MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 10 Maret 2018 06:40
DORRR !!! Komplotan Pencuri Sapi Ditembak
Satu dari tiga tersangka spesialis pencuri sapi meringis kesakitan, lantaran kakinya ditembak saat diamankan polisi, Jumat (9/3). (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, KALAU di luar ganas, tapi setelah ditangkap polisi teriak aduh, aduh. Itulah gambaran gerombolan pencurian ternak sapi di 30 lokasi di Palangka Raya, ketika diringkus tim gabungan Satreskrim Polres Palangka Raya, Pulang Pisau dan Katingan, Jumat (9/3).

Komplotan pencuri ternak sapi lintas kabupaten dan kota di Kalteng ini, ditangkap di kawasan Kereng Pangi Km 5, Katingan. Ketiga pelaku diketahui berinisial RE (32) warga Katingan, RS (32) warga Katingan, dan AR (34) warga Lampung Selatan.

Dari pantauan Kalteng Pos di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya, pelaku pencurian ternak sapi yang meresahkan warga di Kalteng ini, terbaring lemas sambil meringis kesakitan memegang kedua kakinya, akibat timah panas masih bersarang di kaki mereka masing-masing. Polisi terpaksa menembak ketiga pelaku, karena berusaha kabur saat akan diamankan. 

Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti Rp40 juta uang tunai, ATM, dan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion serta tiga ekor sapi.

“Motornya baru ini,” ucap Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar sambil memegang sepeda motor pelaku yang terpakir di depan RS Bhayangkara Palangka Raya.

Pelaku ditangkap di pinggir jalan di kawasan Kereng Pangi Km 5, Kabupaten Katingan. “Penangkapan dilakukan bersama tim gabungan dari Polres Pulang Pisau dan Polres Katingan,” ujarnya usai melihat kondisi para pelaku di IGD RS Bhayangkara Palangka Raya.

Penangkapan dilakukan secara gabungan, karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian ada di wilayah Palangka Raya, Katingan, dan Pulang Pisau. “Untuk wilayah hukum Polres Palangka Raya ada 9 TKP, wilayah Katingan 20 TKP, dan Pulang Pisau 1 TKP,” bebernya.

Pelaku yang ditangkap tim gabungan, sebenarnya ada 4 orang. Tapi karena satu pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Sampit, maka pelaku tersebut dikirim ke Polres Sampit.

Dari informasi dihimpun, ketiga pelaku ini berhasil mencuri 21 sapi di 9 TKP di wilayah Palangka Raya. Mereka melakukan aksinya dengan cara menggiring satu per satu sapi dan diangkut menggunakan mobil pikap. Sapi curian tersebut kemudian dijual di wilayah Palangka Raya dan Katingan.

Sementara itu, informasi didapat Kalteng Pos, saat itu seorang pelaku membawa mobil pikap yang selama ini digunakan mengangkut sapi hasil curian ke bengkel. Ganti oli mesin. Rupanya polisi melihat mobil tersebut.

Spesialis pencuri sapi sejak 2017 lalu itu, memang sudah diintai. Bahkan ciri-ciri mobil sudah dikantongi polisi, berdasarkan keterangan sejumlah saksi sebelumnya di berbagai kasus pencurian ternak.

Melihat pikap tersebut, petugas langsung berhenti dan menanyakan pemiliknya. Setelah mendapat pengakuan, dua orang pelaku yang ketika itu berada di tempat langsung diamankan.

Ketika diinterogasi masalah pencurian ternak sapi, mereka mengaku. Dari situ terungkap ada seorang pelaku lagi di Jalan Tjilik Riwut Km 5. Tanpa membuang waktu, petugas bergerak dan berhasil mengamankan seorang pelaku lagi. Ketiga tersangka digiring menuju Kantor Polres Katingan Hilir, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sesampai di Polsek Katingan Hilir, ketiga orang tersebut langsung diinterogasi penyidik, untuk menggali informasi mengenai kasus pencurian ternak di sejumlah kabupaten.

Dari hasil interogasi itu, ketiga orang tersebut mengakui perbuatannya. Di mana selama ini telah melakukan pencurian ternak sapi milik warga di berbagai wilayah; Kabupaten Katingan, Palangka Raya, Pulang Pisau, Gunung Mas dan beberapa tempat lainnya.

Bahkan pengakuan ketiganya, total ternak yang berhasil dicuri mencapai puluhan ekor sapi. Setelah mendapatkan keterangan dan menjalani pemeriksan hingga pukul 11.00 WIB, ketiganya digiring keluar dari Kantor Polsek Katingan Hilir melalui pintu belakang sebelah kanan. Dikawal dan diborgol.

Mereka dimasukkan ke mobil berbeda. Setelah menunggu beberapa saat, rombongan langsung kembali bergerak meninggalkan halaman Kantor Polsek Katingan Hilir. Selain membawa pelaku, petugas juga membawa mobil pikap sebagai barang bukti.

Tertangkapnya ketiga pelaku ini langsung membuat gempar warga. Puluhan warga langsung berbondong-bondong mendatangi Kantor Polsek Katingan Hilir. Bahkan ada seorang ibu datang, setelah pelaku dibawa pergi petugas, mengaku menjadi korban pencurian ternak sapi. “Sapi saya juga hilang,” katanya di hadapan anggota Polsek Katingan Hilir.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha SIK melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu Nurheriyanto ketika dibincangi mengatakan, para pelaku dibawa ke Polres Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Diproses di Polres Palangka Raya dulu, setelah itu mungkin di polres-polres lain, termasuk di tempat kita ini. Karena kejadiannya terjadi di berbagai wilayah, seperti di Kabupaten Katingan, Pulang Pisau, Palangka Raya, Gunung Mas dan tempat lain. Jadi banyak sekali,” ungkapnya.

Sementara di wilayah Kasongan sendiri, ujar kapolsek, ada beberapa laporan yang masuk terkait pencurian ternak sapi ini. “Masih belum saya cek berapa jumlahnya,” ujar Nurheriyanto. (eri/ce/abe/CTK/dar)


BACA JUGA

Rabu, 13 Juni 2018 23:05

Sudah 17 Ribu Lebih Pemudik Lewat Kumai

Sementara itu, pada H-4, ribuan penumpang membanjiri kawasan Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten…

Senin, 11 Juni 2018 19:18

Berani Tempeleng Amien Rais, Sigit Mengaku Hanya Guyon

PALANGKA RAYA–Setelah komentarnya di media sosial facebook, Minggu (10/6) siang mendapat tanggapan…

Senin, 11 Juni 2018 18:37

Ancam Amien Rais, BMPAN Kalteng Laporkan Sigit ke Polisi

PALANGKA RAYA – Puluhan anggota Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN), Senin (11/6) siang…

Minggu, 10 Juni 2018 10:29

Walhi: PBS Minim Kontribusi, Banyak Aturan tapi Tidak Digunakan

PALANGKA RAYA-Banyaknya konflik antar masyarakat dengan Perusahaan Besar Swasta (PBS) di Bumi Tambun…

Minggu, 03 Juni 2018 00:44

PARAH..!! Rusuh di PT IMK Sudah Dua Kali, Ini Kerugian yang Dihasilkan

PURUK CAHU-Bentrokan antara warga dan perusahaan serta aparat keamanan di PT Indo Muro Kencana (IMK)…

Minggu, 03 Juni 2018 00:12

Rusuh di PT IMK, Kabag Ops Polres Mura dan Tiga Balita Terluka

PURUK CAHU - Bentrokan yang terjadi antara aparat keamanan dan warga di kawasan PT Indo Muro Kencana…

Sabtu, 02 Juni 2018 23:53

PT IMK Mencekam, Warga Vs Aparat Keamanan Bentrok

PURUK CAHU–Memanasnya suasana di antara warga dan PT Indo Muro Kencana (IMK), di Kabupaten Murung …

Senin, 14 Mei 2018 09:35

Inilah Para Hakim dan Pandawa yang Mengadili Wilmar Group

PALANGKA RAYA – Hari ini, Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng menggelar Sidang Perdamaian Adat Dayak,…

Senin, 14 Mei 2018 09:32

Pagi Ini, Wilmar Group Akan Disidang Adat

PALANGKA RAYA-Pagi ini (14/5), Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng menggelar Sidang Perdamaian Adat Dayak,…

Minggu, 13 Mei 2018 15:18

Pj Sekda Kalteng Ancam Sanksi Pejabat yang Belum Lakukan Ini

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi Kalteng memiliki komitmen tinggi terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .