MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 10 Maret 2018 07:14
Ketika Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Diganti
WTP Ditelaah dan Diharapkan Tidak Rapuh
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (kiri) bersama dengan Kepala BPK Kalteng yang baru Ade Iwan Rusnawa (kanan) dan Kepala BPK Kaltim Raden Cornell Syarief (dua dari kanan) usai sertijab di Aula BPK Kalteng, Jumat (9/3). (NIZAR/ KALTENG POS)

PROKAL.CO, Tampuk kepemimpinan Badan Pengawas Keuangan (BPK) Perwakilan Kalteng berganti. Jabatan yang dulu diemban oleh Raden Cornell Syarief, kini berpindah kepada Ade Iwan Rusnawa. Meski tugas pokok dan fungsinya sama, namun ada sedikit pola yang berbeda dalam mengawal harta negara.

YUNIZAR PRAJAMUFTI, Palangka Raya

SERTIJAB atau serah terima jabatan pucuk pimpinan lembaga pemberi opini terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) itu, dilaksanakan di Aula BKP Kalteng, Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Jumat (9/3).

Kepala Perwakilan BPK RI Kalteng yang baru, Ade Iwan Setiawan mengatakan, yang sudah dilakukan oleh kepala BPK yang lalu tentu harus dibuat lebih baik lagi mulai sekarang. Program-program yang sudah dijalankan dan berjalan dengan lancar, baik internal dan lingkup luar, akan diteruskan dan diperbaiki.

“Satu hal yang saya catat, bagaimana saya membuat situasi semuanya lebih baik. Tugasnya berat. Karena Pak Cornell sudah membikin suasana cukup bagus di sini, sehingga saya harus bisa membuatnya lebih bagus lagi,” tukas Ade yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPK Maluku.

Dia mengungkapkan, suasana kondusif internal BPK sendiri yang sudah dibangun dan dijalankan pada era Cornell, harus dijalankan lebih baik lagi.

“Yang sudah baik akan kami laksanakan, baik secara internal kepada para pegawai di sini. Kalau dulu pak Cornell sudah kondusif, mungkin saya harus lebih kondusif. Nanti juga bagaimana menelaah masing-masing opini kepala daerah. Paling tidak yang sudah opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian, red) itu WTP-nya yang sudah ada itu sustainable. Tidak rapuh. Itu tugas saya,” jelas pria kelahiran Sukabumi, 6 Juli 1968 ini.

Dia juga akan segera melakukan silaturahmi dengan jajaran pemerintah daerah yang ada di Kalteng. Sebab perlu sinergitas dalam bekerja, tidak bisa sendiri.

Sementara itu, Cornell Syarief yang kini menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPK Kaltim mengatakan, dia selalu bersemangat agar opini pemerintah daerah itu bisa WTP. Namun semangatnya itu tidak bisa berhasil tanpa komitmen pemerintah daerah, dalam menjalankan rekomendasi-rekomendasi yang diberikan.

“Saya bersemangat mendorong suatu daerah untuk WTP. Tetapi sehebat apapun semangat saya untuk bisa mencapai hasil WTP itu, tergantung dari respons pemerintah daerah. Sebagus apa pun rekomendasi BPK, kalau pemerintah daerah tidak merespons, tidak bisa,” tukas pria kelahiran Bandung, 4 Mei 1959 ini.

Pada acara sertijab tersebut, dia terharu dengan penyajian acaranya. Ada tampilan slide bagaimana dia dikenang oleh pegawai BPK Kalteng. Penuturan tentang kepemimpinannya dan hal lain-lain.

“Saya berterima kasih atas kegiatan sertijab ini.Saya tidak menyangka ada tampilan seperti itu tadi. Saya tidak diberi tahu atas itu,” ujar Cornell dengan suara sedikit terbata-bata.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengatakan, peran BPK sudah diberikan oleh undang-undang dan juga dilindungi oleh undang-undang. Peran serta BKP dalam membantu pembenahan pemprov sangat diperlukan. Dia siap bersinergi dengan BPK.

“Saya ingin memantapkan pemerintahan yang saya pimpin. Kalau ada proyek infrastruktur pendidikan, kesehatan, rumah ibadah yang bermasalah, tidak usah ragu menyampaikan kepada kami. Saya ingin merapikan pemerintahan pada tahun ketiga ini. Kerja samanya tentu diperlukan,” tukas Sugianto.

Dengan demikian, sedikit perbedaan arah kebijakan di era sebelumnya dan sekarang. Jika masa sebelumnya mendorong pemerintah daerah memperbaiki LKPD dan meraih opini WTP. Kini lebih ke arah mempertahankan dan terus menyempurnakan WTP. Sehingga catatan dan seluruh rekomendasi BPK diselesaikan dengan baik oleh pemerintah daerah. (uni/ce/abe/CTK/dar)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 09:50

JEDERRRR..!! Asik Berteduh saat Mancing, Tiga Orang Tewas

KUALA PEMBUANG- Hujan yang terjadi beberapa hari ini diwilayah Kuala…

Minggu, 20 Januari 2019 09:48

Wanita Terberat di Kalteng Sudah Bisa Telentang

Titi Wati (37) perempuan yang memiliki berat badan 220 kg…

Minggu, 20 Januari 2019 09:45

Titi Wati Obesitas Bukan karena Kebanyakan Minum Es, Tapi Karena...

 Kasus obesitas yang dialami Titi Wati, 37, wanita tergemuk di…

Kamis, 17 Januari 2019 11:24

7 Februari 2019, Bandara Baru se-Indonesia Diresmikan di Bandara Tjilik Riwut

TERMINAL baru Bandara Tjilik Riwut (PKY) segera diresmikan. Menariknya, Sekda…

Kamis, 17 Januari 2019 11:22

MANTULL...!!! Obat Tradisional Kalteng Berlabel BPOM

PALANGKA RAYA-Kabar gembira kembali diterima masyarakat yang mengelola sumber daya…

Kamis, 17 Januari 2019 11:21

Karena Hal Memalukan Ini, PNS Pensiun tanpa Pensiunan

PALANGKA RAYA-Sejumlah oknum aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat kasus…

Kamis, 17 Januari 2019 11:19

Pemberhentian Sekda Palangkaraya Menunggu Ini

MENYUSUL kebijakan pemerintah pusat dan instruksi memberhentikan sekda Kota Palangka…

Kamis, 17 Januari 2019 11:17

Gara-Gara Ini, Anggota Satpol PP Nyaris Digebuki warga

PALANGKA RAYA-Anggota Satpol PP Kota Palangka Raya nyaris adu jotos…

Kamis, 10 Januari 2019 10:40
Skandal Pernikahan Anggota DPRD Kalteng

Nikah dengan Suami Orang, Istri Sudah Lapor ke Polisi

PALANGKA RAYA-Kabar kurang sedap berembus terkait Anggota Dewan Perwakilan Rakyat…

Kamis, 10 Januari 2019 10:35

Partai Bilang, Mustahil Kampanye Gratis

PALANGKA RAYA- Waktu kampanye masih panjang. KPU Kalteng sudah memfasilitasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*