MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 08 Maret 2018 11:01
Posisi “Digoyang”, Ketua DAD Lapor Polisi
Ketua Umum DAD Kobar Serelius (tengah) didampingi Penasehat Hukum DAD Kobar Bambang (pojok kanan), serta Ketua Harian DAD Kobar H Udan Rahman (pojok kiri) saat menunjukan surat mandat kepengurusan di sekretariat kantor DAD Kobar, Rabu (7/3). (RUSLAN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Posisi Ketua Umum (Ketum) Dewan Adat Dayak (DAD) Kotawaringin Barat (Kobar) Serelius sedang “digoyang”, sebagian pengurus menyatakan mosi tidak percaya salah satunya langsung dari Wakil Ketuanya Sukarna. Hal ini membuat Serelius geram dan melaporkan Sukarna ke Mapolres Kobar, Rabu siang (7/3).

Ketua Umum DAD Kobar Serelius didampingi Penasehat Hukum DAD Kobar Bambang, serta Ketua Harian DAD Kobar H Udan Rahman. Laporan ini menyusul tindak lanjut atas undangan, dan dari pertemuan pihak panitia prematur pelaksanaan rapat koordinasi masyarakat adat dayak kobar yang di gelar di Rumah Betang, Desa Pasir Panjang, Selasa (6/3). Dalam pertemuan tersebut membahas dalam rangka menyamakan persepsi terkait mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum DAD Kobar Serelius yang selama kepemimpinannya kemajuan organisasi dianggap jalan ditempat atau stagnan.

Ketum DAD Kobar Serelius mengatakan, ia akan melaporkan atas nama Sukarna dan Andrias Garusang (sekretaris dan ketua pelaksana rapat koordinasi masyarakat adat dayak kobar) ke Kepolisian terkait pencemaran nama baik. “Ada tiga poin yang sangat mendasar (poin laporan) yaitu, pencemaran nama baik lembaga (penghinaan), perbuatan tidak menyenagkan, dan fitnah,” ujar Serelius, saat dikonfirmasi awak media, di Sekretariat kantor DAD Kobar, Rabu (7/3).

Senada dengan Ketum, penasehat hukum DAD Kobar Bambang mengatakan, pihaknya akan melakukan  proses hukum sehubungan dengan undangan yang dibuat oleh Sukarna dan Andrias dan akan di laporkan perihal tersebut pada Kepolisian, karena analisa secara hukum Sukarna dianggap telah melakukan perbuatan melanggar hukum yang diduga melakuakn fitnah terhadap Ketua DAD Serelius, secara pribadi maupun kelembagaan.

"Terkait tuduhan meraka kalau menyebut kepengurusan stagnan, silahkan dibuktikan jika memanga menganggap stagnan," kata Bambang, kepada awak media yang hadir.

Semantara itu Ketua Harian DAD Kobar H. Udan Rahman menuturkan, apa yang di tuduhkan pihak Sukarna, tidak sesuai dengan fakta. Pihaknya sebagai Ketua Harian selalu menjalaknan mandat agar berjalan terus-menerus ia membantah jika kepengurusan selama ini berjalan dengan stgnan.

"Dalam hasil pertemuan prematur yang di rilis di media masa bahwa Serelius, mengunkan lembaga untuk kepentingan pribadinya, itu adalah fitnah lembaga ini kami jalankan sesuai dengan ADART, yaitu sebagai lembaga negara milik daerah," jelasnya.

 H. Udan Rahman menjelaskan, kalau memang membuat mosi tidak percaya, pihak prematur harus memiliki dasar, yakni kecuali jika Ketua DAD melangar ADART lembaga DAD, menyalahgunakan lembaga, menyelewangkan dana. "Ketua tidak pernah melanggar ADART, maupun menyelahgunakan lembaga, dari mana dasarnya mereka menyatakan mosi tidak percaya," imbuhnya.

“Kita menjalankan organisaai sesuai aturan yang ada dan kami tidak pernah menyalahgunakan wewenag ini, kalau Sukarna menyatakan organisasi ini stagnan, harus dibuktikan, dasarnya apa menyebut organisasi ini stagnan, kita rutin mengelar rapat, hanya dia saja yang tidak pernah hadir," pungkasnya. (lan/ala/CTK/dar)


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2018 11:05

Seni dan Budaya Kalteng ke Pentas Internasional

PALANGKA RAYA-Malay Heritage Centre merupakan salah satu lembaga budaya Melayu. Setiap tahun, menyelenggarakan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:57
Cegah Terorisme, Polres Katingan Sosialisasi Sampai ke Nelayan

Jangan Mudah Terpengaruh Paham Radikalisme

Untuk mengantisipasi masuknya paham radikalisme di Kabupaten Katingan, jajaran Satpolair Polres Katingan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:54

Dua Perwira Polres Kotim Diganti

SAMPIT- Dua perwira Polres Kotim bergeser. Pergantian itu ditandai dengan serah terima jabatan yang…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:49

Polres Lamandau Terus Menyelidiki Kasus SHU Koperasi Berkah Kujan

NANGA BULIK -  Hingga Jumat (5/10), Polres Lamandau terus menyelidiki kasus pembagian sisa hasil…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:48

Harga Turun, Petani Kelapa Banyak Gulung Tikar

KUALA PEMBUANG– Harga kelapa di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan turun.…

Jumat, 05 Oktober 2018 10:20

Salat Ghaib untuk Korban Gempa dan Tsunami

PALANGKA RAYA- Anggota Polda Kalteng menggelar salat ghaib yang ditujukan kepada seluruh korban gempa…

Selasa, 02 Oktober 2018 11:49
Cara Polres Katingan Mengantisipasi Tindak Kriminal di Wilayahnya

Polisi dan Juga Satpam Harus Aktif Patroli

Untuk mengantisipasi terjadinya berbagai tindak kejahatan di Kabupaten Katingan, polres setempat menerapkan…

Selasa, 02 Oktober 2018 11:45

Ancam Lapor ke Polda Kalteng

NANGA BULIK – Sejak dilaporkan pada 12 September 2018, kasus dugaan penyimpangan dana sisa hasil…

Selasa, 02 Oktober 2018 11:42

Pabrik Tahu-Tempe Berkobar

PANGKALAN BUN - Warga RT 10, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin…

Senin, 01 Oktober 2018 10:39

Ratusan Warga Binaa Jalani Tes Urine

PANGKALAN BUN–Satuan Tugas Kanwil Kemenkum HAM Kalteng bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .