MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Jumat, 16 Maret 2018 10:08
Program CSR, Perusahaan Wajib Berkoordinasi
Rujana Anggraini (kanan), Abri, Nurul Aini, dan Wardatun Nurjamilah saat mengikuti rapat haering dalam rangka pembahasan raperda pasar dan raperda tentang Perlindungan tenaga kerja lokal di aula DPRD setempat, belum lama ini. (DPRD FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, MUARA TEWEH-Perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Utara (Batara), wajib melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR). Terutama di desa-desa sekitar perusahan beroperasi. “Dari dulu memang sudah kita tekankan, akan tetapi semua tergantung dari pihak perusahaan, kemana mereka mengarahkan program CSR mereka. Tapi, perusahaan wajib berkoordinasi dengan desa-desa yang ada disekitarnya,” kata anggota DPRD Batara Hasrat saat ditemui wartawan di Muara Teweh, Rabu (14/3).
Dia mencontohkan, seperti jalan H Koyem yang dulunya gunung bisa dipotong tanpa menggunakan anggaran daerah hal itu karena jalan milik provinsi, jadi tidak boleh menggunakan anggaran daerah. Sehingga pada akhirnya diambil alih oleh kabupaten, karena anggaran belum masuk lalu, sehingga saat itu menggunakan CSR PT Mitra Barito.
“Sepengetahuan kami tidak ada anggaran untuk melakukan pemotongan jalan tersebut, yang ada hanya anggaran untuk mencor jalan saja (pengerasan),” ujar Hasrat.
Dijelaskannya, pihaknya memang sudah membuat Peraturan daerah (Perda) terkait program CSR di tiap perusahaan. Namun sayangnya, perda tersebut dibatalkan oleh pemerintah pusat, karena banyak yang tidak setuju. Padahal, perda tersebut bermaksud agar perusahaan yang ada di sini, benar- benar melaksanakan program CSR. Bahkan, dalam rapat dewan dengan pihak perusahaan, dirinya sering menyampaikan agar pihak perusahaan melakukan program CSR sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Artinya, jangan menggunakan program yang dari pusat. Pihaknya berharap, hendaknya perusahaan harus melihat kondisi dilapangan dan menanyakan apa saja kebutuhan masyarakat.
“Misalnya, masyarakat perlu sumur, tetapi mereka malah bikin yang lain. Hendaknya pihak perusahaan harus duduk bersama menyinkronkan dengan masyarakat. Apa saja yang dibutuhkan desa. Oleh karena itu, saya sering menekankan kepada pihak perusahaan yang beroperasi di daerah, sebelum menjalankan program CSR harus berkoordinasi dengan masyarakat sekitar selaku penerima manfaat, untuk menanyakan apa yang mau dibangun,” katanya.
Selain itu pula, dengan adanya koordinasi dengan masyarakat sekitar penerima manfaat bisa menghindari tumpang tindih pembangunan. Misalnya, masyarakat menginginkan pembuatan jalan, tetapi sudah dianggarkan oleh daerah, tetapi belum ada pelaksanaan, lalu perusahaan juga melakukan pembuatan jalan itu akhirnya terjadi tumpang tindih.
"Maka dari itu, kami memohon kepada pihak perusahaan, supaya benar-benar memerhatikan hal ini, sebab program CSR harus menjadi aset peninggalan perusahaan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat," pungkasnya. (her/aza)


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2018 11:05

Seni dan Budaya Kalteng ke Pentas Internasional

PALANGKA RAYA-Malay Heritage Centre merupakan salah satu lembaga budaya Melayu. Setiap tahun, menyelenggarakan…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:51
Melihat Geliat Peternakan Sapi di Kobar

Dulu Inseminasi, Kini Pakai Transfer Embrio

Peternakan merupakan salah satu program unggulan atau prioritas pemerintahan Bupati Hj Nurhidayah dan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:57
Cegah Terorisme, Polres Katingan Sosialisasi Sampai ke Nelayan

Jangan Mudah Terpengaruh Paham Radikalisme

Untuk mengantisipasi masuknya paham radikalisme di Kabupaten Katingan, jajaran Satpolair Polres Katingan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:54

Dua Perwira Polres Kotim Diganti

SAMPIT- Dua perwira Polres Kotim bergeser. Pergantian itu ditandai dengan serah terima jabatan yang…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:52

Piton 5 Meter “Serang” Rumah Warga

PANGKALAN BUN – Kediaman Gusti Basri di RT 17, Jalan Pagunegara, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:49

Polres Lamandau Terus Menyelidiki Kasus SHU Koperasi Berkah Kujan

NANGA BULIK -  Hingga Jumat (5/10), Polres Lamandau terus menyelidiki kasus pembagian sisa hasil…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:48

Harga Turun, Petani Kelapa Banyak Gulung Tikar

KUALA PEMBUANG– Harga kelapa di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan turun.…

Jumat, 05 Oktober 2018 10:20

Salat Ghaib untuk Korban Gempa dan Tsunami

PALANGKA RAYA- Anggota Polda Kalteng menggelar salat ghaib yang ditujukan kepada seluruh korban gempa…

Selasa, 02 Oktober 2018 11:49
Cara Polres Katingan Mengantisipasi Tindak Kriminal di Wilayahnya

Polisi dan Juga Satpam Harus Aktif Patroli

Untuk mengantisipasi terjadinya berbagai tindak kejahatan di Kabupaten Katingan, polres setempat menerapkan…

Selasa, 02 Oktober 2018 11:45

Ancam Lapor ke Polda Kalteng

NANGA BULIK – Sejak dilaporkan pada 12 September 2018, kasus dugaan penyimpangan dana sisa hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .