MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 13 Maret 2018 09:41
Dalang Curanmor Diringkus, Warna Sepeda Motor Sempat Diubah
Rusliadi, yang diduga ketua kelompok pelaku pencurian kendaraan bermotor, saat diamankan di Mapolsek Baamang, Sabtu, (10/3). (POLSEK BAAMANG FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, SAMPIT- Rusliadi (44) alias Rusli, warga Desa Bajarum Kelurahan Bajarum Kecamatan Kota Besi, tidak berkutik saat dibekuk anggota Polsek Baamang. Dia diringkus saat membawa lari sepeda motor curian di Jalan Jendral Sudirman Km 105 Kabupaten Seruyan, Sabtu, (10/3)

Rusli diduga dalang dari sejumlah pencurian sepeda motor. Dia ditangkap setelah mencuri sepeda motor milik Suhartini (22), warga Perumahan Chalin Indah Permai Jalan Samekto Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang, Kamis (8/3) lalu.

Informasi yang dihimpun Kalteng Pos, pencurian yang dilakukan Rusli bermula saat Suhartini pulang dari dinas di Kecamatan Baamang, sekitar pukul 21.00 WIB. Dia memarkirkan kenderaan di depan rumah dalam keadaan terkunci stang. Karena merasa lelah, dia pun langsung beristirahat dan tidur.

Namun ketika bangun keesokan paginya, Suhartini kaget sepeda motor Suzuki warna merah dengan Nopol  KH 4495 FO yang diparkir di depan rumah, telah raib dari tempatnya.Suhartini pun kemudian melaporkan kehilangan kendaraannya itu ke Polsek Baamang.“Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian material sekitar Rp4 juta,” kata Kapolsek Baamang AKP Agoes Trigonggo, Senin, (12/3).

Dalam melakukan aksinya, jelas Agoes, Rusli menggunakan sebuah kunci T untuk merusak setang motor korbannya.

Setelah berhasil melarikan motor curiannya, Rusli kemudian melakukan modifikasi warna kendaraan untuk mengelabui pemilik maupun aparat kepolisian. “Warna sepeda motor sudah diubah, dari sebelumnya warna merah, menjadi hitam,” jelas Agoes.

Hasil curian itu rencananya akan akan dijual dengan harga murah, hanya sekitar dua jutaan. “Untuk target lokasi penjualannya, pelaku bisa sampai Katingan hingga Seruyan,” imbuh dia.

Dalam melakukan aksi kejahatannya, Rusli diduga tidak sendiri. Dia bahkan diduga merupakan pemimpin dari kelompok pencuri kendaraan bermotor yang selama ini kerap beraksi.Akibat perbuatannya, Rusli kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Kotim dan diancam dengan Pasal 363 KUHP. (*ais/nto/CTK)

loading...