MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 13 Maret 2018 10:02
Rangkaian HUT KE-38, Kemala Bhayangkari Berikan Edukasi Lingkungan
Ajak Anak TK Lepasliarkan Penyu di TWA Tanjung Keluang
Ketua Bhayangkari Cabang Kobar Meghty Arie Sirait mengedukasi anak-anak TK Kemala Bhayangkari melepasliarkan tukik di TWA Tanjung Keluang, Sabtu (10/3)

PROKAL.CO, Populasi penyu dewasa ini sudah sangat mengkhawatirkan. Jumlah indukan penyu sisik hijau terus mengalami penurunan, bahkan kini hanya tersisa enam ekor. Hal itu menjadi perhatian Ketua Bhayangkari Cabang Kobar, Megthy Arie Sirait

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun

KETENANGAN suasana Taman Wisata Alam (TWA), Tanjung Keluang, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, pagi itu pecah oleh suara puluhan murid Taman Kanak - Kanak (TK) Kemala Bhayangkari, Pangkalan Bun. Keceriaan anak - anak itu terpancar dari wajah polos mereka ketika menginjakan kaki di hamparan pasir putih memanjang.

Yah, TWA Tanjung Keluang, dengan pasir putih dan riak ombaknya selalu menjadi magnet bagi siapa saja yang datang berkunjung untuk segera menjejakkan kakinya dan berbasah-basah ria. Tak hanya sajian panoramanya, di tempat itu juga terdapat semi penangkaran penyu jenis sisik hijau yang sudah langka.

Untuk lebih mendalami pengetahuan tentang penyu sisik hijau, Ketua Kemala Bhayangkari, Megthy Arie Sirait bersama pengurus Bhayangkari dan anak - anak TK Kemala Bhayangkari - 19, Pangkalan Bun menyambangi TWA Tanjung Keluang, sekitar pukul 08.00 WIB, Sabtu (10/3).

Megthy Arie Sirait, berkeinginan memberikan edukasi lingkungan kepada anak-anak sejak dini dengan memperkenalkan dan melihat secara langsung penangkaran penyu dan proses pelepasliaran penyu sisik hijau ke alam ke laut. Kegiatan itu sekaligus rangkaian HUT ke - 38 Yayasan Kemala Bhayangkari. 

Tidak hanya itu, kecintaan terhadap lingkungan juga di tanamkan dengan mengajak anak-anak untuk membersihkan lingkungan pantai TWA Tanjung Keluang dengan memungut sampah.

Usai itu, puluhan anak TK Kemala Bhayangkari dengan didampingi pengurus yayasan juga diajak turut serta merasakan sensasi pelepasliaran anak penyu sisik hijau (Tukik) ke laut lepas.

Berada di garis lurus yang dibuat oleh pegawai resor TWA Tanjung Keluang sebagai wilayah steril pelepasan tukik, anak - anak antusias melihat momen sakral bagi tukik dimana saat itu untuk pertama kalinya tukik - tukik yang dilepaskan akan berjuang sendiri mempertahankan hidup, terutama dari predator seperti burung dan ikan di tengah lautan luas.

"Perairan Tanjung Keluang menjadi salah satu jalur migrasi dan tempat persinggahan penyu sisik sebelum berpetualang ke penjuru dunia," ungkap Ketua Bhayangkari Cabang Kobar, Megthy Arie Sirait.

Ia melanjutkan di kehangatan pasir, penyu betina menyimpan telurnya dan lahirlah anak penyu atau yang lebih dikenal dengan tukik seperti yang dilepasliarkan oleh anak - anak TK Kemala Bhayangkari - 19, Pangkalan Bun.

Ia berharap pelepasan tukik - tukik tersebut mampu bertahan di lautan lepas sehingga bisa berkembang biak dan terhindar dari kepunahan.

Usai pelepasan tukik - tukik, para murid TK Kemala Bhayangkari melanjutkan dengan kegiatan permainan edukasi seperti menggambar dan melukis di atas hamparan pasir putih. (*)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan budaya dan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau cacat spiritual. Untuk…

Senin, 08 Oktober 2018 09:25
Bambang, pemuda yang meresahkan Warga Kuala Pembuang

Pria Ini Berdoa Minta Gempa dari Atas Jembatan

Cari perhatian. Biar tenar. Momen gempa dianggap sebagai candaan. Hal itulah yang dilakukan Bambang.…

Kamis, 04 Oktober 2018 09:46
Menengok Anak Penderita Gizi Buruk di RSUD dr Doris Sylvanus

Meski Kondisi Pas-pasan, Orang Tua Tak Pernah Berpaling Muka

Harapan Ade Putra untuk bertumbuh dan berkembang layaknya remaja pada umumnya, pupus. Sejak lima tahun…

Senin, 01 Oktober 2018 10:42
Sinergitas Polri dan Insan Pers Demi Menciptakan Pemilu yang Damai

Junjung Tinggi Independensi Pemberitaan

Pemilu 2019 begitu rentan terhadap gesekan antar simpatisan. Belum lagi jika persaingan politik yang…

Sabtu, 29 September 2018 11:07
Taman Baca Baraoi, Membuka Mata dan Melihat Dunia (3/selesai)

Pindah Rumah agar Lebih Dekat Sekolah

No pain no gain.Secara harfiah bisa diartikan, tanpa rasa sakit, tidak akan mendapatkan sesuatu. Demikianlah…

Kamis, 20 September 2018 10:09
Diah Isma Khairani Paparkan Penelitiannya di Depan Sri Mulyani

Murid SD Sanggau, Peneliti Cilik Terunggul 2018

Semangat belajar menjadi kunci sukses. Meski tak punya waktu khusus belajar di rumah, Diah Isma Khairani…

Senin, 17 September 2018 09:50
Arif Rahman, Mempekerjakan 13 Saudaranya Menjadi Badut

Hasil Jukir dan Petugas Kebersihan untuk Beli Kostum

Banyak cara mengais rezeki halal. Ketimbang mencuri dan ditangkap polisi, tentu lebih baik apabila bisa…

Kamis, 13 September 2018 10:11
Cecep Juanda, Tuna Rungu yang Berjalan Kaki Keliling Indonesia

Mengampanyekan Kesehatan dan Persatuan

Kekurangan tak menjadi halangan. Meski dalam keterbatasan, mencoba meraih impian. Menjelajahi negara…

Senin, 10 September 2018 11:01
Mengikuti Aqiqah dan Tasmiyah Putri Gubernur Kalteng

Diberi Nama Nayla, Doa Menjadi Anak Soleha

Setelah satu bulan terlahir ke dunia, putri kecil dari pasangan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .