglie Diperiksa Tujuh Jam

WAKIL Ketua DPRD Katingan Endang Susilawatie dimintai keterangan terkait hilangnya kas daerah semasa…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:02

JANGAN MACAM-MACAM..!! ASN Tidak Netral Bisa Dipidana, Sanksi Penjara Dua Tahun

PALANGKA RAYA-Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalteng Satriadi dengan tegas mengatakan, Aparatur…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:02

INGAT..!! Jangan Sampai Kehilangan Hak Pilih

PALANGKA RAYA-Daftar pemilih sudah seharusnya tanpa kesalahan. Sebab, siapa saja berhak memilih dan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:01

Pencuri Uang Amal Masjid Ditangkap Polantas

PALANGKA RAYA- Terhenti sudah pelarian pencuri uang yang ada di kotak amal masjid, yang terjadi beberapa…

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:01

Maling Kotak Amal Gentayangan

PALANGKA RAYA- Seorang pria terekam kamera CCTV Masjid Al-Husna Jalan Menteng dan Masjid Al Hikmah Tjilik…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:59

Isu Penculikan Anak Mencuat

KASONGAN– Isu penculikan anak kembali mencuat. Baik melalui media sosial maupun perbincangan ditengah…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:45

Burung Eksotis Kalimantan Diselundupkan, 40 Ekor Kembali Dilepasliarkan

PANGKALAN BUN-20 ekor burung murai batu dan 20 ekor cucak hijau, dilepasliarkan di hutan Desa Pasir…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:42

Proyek GOR Mandek, Masih Kurang Rp24 M

PALANGKA RAYA-Mimpi masyarakat Kalteng memiliki gelanggang olahraga (gor) indoor, belum sepenuhnya terwujud.…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:30

Bandar Narkoba Bersenjata Diringkus Polisi

PALANGKA RAYA- Peredaran gelar narkotika di wilayah Kalteng, seakan tidak ada habisnya. Padahal pihak…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:28

Pedagang Digebuki, Ini Penyebabnya

PALANGKA RAYA- Siapa tahu beruntung. Begitulah yang ada di pikiran Mulyadi. Pedagang alas kaki atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .