MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Senin, 12 Maret 2018 07:07
Nelayan Dilarang Menangkap Ikan Gunakan Alat Tak Ramah Lingkungan
Bupati Sukamara H AhmadDirman ketika menyerahkan bantuan pupuk kepada petani, pekan kemarin. (RID/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SUKAMARA–Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukamara dengan tegas melarang nelayan khususnya di wilayah Sukamara untuk menggunakan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan. Pasalnya, dapat merusak ekosistem ikan laut.

Kepala Diskan Sukamara Yopi Yudistira mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada nelayan, supaya tetap dapat mentaati setiap aturan yang sudah dikeluarkan Pemerintah Pusat terkait pelarangan penggunaan alat tangkap pukat hela (trawls) dan pukat tarik (seine nets).

“Sudah jelas didalam Permen Kelautan dan Perikanan No2 tahun 2015 dimana penggunaan alat tangkap pukat hela dan pukat tarik di wilayah pengelolaan perikanan Negara Kesatuan Republik Indonesia dilarang. Jadi nelayan wajib mentaati hal tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, meskipun wilayah Sukamara memang tidak terlalu banyak terumbu karang, akan tetapi ikan kecil pasti akan terangkat semua bila menggunakan alat tangkap yang memang dilarang tersebut.

“Lebih kita tekankan mengenai pelarangan ini. Memang untuk saat ini tidak kita rasakan, akan tetapi berpuluh tahun kemudian tentunya akan sangat berdampak bagi anak cucu kedepannya. Di mana ekosistem laut kita dan ikan di perairan kita akan rusak dan semakin berkurang,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, memang hingga saat ini belum ditemukan adanya masyarakat atau nelayan daerah pesisir yang menggunakan alat tangkap ikan yang dilarang tersebut. Karenanya, guna mengantisipasi terjadinya pelanggaran tersebut, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada nelayan.

“Penggunaan alat tangkap pukat hela dan pukat tarik telah mengakibatkan menurunnya sumber daya ikan dan mengancam kelestarian lingkungan sumber daya ikan. Karena itu, akan terus kita sosialisasikan, jangan sampai ada nelayan yang menggunakannya, terutama di wilayah perairan Sukamara,”pungkasnya. (rid/ala/CTK/dar)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 13:13
Cara Kapolsek Parenggean Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru

Dorong Warga Tingkatkan Siskamling

Menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif menjadi hal paling…

Selasa, 11 Desember 2018 13:04

Aruta Dikepung Banjir

PANGKALAN BUN–Banjir sedang melanda beberapa desa di Kecamatan Arut Utara…

Senin, 10 Desember 2018 11:35

Parenggean, Sasaran Satgas Saber Pungli

SAMPIT-Guna pencegahan terhadap praktik pungutan liar (pungli), satgas saber pungli…

Senin, 10 Desember 2018 11:18

Isi Buku Mutasi, Selalu Melaporkan Situasi Setiap Hari

TAMIANG LAYANG-Kabagops Polres Bartim AKP Asdini Pratam Putra SIK pada…

Jumat, 07 Desember 2018 14:46

Warga Handil Sohor Tangkap Buaya Muara

SAMPIT - Seekor buaya muara berukuran sekitar 2,5 meter ditangkap…

Jumat, 07 Desember 2018 14:42

Curi Perak, Residivis Diamankan di Gudang

SAMPIT - Apes dialami M Saleh alias Saleh (35). Pria…

Jumat, 07 Desember 2018 14:40
Permintaan Wakapolda kepada Ditpolairud Polda Kalteng

Awasi Aktivitas di Laut dan Sungai, Cegah Penebangan Liar

Kekayaan alam yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) cukup berilimpah.…

Jumat, 07 Desember 2018 14:35

Banjir Melanda Dua Kecamatan

PANGKALAN BUN – Hujan deras yang mengguyur Kotawaringin Barat (Kobar)…

Kamis, 06 Desember 2018 11:07

Naik Tanjakan, Truk Terbalik, Satu Tewas, 11 Orang Luka-Luka

SAMPIT - Kecelakaan tunggal terjadi pada areal perkebunan kelapa sawit…

Jumat, 30 November 2018 10:47

KOK BISA..!! Karena Lalai, Tahanan Kabur

PALANGKA RAYA-Tersebar unggahan akun facebook bernama Sugiatnur Sugi Badak, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .