MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 06 Maret 2018 10:36
Pemerhati Peradilan Pantau Sidang Sengketa Lahan
Presiden JPK Dr Ery (kanan) ketika memberikan keterangan kepada awak media di depan PN Pangkalan Bun, kemarin. (HUSRIN A LATIF/KALTENG POS)

PROKAL.CO, TAK hanya dihadiri banyak pegawai berpakai dinas saja, sidang sengketa tanah antara Pemkab Kobar dan ahli waris juga menyedot perhatian pemerhati peradilan Indonesia. Presiden Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) Dr Ery Setyanegara SE, SH MH tampak hadir dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Bun, kemarin (5/3).  “Saya melihat secara substantif,  kita bicara keadilan hakiki, nilai kebenaran. Nilai kebenaran tidak bisa dipungkiri, bahwa fakta-fakta persidangan dalam hal ini, polisi polda Kalteng tidak gegabah menentapkan seseorang sebagai tersangka. Tetapi jelas hasil dari penelitian sudah bisa dilihat dari fakta persidangan, bukti materil, adalah peran siapa menggunakan apa? Di situ, hukum pidana melihat bahwa perannya apa,” terang Ery usai menyaksikan sidang pembacaan pledoi. 

Menurutnya, ini sebagai pintu masuk, dia melihat Polda bagus terobosan hukumnya. Ada dua hal yang dilihatnya, yakni ada tinjauan pidana umum dan khusus.  “Pidana umum bisa dijerat dengan pasal-pasal lain, yang penting tidak mengintervensi peradilan dalam hal ini majelis hakim. Majelis hakim lebih akan jeli melihat, dan jaksa penuntut akan lebih objektif melihat peran-peran siapa tentang apa dan bagaimana tindak pelaku pidana ini,” terangnya.

Tetapi yang jelas, lanjutnya, dua esensi yang akan bisa dimulai nanti untuk dibuka, atau perintah hakim yang baru,  bisa penggelapan dokumen berkas-berkas otentik, bahkan mengarah ke tindak pidana korupsi (Tipikor). “Karena apa, di sini lihat disinyalir ada dugaan kuat, permainan di dalam SK Gubernur, mungkin di situ ada pengadaan barang dan jasa yang menyangkut uang Negara yang disalahgunaakan dan salah peruntukan. Karena tinjauannya tiga, kerugian Negara, penyelenggara Negara dan unsur KKN.  Itu harus digali,” ucapnya. (ala/dar) 


BACA JUGA

Rabu, 13 Juni 2018 23:04

Mudik, Penumpang Beralaskan Terpal

PALANGKA RAYA-Puncak arus mudik lebaran 2018 di Kalteng, dapat dirasakan di Palangka Raya, Sampit, dan…

Senin, 11 Juni 2018 19:11

Pemudik Melalui Pelabuhan Sampit Mulai Ramai

SAMPIT-Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah sudah mulai dekat, antusias para pemudik nampak mulain meningkat,…

Minggu, 03 Juni 2018 14:45

Kembalikan Pluralisme Sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia

BUNTOK - Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan salah satu pendorong besar dan diseganinya…

Senin, 14 Mei 2018 09:30

Ciptakan Suasana Aman dan Damai saat Pilkada

MURUNG RAYA-Dalam mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Murung Raya berjalan aman dan kondusif,…

Rabu, 25 April 2018 06:27

Jaga Kesamaptaan Jasmani

BUNTOK-dimana pun bertugas, prajurit TNI dituntut memiliki kesamaptaan jasmani yang baik. Hal ini untuk…

Rabu, 25 April 2018 06:20

Kodim dan BPTP Percepat Gerakan Tanam Padi

PANGKALAN BUN- Salah satu kunci keberhasilan sistem dalam mencapai tugas pokok adalah sinergitas. Hal…

Rabu, 25 April 2018 06:15

Perkuat Sinergitas untuk Kejayaan Negeri

PALANGKA RAYA- Sinergi merupakan hal yang sangat mudah diucapkan, namun tapi terkadang sulit diterapkan.…

Rabu, 25 April 2018 06:10

BANJIR di Muara Teweh Mengkhawatirkan

MUARA TEWEH- Prajurit TNI dan Polri menunjukan jiwa kepedulian terhadap rakyat saat membantu proses…

Rabu, 25 April 2018 06:03

Fairid-Umi Adakan Pengobatan Gratis

PALANGKA RAYA- Aksi nyata untuk membantu masyarakat Kota Palangka Raya kembali dilakukan Fairid Naparin-Hj…

Rabu, 25 April 2018 05:57

Aries-Fawzi Siap Tangani ODGJ

PALANGKA RAYA-Salah satu program calon wali kota Aries Marcorius Narang dan calon wakil wali kota Habib…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .