MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 13 Maret 2018 10:02
Rangkaian HUT KE-38, Kemala Bhayangkari Berikan Edukasi Lingkungan
Ajak Anak TK Lepasliarkan Penyu di TWA Tanjung Keluang
Ketua Bhayangkari Cabang Kobar Meghty Arie Sirait mengedukasi anak-anak TK Kemala Bhayangkari melepasliarkan tukik di TWA Tanjung Keluang, Sabtu (10/3)

PROKAL.CO, Populasi penyu dewasa ini sudah sangat mengkhawatirkan. Jumlah indukan penyu sisik hijau terus mengalami penurunan, bahkan kini hanya tersisa enam ekor. Hal itu menjadi perhatian Ketua Bhayangkari Cabang Kobar, Megthy Arie Sirait

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun

KETENANGAN suasana Taman Wisata Alam (TWA), Tanjung Keluang, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, pagi itu pecah oleh suara puluhan murid Taman Kanak - Kanak (TK) Kemala Bhayangkari, Pangkalan Bun. Keceriaan anak - anak itu terpancar dari wajah polos mereka ketika menginjakan kaki di hamparan pasir putih memanjang.

Yah, TWA Tanjung Keluang, dengan pasir putih dan riak ombaknya selalu menjadi magnet bagi siapa saja yang datang berkunjung untuk segera menjejakkan kakinya dan berbasah-basah ria. Tak hanya sajian panoramanya, di tempat itu juga terdapat semi penangkaran penyu jenis sisik hijau yang sudah langka.

Untuk lebih mendalami pengetahuan tentang penyu sisik hijau, Ketua Kemala Bhayangkari, Megthy Arie Sirait bersama pengurus Bhayangkari dan anak - anak TK Kemala Bhayangkari - 19, Pangkalan Bun menyambangi TWA Tanjung Keluang, sekitar pukul 08.00 WIB, Sabtu (10/3).

Megthy Arie Sirait, berkeinginan memberikan edukasi lingkungan kepada anak-anak sejak dini dengan memperkenalkan dan melihat secara langsung penangkaran penyu dan proses pelepasliaran penyu sisik hijau ke alam ke laut. Kegiatan itu sekaligus rangkaian HUT ke - 38 Yayasan Kemala Bhayangkari. 

Tidak hanya itu, kecintaan terhadap lingkungan juga di tanamkan dengan mengajak anak-anak untuk membersihkan lingkungan pantai TWA Tanjung Keluang dengan memungut sampah.

Usai itu, puluhan anak TK Kemala Bhayangkari dengan didampingi pengurus yayasan juga diajak turut serta merasakan sensasi pelepasliaran anak penyu sisik hijau (Tukik) ke laut lepas.

Berada di garis lurus yang dibuat oleh pegawai resor TWA Tanjung Keluang sebagai wilayah steril pelepasan tukik, anak - anak antusias melihat momen sakral bagi tukik dimana saat itu untuk pertama kalinya tukik - tukik yang dilepaskan akan berjuang sendiri mempertahankan hidup, terutama dari predator seperti burung dan ikan di tengah lautan luas.

"Perairan Tanjung Keluang menjadi salah satu jalur migrasi dan tempat persinggahan penyu sisik sebelum berpetualang ke penjuru dunia," ungkap Ketua Bhayangkari Cabang Kobar, Megthy Arie Sirait.

Ia melanjutkan di kehangatan pasir, penyu betina menyimpan telurnya dan lahirlah anak penyu atau yang lebih dikenal dengan tukik seperti yang dilepasliarkan oleh anak - anak TK Kemala Bhayangkari - 19, Pangkalan Bun.

Ia berharap pelepasan tukik - tukik tersebut mampu bertahan di lautan lepas sehingga bisa berkembang biak dan terhindar dari kepunahan.

Usai pelepasan tukik - tukik, para murid TK Kemala Bhayangkari melanjutkan dengan kegiatan permainan edukasi seperti menggambar dan melukis di atas hamparan pasir putih. (*)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 10:24
Mengenal Cupang Air Tawar dan Penggemarnya (1)

Terkadang Rewel dan Merepotkan

Mungil. Cantik. Dan indah. Itulah gambaran ikan cupang. Ikan air tawar dengan berbagai warna dan motif…

Senin, 20 Agustus 2018 09:43
Cara Wali Kota Palangka Raya Terpilih Serap Aspirasi Masyarakat

Kota Cantik “Banjir” Harapan

Banyak cara demi mendapat masukan dan saran untuk pembangunan. Seperti memanfaatkan media sosial. Itulah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:39
Menengok Tiga Pasutri yang Dikaruniai Anak pada Momen HUT ke-73 RI

Kelahiran Tak Terencana, Binggung Memberi Nama

Tidak semua pasangan suami istri (pasutri) yang beruntung, bisa dikaruniai anak bertepatan dengan momen…

Kamis, 16 Agustus 2018 09:44
Menumbuhkan Kembali Semangat Patriotisme dan Nasionalisme

Kibarkan Merah Putih di Sungai Seruyan

"Janganlah sekali-kali meninggalkan sejarah." Demikian kutipan yang pernah dikatakan Bung Karno. Tentang…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:25
Melihat Suasana Sekolah Inklusi Pertama di Kalteng

Pelajaran Disesuaikan dengan Kemampuan

Terlahir sebagai anak berkebutuhan khusus, bukan sebuah pilihan. Bukan pula keinginan orang tua. Itu…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:42

Panjang Ratusan Meter Menyeberangi Sungai

Pembentangan bendera merah putih di 13 kabupaten dan satu kota mengawali euforia penyambutan Hari Kemerdekaan…

Senin, 13 Agustus 2018 10:33
Eicha, Peraih Golden Champion Perparawi Tingkat Nasional

Catatkan Diri dalam Sejarah Keikutsertaan Kontingen Kalteng

Prestasi membanggakan ditorehkan Eicha Cristy Gianella. Ketika mewakili kontingen Kalteng, putri asal…

Minggu, 12 Agustus 2018 11:57
Menengok Usaha Budi Daya Lebah Madu di Palangka Raya

Jual Pikap Demi 10 Kotak Sarang Mellifera

Petani lebah madu asal Kalampangan ini bernama Yoanes Budiyana. Madu produksinya punya label yang sudah…

Sabtu, 11 Agustus 2018 12:26
Memanfaatkan Bekas Peralatan Elektronik Menjadi Barang Unik

Kreativitas dan Karya dari Balik Penjara

Hidup di balik jeruji besi sudah pasti terisolasi. Terkurung dan terbatas dengan dunia luar. Namun,…

Jumat, 10 Agustus 2018 13:23
Ketika Warga Katingan Kuala Harus Terjebak di Minimnya Infrastruktur Jalan

Meregang Nyawa di Tengah Sungai

Ibu Muntamah (50) warga Desa Jaya Makmur, Kecamatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan harus menghembuskan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .