MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Jumat, 16 Maret 2018 10:08
Program CSR, Perusahaan Wajib Berkoordinasi
Rujana Anggraini (kanan), Abri, Nurul Aini, dan Wardatun Nurjamilah saat mengikuti rapat haering dalam rangka pembahasan raperda pasar dan raperda tentang Perlindungan tenaga kerja lokal di aula DPRD setempat, belum lama ini. (DPRD FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, MUARA TEWEH-Perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Utara (Batara), wajib melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR). Terutama di desa-desa sekitar perusahan beroperasi. “Dari dulu memang sudah kita tekankan, akan tetapi semua tergantung dari pihak perusahaan, kemana mereka mengarahkan program CSR mereka. Tapi, perusahaan wajib berkoordinasi dengan desa-desa yang ada disekitarnya,” kata anggota DPRD Batara Hasrat saat ditemui wartawan di Muara Teweh, Rabu (14/3).
Dia mencontohkan, seperti jalan H Koyem yang dulunya gunung bisa dipotong tanpa menggunakan anggaran daerah hal itu karena jalan milik provinsi, jadi tidak boleh menggunakan anggaran daerah. Sehingga pada akhirnya diambil alih oleh kabupaten, karena anggaran belum masuk lalu, sehingga saat itu menggunakan CSR PT Mitra Barito.
“Sepengetahuan kami tidak ada anggaran untuk melakukan pemotongan jalan tersebut, yang ada hanya anggaran untuk mencor jalan saja (pengerasan),” ujar Hasrat.
Dijelaskannya, pihaknya memang sudah membuat Peraturan daerah (Perda) terkait program CSR di tiap perusahaan. Namun sayangnya, perda tersebut dibatalkan oleh pemerintah pusat, karena banyak yang tidak setuju. Padahal, perda tersebut bermaksud agar perusahaan yang ada di sini, benar- benar melaksanakan program CSR. Bahkan, dalam rapat dewan dengan pihak perusahaan, dirinya sering menyampaikan agar pihak perusahaan melakukan program CSR sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Artinya, jangan menggunakan program yang dari pusat. Pihaknya berharap, hendaknya perusahaan harus melihat kondisi dilapangan dan menanyakan apa saja kebutuhan masyarakat.
“Misalnya, masyarakat perlu sumur, tetapi mereka malah bikin yang lain. Hendaknya pihak perusahaan harus duduk bersama menyinkronkan dengan masyarakat. Apa saja yang dibutuhkan desa. Oleh karena itu, saya sering menekankan kepada pihak perusahaan yang beroperasi di daerah, sebelum menjalankan program CSR harus berkoordinasi dengan masyarakat sekitar selaku penerima manfaat, untuk menanyakan apa yang mau dibangun,” katanya.
Selain itu pula, dengan adanya koordinasi dengan masyarakat sekitar penerima manfaat bisa menghindari tumpang tindih pembangunan. Misalnya, masyarakat menginginkan pembuatan jalan, tetapi sudah dianggarkan oleh daerah, tetapi belum ada pelaksanaan, lalu perusahaan juga melakukan pembuatan jalan itu akhirnya terjadi tumpang tindih.
"Maka dari itu, kami memohon kepada pihak perusahaan, supaya benar-benar memerhatikan hal ini, sebab program CSR harus menjadi aset peninggalan perusahaan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat," pungkasnya. (her/aza)


BACA JUGA

Kamis, 10 Januari 2019 10:36

Duel Berdarah Buruh Sawit, Satu Luka Parah, Satu Masuk Penjara

PANGKALAN BUN – Duel berdarah buruh kelapa sawit terjadi antara…

Rabu, 02 Januari 2019 10:21

Tug Boat Tenggelam, Diduga Diterjang Gelombang Laut

SAMPIT – Cuaca yang kurang bersahabat di laut, sekitar perairan…

Kamis, 27 Desember 2018 13:24

720 Janda Baru di Kobar, Ini Sebab Dominannya...

PANGKALAN BUN - Angka perceraian di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 14 Desember 2018 14:09

TERLALU..!! Gara-Gara Aki Dicuri, Ratusan PJU Mati

KUALA PEMBUANG-Matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diakibatkan hilangnya aki…

Jumat, 14 Desember 2018 13:59
Mengengok Aktivitas Basarnas Sampit Menjelang Natal dan Tahun Baru

Tingkatkan Pengawasan dengan Patroli Rutin

Selain melaksanakan tugas maupun penyelamatan terhadap peristiwa atau musibah yang…

Jumat, 14 Desember 2018 13:57

HEBAT NICH ! Pengemis Nginap di Hotel

PANGKALAN BUN-Pengemis dari luar daerah kembali masuk Pangkalan Bun. Di…

Selasa, 11 Desember 2018 13:13
Cara Kapolsek Parenggean Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru

Dorong Warga Tingkatkan Siskamling

Menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif menjadi hal paling…

Selasa, 11 Desember 2018 13:04

Aruta Dikepung Banjir

PANGKALAN BUN–Banjir sedang melanda beberapa desa di Kecamatan Arut Utara…

Senin, 10 Desember 2018 11:35

Parenggean, Sasaran Satgas Saber Pungli

SAMPIT-Guna pencegahan terhadap praktik pungutan liar (pungli), satgas saber pungli…

Senin, 10 Desember 2018 11:18

Isi Buku Mutasi, Selalu Melaporkan Situasi Setiap Hari

TAMIANG LAYANG-Kabagops Polres Bartim AKP Asdini Pratam Putra SIK pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*