MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 14 Maret 2018 07:31
Ketika Kebakaran Hutan dan Lahan Terjadi di Palangka Raya
Tiga Jam, Berjibaku dengan Api
Kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Kameloh Baru, kecamatan Sabangau, Senin malam (12/3). (POLRES PALANGKA RAYA FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, Kebarakan hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sabangau. Sedikitnya tiga hektare lahan dilalap api yang mulai membara sekitar pukul 18.00 WIB.

==============

Tim gabungan yang terdiri dari TNI, polri Manggala Agni dan BPBD kota berjibaku memadamkan api, Senin (12/3) Malam. Tiga jam berjibaku, kobaran si jago merah tersebut dapat dipadamkan. BPBD sendiri sudah siap siaga dalam memadamkan api, bahkan dengan persiapan posko serta patroli keliling yang hampir dilaksanakan setiap hari.

“Lokasi sendiri hanya berjarak 100 meter dari jalan Palangka Raya- Pulang Pisau. Tim sedikit kesulitan melakukan pemadaman,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Palangka Raya melalui Kepala Bidang  Penanggulangan Bencana, Koffeno Nahan, kemarin (13/3).

Di sisi lain, terkait dengan hotspot atau titik panas, Kaffeno menjelaskan bahwa hotspot tersebut tidak akan terbaca jika api yang membakar lahan dapat dimatikan kurang dari enam jam, dalam artian kebakaran ini tidak akan terbaca oleh hotspot sehingga tidak akan ada titik panas.

Masyarakat sendiri diimbau untuk tidak membakar lahan dalam cuaca yang panas atau musim kemarau. Dilarang untuk membuka lahan dengan cara membakar karena sanksinya berat jika kedapatan.

Memang untuk sekarang walalupun musim hujan BPBD sudah siap siaga karhutla, sampai pada puncaknya nanti ketika dimulai memang musim kemarau pada bulan April dari prediksi BMKG sendiri. (*ndo/ram/CTK)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 00:55

Selesaikan Masalah Ini, Perusahaan Wajib Hadir

KUALA KAPUAS-Mangkirnya pimpinan PT Lifere Agro Kapuas (LAK) dan PT…

Rabu, 20 Maret 2019 11:23

Mabuk Dulu, Lalu Hajar Bini Sampai Bonyok

SAMPIT – Seorang suami berinisial DP tampak pasrah setelah menjalani pemeriksaan…

Kamis, 14 Maret 2019 15:04

Ibu Salat, Anak Lenyap, Hanya Ditemukan Baju dan Sandal di Lanting

SAMPIT - Warga Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 14 Maret 2019 11:25

Terobos Lampu Merah, Berakhir di Ruang Kamboja

PALANGKA RAYA-Yogi akhirnya mengembuskan napas terakhir di ruang UGD RSUD…

Minggu, 10 Maret 2019 12:52

Orang Utan Tua Masuk ke Pemukiman Warga

MUARA TEWEH- Warga dibuat geger oleh kehadiran seekor orang utan (Pongo…

Minggu, 10 Maret 2019 12:48

Kejar-Kejaran, Maling Ponsel Ini Nyaris Mati

Aksi kejar-mengejar terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 10,5 sekitar…

Rabu, 06 Maret 2019 10:55

Soal CPNS Kapuas Murni Kesalahan Data dari Kabupaten, Ini yang Dilakukan...

Polemik dugaan manipulasi data CPNS Kabupaten Kapuas masih terus berlanjut.…

Kamis, 28 Februari 2019 10:37

Oknum Karyawan J&T Express Terlibat Pencurian

SAMPIT-Usai sudah aksi tiga orang pelaku HN, RI dan IW.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:38

Asmara Pukul Istri dan Aniaya Mertua hingga Pingsan

SAMPIT - Entah apa yang ada dalam benak Bayu Asmara.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:36
Menelusuri Jejak Banteng Spesies Baru di Hutan Lamandau

Populasinya Terus Berkurang, Fisiknya Lebih Kecil dari Banteng Jawa

Spesies baru banteng kalimantan terdeteksi menjadi penghuni kawasan hutan Belantikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*