MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 07 Maret 2018 07:45
Wow...Penyerang Polisi Ini Ternyata Diduga Anggota LGBT
Syahdan alias Anjang Idan (bertopeng), saat diamankan di Mapolres Kobar, Selasa (6/3). (HUSRIN A LATIF/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Syahdan tidak bisa lagi berpesta pora bersama rekan-rekannya. Pria kemayu yang terkenal setelah mengupload foto sedang asyik isap sabu-sabu di akun Facebooknya bernama Anjang Idan, ditangkap Satresnarkoba Polres Kobar bersama anggota Polsek Pangkalan Banteng di sebuah ruko di Desa Amin Jaya SP 1, Minggu (4/3). 

Dari penelusuran Kalteng Pos, Anjang Idan disebut-sebut tergabung dalam komunitas Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). Menurut informasi  yang didapat Kalteng Pos dari sumber kepolisian, di dalam handphone Anjang Idan ada grup WhatsApp khusus kaum gay. Belum diketahui berapa jumlah anggota dan berasal dari daerah mana? Yang jelas ada grup WA kelompok gay di HP Anjang Idan yang diduga untuk mereka saling berkomunikasi antaranggota.  

“Benar bang, di HP dia (Anjang Idan) ada grupnya bang,” ucap sumber kepolisian kepada Kalteng Pos, kemarin (6/3).  

Sementara, penangkapan Anjang Idan berlangsung dramatis. Pria ini sempat menyerang aparat kepolisian dengan pisau dapur. Namun, berkat kesigapan petugas, Anjang Idan berhasil diringkus dengan barang bukti alat isap sabu dan pisau dapur yang digunakan untuk menyerang polisi.

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy Zulkarnaian Sirait melalui Wakapolres Kobar Kompol Dhovan Oktavianto mengatakan, Satresnarkoba Polres Kobar berhasil mengamankan seorang pria bernama Syahdan, pemilik  akun Facebook @Anjang Idan yang sebelumnya viral di medsos akibat mengunggah postingan sabu di dinding status facebook miliknya, beberapa waktu lalu.

"Yang kemarin viral di FB tentang penggunaan sabu adalah tersangka atas nama Syahdan bin Dahlan. Sudah ditindaklanjuti, dan tersangka sudah diamankan di Mapolres Kobar" ujar Dhovan Oktavianto kepada Kalteng Pos, Selasa (6/3).

Dhovan menjelaskan, Syahdan diamankan  Anggota Satresnarkoba Polres Kobar di sebuah ruko di Desa Amin Jaya SP 1, Kecamatan Pangkalan Banteng, Minggu malam (4/3). saat dilakukan penggerebekan, tersangka tidak kooperatif dan berusaha melawan petugas menggunakan sebuah pisau dapur. "Ia dikenakan undang undang darurat, karena saat dilakukan penggerebekan di rumahnya, dia mencoba melawan dan hampir melukai polisi yang bertugas. Maka dikenakan undang undang sajam, karena mengunakan pisau untuk menyerang petugas saat digerebek," jelasnya.

Tersangka berusaha melawan petugas mengunakan pisau dapur. Beruntung, saat itu petugas sigap dan berusaha menghindar, kemudian tersangka kabur ke luar rumah. "Tersangka akhirnya berhasil diamankan di sekitar rumahnya, berkat bantuan warga sekitar," imbuhnya.

Dhovan menambahkan, untuk barang bukti yang diamankan yakni sebuah pisau dapur, dan bong alat isap sabu. Petugas masih mengembangkan kasus ini, termasuk mencari barang bukti sabu yang diposting, serta mencari tau dari mana asal barang haram tersebut didapat oleh pelaku."Menurut pengakuan tersangka, yang memposting fotonya di facebook adalah temannya untuk sekadar mencari sensasi," tukasnya.

Anjang Idan pun membantah dirinya yang meng-upload foto sedang isap sabu-sabu tersebut. Namun dia tidak memungkiri saat itu memang sedang makai sabu. “Benar sedang pakai (sabu), tapi yang upload ke facebook bukan saya, tapi teman,” ucap Anjang Idan berkilah.

Sebelumnya, dunia maya di Kotawaringin Barat dibuat resah dengan postingan akun Facebook @Anjang Idan yang menuliskan "Hujan-hujan gini paling enak nyabu" di laman akun facebook miliknya. Postingan tersebut lengkap dengan foto Syahdan sedang menggunakan sabu pada Rabu (28/2) sekitar pukul 15.30 WIB. Tak ayal, postingan tersebut mendadak viral dan langsung dihapus, lantaran banyak menuai komentar negatif. Empat hari kemudian, polisi berhasil mengamankannya. (lan/ala/CTK/dar)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:23

Mabuk Dulu, Lalu Hajar Bini Sampai Bonyok

SAMPIT – Seorang suami berinisial DP tampak pasrah setelah menjalani pemeriksaan…

Kamis, 14 Maret 2019 15:04

Ibu Salat, Anak Lenyap, Hanya Ditemukan Baju dan Sandal di Lanting

SAMPIT - Warga Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 14 Maret 2019 11:25

Terobos Lampu Merah, Berakhir di Ruang Kamboja

PALANGKA RAYA-Yogi akhirnya mengembuskan napas terakhir di ruang UGD RSUD…

Minggu, 10 Maret 2019 12:52

Orang Utan Tua Masuk ke Pemukiman Warga

MUARA TEWEH- Warga dibuat geger oleh kehadiran seekor orang utan (Pongo…

Minggu, 10 Maret 2019 12:48

Kejar-Kejaran, Maling Ponsel Ini Nyaris Mati

Aksi kejar-mengejar terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 10,5 sekitar…

Rabu, 06 Maret 2019 10:55

Soal CPNS Kapuas Murni Kesalahan Data dari Kabupaten, Ini yang Dilakukan...

Polemik dugaan manipulasi data CPNS Kabupaten Kapuas masih terus berlanjut.…

Kamis, 28 Februari 2019 10:37

Oknum Karyawan J&T Express Terlibat Pencurian

SAMPIT-Usai sudah aksi tiga orang pelaku HN, RI dan IW.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:38

Asmara Pukul Istri dan Aniaya Mertua hingga Pingsan

SAMPIT - Entah apa yang ada dalam benak Bayu Asmara.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:36
Menelusuri Jejak Banteng Spesies Baru di Hutan Lamandau

Populasinya Terus Berkurang, Fisiknya Lebih Kecil dari Banteng Jawa

Spesies baru banteng kalimantan terdeteksi menjadi penghuni kawasan hutan Belantikan…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:11

MENDESAK..!! Karena Sering Dihantam Banjir, Perlu Dibangun Ini

PALANGKA RAYA-Tiap musim hujan, banjir kerap melanda jalan di Bukit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*