MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 11 Maret 2018 07:47
Tidak Netral, Satu ASN Direkomendasikan Dikenai Sanksi
Bedi Dahaban

PROKAL.CO, NANGA BULIK – Imbauan dari Bupati Lamandau Marukan dan Wakil Bupati Lamandau Sugiyarto agar Aparatur Sipil Negara (ASN) netral, ternyata masih saja dilanggar. Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamandau 2018 tercoreng, pasalnya ada satu ASN diduga tidak netral.

Dampaknya, satu ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau direkomendasikan diberi sanksi, karena telah bertindak tidak netral. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lamandau, Bedi Dahaban.

Bedi menjelaskan, berdasarkan kajian yang dilakukan panwas menyatakan ada ASN berinisial RU terbukti bertindak tidak netral. Sanksi apa yang pantas diberikan merupakan kewenangan Bupati Lamandau.“ASN dilarang melakukan perbuatan yang mengarah kepada keberpihakan atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis. Di media online atau medsos sudah jelas, ASN dilarang menanggapi seperti like, komentar serta sejenisnya,” jelas Bedi di Kantor Panwaslu Lamandau, kemarin.

Kasus ini, urainya, diharapkan menjadi pembelajaran bagi ASN agar tidak ikut-ikut terlibat politik praktis. Imbauan dan larangan sudah bertaburan, namun perlu tindakan tegas agar ada efek jera bagi ASN yang mencoba tidak netral."Masih adanya ASN yang tidak netral, bebernya, membuat pasangan calon, tim kampanye dan penyelenggara geram," ucap Bedi.

Hal tersebut mengganggu kehidmatan penyelenggaraan pilkada, mengakibatkan antar calon saling curiga, dan antar tim kampanye saling menjatuhkan. Seharusnya masyarakat, paslon, tim kampanye bisa bergembira, namun kenyataannya malah disibukkan dengan panggil memanggil hanya untuk melakukan klarifikasi laporan.

"Ada calon yang harus menunda kampanye karena menjadi saksi laporan, kan hal seperti ini merugikan demokrasi,” tegasnya.

Bedi menambahkan, sebenarnya panwas tidak mau membuang waktu para pihak, dan paslon bisa berkampanye dengan lancar, yang terjadi malah waktu kampanye terpotong hanya karena menghadapi klarfikasi.

Pihak terlapor (RU) sebut Bedi, dalam klarifikasi menyatakan tidak berniat melakukan hal yang dilarang aturan. "Pengakuan RU, postingan dikarena menganggap akun yang dibuat VI adalah media jurnalis, sehingga diingatkan agar postingan tidak berpihak pada salah satu calon," ungkap Bedi.

Kasus ini bermula, VI melaporkan RU karena komentar yang disampaikan dalam akun facebook miliknya dinilai merugikan salah satu pasangan calon, menebar kebencian, intimidasi, hoax, pencemaran nama baik. (alh/nto/CTK)


BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 12:38

Asmara Pukul Istri dan Aniaya Mertua hingga Pingsan

SAMPIT - Entah apa yang ada dalam benak Bayu Asmara.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:36
Menelusuri Jejak Banteng Spesies Baru di Hutan Lamandau

Populasinya Terus Berkurang, Fisiknya Lebih Kecil dari Banteng Jawa

Spesies baru banteng kalimantan terdeteksi menjadi penghuni kawasan hutan Belantikan…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:11

MENDESAK..!! Karena Sering Dihantam Banjir, Perlu Dibangun Ini

PALANGKA RAYA-Tiap musim hujan, banjir kerap melanda jalan di Bukit…

Kamis, 14 Februari 2019 12:04

PARAH EHH..!! Ketua Paguyugan Diduga Cabuli Bocah

KUALA KAPUAS-Aksi tak senonoh dilakukan H, yang tak lain merupakan…

Jumat, 01 Februari 2019 11:13

Korban Miras Oplosan Bertambah

KUALA KAPUAS-Miras oplosan menambah daftar korban. Epno, menyusul nama lainnya…

Jumat, 01 Februari 2019 11:06

SABAR AJA..!! PT BAK Cicil Tunggakan Gaji Karyawan

MUARA TEWEH-Polemik tunggakan gaji karyawan di PT Berjaya Agro Kalimantan…

Kamis, 10 Januari 2019 10:36

Duel Berdarah Buruh Sawit, Satu Luka Parah, Satu Masuk Penjara

PANGKALAN BUN – Duel berdarah buruh kelapa sawit terjadi antara…

Rabu, 02 Januari 2019 10:21

Tug Boat Tenggelam, Diduga Diterjang Gelombang Laut

SAMPIT – Cuaca yang kurang bersahabat di laut, sekitar perairan…

Kamis, 27 Desember 2018 13:24

720 Janda Baru di Kobar, Ini Sebab Dominannya...

PANGKALAN BUN - Angka perceraian di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 14 Desember 2018 14:09

TERLALU..!! Gara-Gara Aki Dicuri, Ratusan PJU Mati

KUALA PEMBUANG-Matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diakibatkan hilangnya aki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*