MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 10 Maret 2018 06:40
DORRR !!! Komplotan Pencuri Sapi Ditembak
Satu dari tiga tersangka spesialis pencuri sapi meringis kesakitan, lantaran kakinya ditembak saat diamankan polisi, Jumat (9/3). (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, KALAU di luar ganas, tapi setelah ditangkap polisi teriak aduh, aduh. Itulah gambaran gerombolan pencurian ternak sapi di 30 lokasi di Palangka Raya, ketika diringkus tim gabungan Satreskrim Polres Palangka Raya, Pulang Pisau dan Katingan, Jumat (9/3).

Komplotan pencuri ternak sapi lintas kabupaten dan kota di Kalteng ini, ditangkap di kawasan Kereng Pangi Km 5, Katingan. Ketiga pelaku diketahui berinisial RE (32) warga Katingan, RS (32) warga Katingan, dan AR (34) warga Lampung Selatan.

Dari pantauan Kalteng Pos di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya, pelaku pencurian ternak sapi yang meresahkan warga di Kalteng ini, terbaring lemas sambil meringis kesakitan memegang kedua kakinya, akibat timah panas masih bersarang di kaki mereka masing-masing. Polisi terpaksa menembak ketiga pelaku, karena berusaha kabur saat akan diamankan. 

Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti Rp40 juta uang tunai, ATM, dan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion serta tiga ekor sapi.

“Motornya baru ini,” ucap Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar sambil memegang sepeda motor pelaku yang terpakir di depan RS Bhayangkara Palangka Raya.

Pelaku ditangkap di pinggir jalan di kawasan Kereng Pangi Km 5, Kabupaten Katingan. “Penangkapan dilakukan bersama tim gabungan dari Polres Pulang Pisau dan Polres Katingan,” ujarnya usai melihat kondisi para pelaku di IGD RS Bhayangkara Palangka Raya.

Penangkapan dilakukan secara gabungan, karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian ada di wilayah Palangka Raya, Katingan, dan Pulang Pisau. “Untuk wilayah hukum Polres Palangka Raya ada 9 TKP, wilayah Katingan 20 TKP, dan Pulang Pisau 1 TKP,” bebernya.

Pelaku yang ditangkap tim gabungan, sebenarnya ada 4 orang. Tapi karena satu pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Sampit, maka pelaku tersebut dikirim ke Polres Sampit.

Dari informasi dihimpun, ketiga pelaku ini berhasil mencuri 21 sapi di 9 TKP di wilayah Palangka Raya. Mereka melakukan aksinya dengan cara menggiring satu per satu sapi dan diangkut menggunakan mobil pikap. Sapi curian tersebut kemudian dijual di wilayah Palangka Raya dan Katingan.

Sementara itu, informasi didapat Kalteng Pos, saat itu seorang pelaku membawa mobil pikap yang selama ini digunakan mengangkut sapi hasil curian ke bengkel. Ganti oli mesin. Rupanya polisi melihat mobil tersebut.

Spesialis pencuri sapi sejak 2017 lalu itu, memang sudah diintai. Bahkan ciri-ciri mobil sudah dikantongi polisi, berdasarkan keterangan sejumlah saksi sebelumnya di berbagai kasus pencurian ternak.

Melihat pikap tersebut, petugas langsung berhenti dan menanyakan pemiliknya. Setelah mendapat pengakuan, dua orang pelaku yang ketika itu berada di tempat langsung diamankan.

Ketika diinterogasi masalah pencurian ternak sapi, mereka mengaku. Dari situ terungkap ada seorang pelaku lagi di Jalan Tjilik Riwut Km 5. Tanpa membuang waktu, petugas bergerak dan berhasil mengamankan seorang pelaku lagi. Ketiga tersangka digiring menuju Kantor Polres Katingan Hilir, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sesampai di Polsek Katingan Hilir, ketiga orang tersebut langsung diinterogasi penyidik, untuk menggali informasi mengenai kasus pencurian ternak di sejumlah kabupaten.

Dari hasil interogasi itu, ketiga orang tersebut mengakui perbuatannya. Di mana selama ini telah melakukan pencurian ternak sapi milik warga di berbagai wilayah; Kabupaten Katingan, Palangka Raya, Pulang Pisau, Gunung Mas dan beberapa tempat lainnya.

Bahkan pengakuan ketiganya, total ternak yang berhasil dicuri mencapai puluhan ekor sapi. Setelah mendapatkan keterangan dan menjalani pemeriksan hingga pukul 11.00 WIB, ketiganya digiring keluar dari Kantor Polsek Katingan Hilir melalui pintu belakang sebelah kanan. Dikawal dan diborgol.

Mereka dimasukkan ke mobil berbeda. Setelah menunggu beberapa saat, rombongan langsung kembali bergerak meninggalkan halaman Kantor Polsek Katingan Hilir. Selain membawa pelaku, petugas juga membawa mobil pikap sebagai barang bukti.

Tertangkapnya ketiga pelaku ini langsung membuat gempar warga. Puluhan warga langsung berbondong-bondong mendatangi Kantor Polsek Katingan Hilir. Bahkan ada seorang ibu datang, setelah pelaku dibawa pergi petugas, mengaku menjadi korban pencurian ternak sapi. “Sapi saya juga hilang,” katanya di hadapan anggota Polsek Katingan Hilir.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha SIK melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu Nurheriyanto ketika dibincangi mengatakan, para pelaku dibawa ke Polres Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Diproses di Polres Palangka Raya dulu, setelah itu mungkin di polres-polres lain, termasuk di tempat kita ini. Karena kejadiannya terjadi di berbagai wilayah, seperti di Kabupaten Katingan, Pulang Pisau, Palangka Raya, Gunung Mas dan tempat lain. Jadi banyak sekali,” ungkapnya.

Sementara di wilayah Kasongan sendiri, ujar kapolsek, ada beberapa laporan yang masuk terkait pencurian ternak sapi ini. “Masih belum saya cek berapa jumlahnya,” ujar Nurheriyanto. (eri/ce/abe/CTK/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 15:53

Kemenag dan Ormas se-Kotim Tolak LGBT

SAMPIT - Kementerian Agama dan organisasi masyarakat (ormas) se-Kotim menolak keberadaan kelompok lesbian,…

Sabtu, 17 November 2018 15:37

Terpeleset, Tukang Las Tewas di Sungai Mentaya

SAMPIT - Nahas dialami Dirin. Pria 35 tahun yang berprofesi sebagai tukang las itu ditemukan tewas di…

Sabtu, 17 November 2018 15:33

Awas! KTP, KK dan Akta Palsu

SAMPIT – Hati-hati menggunakan jasa calo dalam urusan kartu tanda penduduk (KTP) maupun akta kelahiran,…

Sabtu, 17 November 2018 15:20
Rejeki Ultah ke-26 Bagi Bidan Diah Ayu Novitasari

Baru Dua Bulan di Lamandau, Lulus Tes SKD CPNS

Ada yang unik dari pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)…

Jumat, 16 November 2018 16:05

Melarikan Diri, Dua Tersangka Dihadiahi Timah Panas

SAMPIT - Usai sudah pelarian Taufiqurrahman alias Upik dan Mudianto alias Mudi. Dua pria yang sempat…

Jumat, 16 November 2018 16:03

Tak Hadir, Otomatis Gugur

PANGKALAN BUN – Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Kamis, 15 November 2018 11:56

Selamat HUT ke 73 Brimob ! Semoga Semakin Dicintai Masyarakat

UPACARA peringatan HUT ke-73 Brimob Polri di Kalteng, diselenggarakan di Lapangan Mako Batalyon Raider…

Kamis, 15 November 2018 11:53
Melihat Cara Pemprov Kalteng Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Kesulitan Memasarkan, 1.000 UMKM Dikumpulkan

Angka pertumbuhan ekonomi Kalteng di atas rata-rata nasional. Bahkan se-Kalimantan, perekonomian Kalteng…

Kamis, 15 November 2018 11:51

Mobil Pelangsir Terbakar, SPBU Di-Police Line

PALANGKA RAYA-Dua pintu mobil Honda Civic terbuka secara bersamaan, dibarengi bunyi letusan kecil. Sesaat…

Selasa, 13 November 2018 11:30

Kesadaran Menurun, Pelanggaran Meningkat

OPERASI Zebra Telabang 2018 telah berakhir kemarin (12/11). Hasilnya sudah bisa diprediksi. Banyak pengendara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .