MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 08 Maret 2018 11:01
Posisi “Digoyang”, Ketua DAD Lapor Polisi
Ketua Umum DAD Kobar Serelius (tengah) didampingi Penasehat Hukum DAD Kobar Bambang (pojok kanan), serta Ketua Harian DAD Kobar H Udan Rahman (pojok kiri) saat menunjukan surat mandat kepengurusan di sekretariat kantor DAD Kobar, Rabu (7/3). (RUSLAN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Posisi Ketua Umum (Ketum) Dewan Adat Dayak (DAD) Kotawaringin Barat (Kobar) Serelius sedang “digoyang”, sebagian pengurus menyatakan mosi tidak percaya salah satunya langsung dari Wakil Ketuanya Sukarna. Hal ini membuat Serelius geram dan melaporkan Sukarna ke Mapolres Kobar, Rabu siang (7/3).

Ketua Umum DAD Kobar Serelius didampingi Penasehat Hukum DAD Kobar Bambang, serta Ketua Harian DAD Kobar H Udan Rahman. Laporan ini menyusul tindak lanjut atas undangan, dan dari pertemuan pihak panitia prematur pelaksanaan rapat koordinasi masyarakat adat dayak kobar yang di gelar di Rumah Betang, Desa Pasir Panjang, Selasa (6/3). Dalam pertemuan tersebut membahas dalam rangka menyamakan persepsi terkait mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum DAD Kobar Serelius yang selama kepemimpinannya kemajuan organisasi dianggap jalan ditempat atau stagnan.

Ketum DAD Kobar Serelius mengatakan, ia akan melaporkan atas nama Sukarna dan Andrias Garusang (sekretaris dan ketua pelaksana rapat koordinasi masyarakat adat dayak kobar) ke Kepolisian terkait pencemaran nama baik. “Ada tiga poin yang sangat mendasar (poin laporan) yaitu, pencemaran nama baik lembaga (penghinaan), perbuatan tidak menyenagkan, dan fitnah,” ujar Serelius, saat dikonfirmasi awak media, di Sekretariat kantor DAD Kobar, Rabu (7/3).

Senada dengan Ketum, penasehat hukum DAD Kobar Bambang mengatakan, pihaknya akan melakukan  proses hukum sehubungan dengan undangan yang dibuat oleh Sukarna dan Andrias dan akan di laporkan perihal tersebut pada Kepolisian, karena analisa secara hukum Sukarna dianggap telah melakukan perbuatan melanggar hukum yang diduga melakuakn fitnah terhadap Ketua DAD Serelius, secara pribadi maupun kelembagaan.

"Terkait tuduhan meraka kalau menyebut kepengurusan stagnan, silahkan dibuktikan jika memanga menganggap stagnan," kata Bambang, kepada awak media yang hadir.

Semantara itu Ketua Harian DAD Kobar H. Udan Rahman menuturkan, apa yang di tuduhkan pihak Sukarna, tidak sesuai dengan fakta. Pihaknya sebagai Ketua Harian selalu menjalaknan mandat agar berjalan terus-menerus ia membantah jika kepengurusan selama ini berjalan dengan stgnan.

"Dalam hasil pertemuan prematur yang di rilis di media masa bahwa Serelius, mengunkan lembaga untuk kepentingan pribadinya, itu adalah fitnah lembaga ini kami jalankan sesuai dengan ADART, yaitu sebagai lembaga negara milik daerah," jelasnya.

 H. Udan Rahman menjelaskan, kalau memang membuat mosi tidak percaya, pihak prematur harus memiliki dasar, yakni kecuali jika Ketua DAD melangar ADART lembaga DAD, menyalahgunakan lembaga, menyelewangkan dana. "Ketua tidak pernah melanggar ADART, maupun menyelahgunakan lembaga, dari mana dasarnya mereka menyatakan mosi tidak percaya," imbuhnya.

“Kita menjalankan organisaai sesuai aturan yang ada dan kami tidak pernah menyalahgunakan wewenag ini, kalau Sukarna menyatakan organisasi ini stagnan, harus dibuktikan, dasarnya apa menyebut organisasi ini stagnan, kita rutin mengelar rapat, hanya dia saja yang tidak pernah hadir," pungkasnya. (lan/ala/CTK/dar)


BACA JUGA

Kamis, 10 Januari 2019 10:36

Duel Berdarah Buruh Sawit, Satu Luka Parah, Satu Masuk Penjara

PANGKALAN BUN – Duel berdarah buruh kelapa sawit terjadi antara…

Rabu, 02 Januari 2019 10:21

Tug Boat Tenggelam, Diduga Diterjang Gelombang Laut

SAMPIT – Cuaca yang kurang bersahabat di laut, sekitar perairan…

Kamis, 27 Desember 2018 13:24

720 Janda Baru di Kobar, Ini Sebab Dominannya...

PANGKALAN BUN - Angka perceraian di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 14 Desember 2018 14:09

TERLALU..!! Gara-Gara Aki Dicuri, Ratusan PJU Mati

KUALA PEMBUANG-Matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diakibatkan hilangnya aki…

Jumat, 14 Desember 2018 13:59
Mengengok Aktivitas Basarnas Sampit Menjelang Natal dan Tahun Baru

Tingkatkan Pengawasan dengan Patroli Rutin

Selain melaksanakan tugas maupun penyelamatan terhadap peristiwa atau musibah yang…

Jumat, 14 Desember 2018 13:57

HEBAT NICH ! Pengemis Nginap di Hotel

PANGKALAN BUN-Pengemis dari luar daerah kembali masuk Pangkalan Bun. Di…

Selasa, 11 Desember 2018 13:13
Cara Kapolsek Parenggean Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru

Dorong Warga Tingkatkan Siskamling

Menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif menjadi hal paling…

Selasa, 11 Desember 2018 13:04

Aruta Dikepung Banjir

PANGKALAN BUN–Banjir sedang melanda beberapa desa di Kecamatan Arut Utara…

Senin, 10 Desember 2018 11:35

Parenggean, Sasaran Satgas Saber Pungli

SAMPIT-Guna pencegahan terhadap praktik pungutan liar (pungli), satgas saber pungli…

Senin, 10 Desember 2018 11:18

Isi Buku Mutasi, Selalu Melaporkan Situasi Setiap Hari

TAMIANG LAYANG-Kabagops Polres Bartim AKP Asdini Pratam Putra SIK pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*