MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Senin, 12 Maret 2018 10:18
Belasan Remaja Mau Tawuran Antarkelompok

Dikepung Warga dan Polisi Kocar Kacir, Ditemukan Ketapel

Sejumlah remaja yang diamankan saat akan melakukan tawuran Minggu (11/3) dinihari. Mereka diberikan pembinaan di Mapolsek Baamang. (BAHTIAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SAMPIT-Belasan remaja yang akan melakukan tawuran di muara Jalan Wengga Metropolitan Sampit, Minggu (11/3) dinihari, kocar-kacir. Pasalnya, sebelum aksi tawuran sempat pecah, sejumlah warga dan aparat Polsek Baamang, telah mengepung mereka.Mengetahui kedatangan warga dan polisi, belasan remaja yang rata-rata masih berstatus pelajar itu pun langsung berhamburan berusaha menyelamatkan diri.

Namun delapan remaja yang gagal melarikan diri, meski sempat ada yang bersembunyi di semak-semak, berhasil diamankan bersama beberapa sepeda motor yang digunakan. Selain itu, juga ditemukan beberap ketapel yang diduga akan digunakan sebagai senjata tawuran. Mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Baamang.

Ketua RT 05 Alfian, saat dikonfirmasi Minggu (11/3) menuturkan, di lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat nongkrong sejumlah remaja. Dan malam itu diduga para remaja itu akan melakukan tawuran antarkelompok.

Tak mau hal itu terjadi, warga pun akhirnya melaporkan ke Polsek Baamang dan kemudian bersama-sama polisi mencoba membubarkan sekelompok remaja yang sedang bersiap-siap akan “bertarung” tersebut.“Kami bersama dengan anggota Polsek Baamang, tidak main-main. Kalau tidak kita berantas seperti itu, nantinya akan membuat warga lain juga merasa tidak aman,” kata Alfian.

Masih belum diketahui jelas apa penyebab aksi tawuran antarkelompok tersebut.  Kapolsek Baamang AKP Agoes Trigonggo juga membenarkan perisitiwa tersebut dan beberapa anggota bersama warga mengamankan beberapa remaja dan dibawa ke Polsek Baamang untuk dimintai keterangan dan dilakukan pembinaan.

“Mereka kita beri pembinaan agar tidak mengulangi yang dilakukan. Kami juga memanggil orangtua mereka untuk menjemput serta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan yang dilakukan," sebut Agoes Trigonggo, Minggu, (11/3). (*ais/nto/CTK/dar)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:23

Mabuk Dulu, Lalu Hajar Bini Sampai Bonyok

SAMPIT – Seorang suami berinisial DP tampak pasrah setelah menjalani pemeriksaan…

Kamis, 14 Maret 2019 15:04

Ibu Salat, Anak Lenyap, Hanya Ditemukan Baju dan Sandal di Lanting

SAMPIT - Warga Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 14 Maret 2019 11:25

Terobos Lampu Merah, Berakhir di Ruang Kamboja

PALANGKA RAYA-Yogi akhirnya mengembuskan napas terakhir di ruang UGD RSUD…

Minggu, 10 Maret 2019 12:52

Orang Utan Tua Masuk ke Pemukiman Warga

MUARA TEWEH- Warga dibuat geger oleh kehadiran seekor orang utan (Pongo…

Minggu, 10 Maret 2019 12:48

Kejar-Kejaran, Maling Ponsel Ini Nyaris Mati

Aksi kejar-mengejar terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 10,5 sekitar…

Rabu, 06 Maret 2019 10:55

Soal CPNS Kapuas Murni Kesalahan Data dari Kabupaten, Ini yang Dilakukan...

Polemik dugaan manipulasi data CPNS Kabupaten Kapuas masih terus berlanjut.…

Kamis, 28 Februari 2019 10:37

Oknum Karyawan J&T Express Terlibat Pencurian

SAMPIT-Usai sudah aksi tiga orang pelaku HN, RI dan IW.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:38

Asmara Pukul Istri dan Aniaya Mertua hingga Pingsan

SAMPIT - Entah apa yang ada dalam benak Bayu Asmara.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:36
Menelusuri Jejak Banteng Spesies Baru di Hutan Lamandau

Populasinya Terus Berkurang, Fisiknya Lebih Kecil dari Banteng Jawa

Spesies baru banteng kalimantan terdeteksi menjadi penghuni kawasan hutan Belantikan…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:11

MENDESAK..!! Karena Sering Dihantam Banjir, Perlu Dibangun Ini

PALANGKA RAYA-Tiap musim hujan, banjir kerap melanda jalan di Bukit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*