MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 11 Maret 2018 08:12
TEGAS ! Izin Habis, Dua Tongkang Batu Bara PT AKT Diamankan
Dinas ESDM Kalteng bersama Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kalteng didampingi Pjs Bupati Batara H Sapto Nugroho MM turun mengecek tongkang batu bara PT AKT, Sabtu (10/3). (HERMAN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, MUARA TEWEH- Dua buah tongkang mengangkut batu bara milik PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), ditahan di perairan sungai Barito wilayah Kabupaten Barito Utara (Batara), Jumat (9/3). Kapal TB Republik 031 menarik tongkang BG Tuhup 019 serta TB Republik 032 menarik tongkang BG Tuhup 003.

Penahanan kedua tongkang tersebut karena Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) PT AKT, tidak berlaku lagi atau telah habis sejak November 2017 lalu. Dari penahanan tongkang tersebut, pihak Dinas ESDM Kalteng bersama Dinas Perhubungan Kalteng, Satpol PP Kalteng bersama Pemkab Batara melakukan pemeriksaan dua tongkang yang mengangkut batu bara milik PT AKT, Sabtu (10/3).

Pjs Bupati Batara sekaligus Kepala Dinas ESDM Kalteng Ermal Subhan menjelaskan, perusahaan tersebut telah melanggar aturan. PKP2B sudah berakhir sejak 19 Oktober 2017 lalu, sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM RI Nomor 3714.K/30/MEM/2017 tentang pengakhiran PKP2B PT AKT dengan pemerintah Indonesia.

Selanjutnya di tindak lanjuti lagi dengan surat Keputusan Menteri ESDM RI Nomor  715.K/30/MEM/2017 tentang pengamanan sarana dan prasarana PT AKT . “Berdasarkan rekomendasi dari Gubernur dan Kadis ESDM Kalteng kami turun untuk mengamankan sarana dan prasarana yakni pemberhentian dua unit tongkang pengangkut batu bara tersebut," ujar Ermal kepada wartawan di Muara Teweh, Sabtu (10/3).

Ditegaskan Ermal, berdasarkan hal itu PT AKT tidak boleh lagi berproduksi karena dasar perusahaan yakni PKP2B telah berakhir. Namun, di lapangan, masih ditemukan tongkang mengangkut batu bara.“Kami telah melakukan peninjauan ke lokasi, memang tidak ada aktivitas pertambangan, namun setelah dicek ke perairan terdapat tiga buah tongkang yang akan dimilirkan, sedangkan satu tongkang lainnya masih mengisi dan langsung dihentikan aktivitas pemuatan batu bara ke dalam tongkang tersebut, sementara dua tongkang lain didapati di sungai dan sedang dimilirkan dan juga diberhentikan,” paparnya.

Dari dua buah tongkang yang bermuatan tersebut, diperkirakan batu bara yang diangkut sekitar 8.700 metrik ton. “Dua buah tongkang beserta kapal tersebut kami amankan terlebih dahulu, hingga persyaratan dipenuhi oleh pihak perusahaan sesuai aturan yang berlaku. Karena dasar pengakhiran tersebut membuat perusahaan tidak boleh lagi berproduksi,” ucapnya.

Dikatakannya pula, untuk sanksi terhadap perusahaan tersebut nantinya akan diambil dari pihak pemerintah pusat.

“Untuk sanksi terhadap perusahaan tersebut pasti ada, namun bukan dari kami. Kami hanya melaporkan hasil pemeriksaan dan menindak lanjutinya saja untuk diteruskan ke Kementerian ESDM,” pungkasnya. (her/abe/CTK)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:23

Mabuk Dulu, Lalu Hajar Bini Sampai Bonyok

SAMPIT – Seorang suami berinisial DP tampak pasrah setelah menjalani pemeriksaan…

Kamis, 14 Maret 2019 15:04

Ibu Salat, Anak Lenyap, Hanya Ditemukan Baju dan Sandal di Lanting

SAMPIT - Warga Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 14 Maret 2019 11:25

Terobos Lampu Merah, Berakhir di Ruang Kamboja

PALANGKA RAYA-Yogi akhirnya mengembuskan napas terakhir di ruang UGD RSUD…

Minggu, 10 Maret 2019 12:52

Orang Utan Tua Masuk ke Pemukiman Warga

MUARA TEWEH- Warga dibuat geger oleh kehadiran seekor orang utan (Pongo…

Minggu, 10 Maret 2019 12:48

Kejar-Kejaran, Maling Ponsel Ini Nyaris Mati

Aksi kejar-mengejar terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 10,5 sekitar…

Rabu, 06 Maret 2019 10:55

Soal CPNS Kapuas Murni Kesalahan Data dari Kabupaten, Ini yang Dilakukan...

Polemik dugaan manipulasi data CPNS Kabupaten Kapuas masih terus berlanjut.…

Kamis, 28 Februari 2019 10:37

Oknum Karyawan J&T Express Terlibat Pencurian

SAMPIT-Usai sudah aksi tiga orang pelaku HN, RI dan IW.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:38

Asmara Pukul Istri dan Aniaya Mertua hingga Pingsan

SAMPIT - Entah apa yang ada dalam benak Bayu Asmara.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:36
Menelusuri Jejak Banteng Spesies Baru di Hutan Lamandau

Populasinya Terus Berkurang, Fisiknya Lebih Kecil dari Banteng Jawa

Spesies baru banteng kalimantan terdeteksi menjadi penghuni kawasan hutan Belantikan…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:11

MENDESAK..!! Karena Sering Dihantam Banjir, Perlu Dibangun Ini

PALANGKA RAYA-Tiap musim hujan, banjir kerap melanda jalan di Bukit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*