MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 06 Maret 2018 10:36
Pemerhati Peradilan Pantau Sidang Sengketa Lahan
Presiden JPK Dr Ery (kanan) ketika memberikan keterangan kepada awak media di depan PN Pangkalan Bun, kemarin. (HUSRIN A LATIF/KALTENG POS)

PROKAL.CO, TAK hanya dihadiri banyak pegawai berpakai dinas saja, sidang sengketa tanah antara Pemkab Kobar dan ahli waris juga menyedot perhatian pemerhati peradilan Indonesia. Presiden Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) Dr Ery Setyanegara SE, SH MH tampak hadir dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Bun, kemarin (5/3).  “Saya melihat secara substantif,  kita bicara keadilan hakiki, nilai kebenaran. Nilai kebenaran tidak bisa dipungkiri, bahwa fakta-fakta persidangan dalam hal ini, polisi polda Kalteng tidak gegabah menentapkan seseorang sebagai tersangka. Tetapi jelas hasil dari penelitian sudah bisa dilihat dari fakta persidangan, bukti materil, adalah peran siapa menggunakan apa? Di situ, hukum pidana melihat bahwa perannya apa,” terang Ery usai menyaksikan sidang pembacaan pledoi. 

Menurutnya, ini sebagai pintu masuk, dia melihat Polda bagus terobosan hukumnya. Ada dua hal yang dilihatnya, yakni ada tinjauan pidana umum dan khusus.  “Pidana umum bisa dijerat dengan pasal-pasal lain, yang penting tidak mengintervensi peradilan dalam hal ini majelis hakim. Majelis hakim lebih akan jeli melihat, dan jaksa penuntut akan lebih objektif melihat peran-peran siapa tentang apa dan bagaimana tindak pelaku pidana ini,” terangnya.

Tetapi yang jelas, lanjutnya, dua esensi yang akan bisa dimulai nanti untuk dibuka, atau perintah hakim yang baru,  bisa penggelapan dokumen berkas-berkas otentik, bahkan mengarah ke tindak pidana korupsi (Tipikor). “Karena apa, di sini lihat disinyalir ada dugaan kuat, permainan di dalam SK Gubernur, mungkin di situ ada pengadaan barang dan jasa yang menyangkut uang Negara yang disalahgunaakan dan salah peruntukan. Karena tinjauannya tiga, kerugian Negara, penyelenggara Negara dan unsur KKN.  Itu harus digali,” ucapnya. (ala/dar) 


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:09

TERLALU..!! Gara-Gara Aki Dicuri, Ratusan PJU Mati

KUALA PEMBUANG-Matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diakibatkan hilangnya aki…

Jumat, 14 Desember 2018 13:59
Mengengok Aktivitas Basarnas Sampit Menjelang Natal dan Tahun Baru

Tingkatkan Pengawasan dengan Patroli Rutin

Selain melaksanakan tugas maupun penyelamatan terhadap peristiwa atau musibah yang…

Jumat, 14 Desember 2018 13:57

HEBAT NICH ! Pengemis Nginap di Hotel

PANGKALAN BUN-Pengemis dari luar daerah kembali masuk Pangkalan Bun. Di…

Selasa, 11 Desember 2018 13:13
Cara Kapolsek Parenggean Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru

Dorong Warga Tingkatkan Siskamling

Menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif menjadi hal paling…

Selasa, 11 Desember 2018 13:04

Aruta Dikepung Banjir

PANGKALAN BUN–Banjir sedang melanda beberapa desa di Kecamatan Arut Utara…

Senin, 10 Desember 2018 11:35

Parenggean, Sasaran Satgas Saber Pungli

SAMPIT-Guna pencegahan terhadap praktik pungutan liar (pungli), satgas saber pungli…

Senin, 10 Desember 2018 11:18

Isi Buku Mutasi, Selalu Melaporkan Situasi Setiap Hari

TAMIANG LAYANG-Kabagops Polres Bartim AKP Asdini Pratam Putra SIK pada…

Jumat, 07 Desember 2018 14:46

Warga Handil Sohor Tangkap Buaya Muara

SAMPIT - Seekor buaya muara berukuran sekitar 2,5 meter ditangkap…

Jumat, 07 Desember 2018 14:42

Curi Perak, Residivis Diamankan di Gudang

SAMPIT - Apes dialami M Saleh alias Saleh (35). Pria…

Jumat, 07 Desember 2018 14:40
Permintaan Wakapolda kepada Ditpolairud Polda Kalteng

Awasi Aktivitas di Laut dan Sungai, Cegah Penebangan Liar

Kekayaan alam yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) cukup berilimpah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .