MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 06 Maret 2018 09:53
Ketika Bupati Lamandau Ir Marukan Membuka Usaha Pengolahan Pupuk (1)
Solusi Agar Petani Tidak Tergantung dengan Pupuk Kimia
Bupati Lamandau Marukan menunjukan proses pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk organik, Senin (5/3). (GALIH/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Tidak terasa, kepemimpinan Bupati Lamandau Ir Marukan akan berakhir, selama dua periode memimpin di Bumi Bahaum Bakuba banyak kemajuan dan terobosan yang dilakukannya untuk masyarakat. Kini Marukan mulai mempersiapkan usaha yang akan dilakoni menjelang masa pensiunnya.

 

GAZALI S.IP, Nanga Bulik

 

MEMBAYANGKAN kotoran sapi pasti akan terasa menjijikan, namun siapa sangka kotoran sapi ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat banyak. Hal itulah yang dikenalkan Bupati Lamandau Ir Marukan MAP kepada awak media, Senin (5/3) di kandang sapi miliknya di Desa Kujan Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau.

Berawal dari wawancara di ruang kerjanya terkait kebutuhan pupuk di Kabupaten Lamandau, ternyata Ir Marukan untuk melihat pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk organik. Dari Kantor Bupati Lamandau di Kota Nanga Bulik dilanjutkan dengan perjalanan menuju kandang sapi sekitar 30 menit.

Saat tiba, disambut Bupati Lamandau yang sudah terlebih dahulu berada di kandang yang memiliki luas sekitar satu hektare tersebut. Lokasi kandang yang berada di pinggir jalan menghubungkan Kecamatan Bulik dengan Kecamatan Bulik Timur ini. Kemudian diajak untuk menuju satu bangunan di mana terlihat ada pekerja yang sedang mengangkut kotoran sapi dan bahan lainnya. “Inilah proses dari pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk organik. Di mana prosesnya pencampuran antara kotoran sapi, abu organik, resolit, kapur dan bahan permentasi,” ungkap Marukan dengan menunjukan bahan-bahannya.  

Awal menjalankan hal ini, lanjut Marukan dilakukan untuk carikan solusi, agar petani tidak tergantung dengan pupuk kimia, karena pupuk kimia ada keterbatasan. Di mana dalam jangka panjang tanah menjadi mengeras atau tidak subur. “Nah dengan pupuk organik, justru akan perbaiki tekstur tanah. Apalagi yang tanah berbatu dan pasir,” tegas Marukan. (*bersambung/ala)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan budaya dan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau cacat spiritual. Untuk…

Rabu, 10 Oktober 2018 13:07
Peserta Yacht Rally Wonderful Sail to Indonesia 2018 “Mencicipi” Budaya Kalteng

Menikmati Atraksi di Kampung Pelangi

Setelah puas menikmati kesenian dan budaya khas Dayak, turis mancanegara yang tergabung dalam tim yacht…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:41
Melihat Pengembangan Pariwisata di Kobar

Tugu Palagan Sambi, Obyek Wisata Bernilai Sejarah

Destinasi wisata di Bumi Marunting Batu Aji—sebutan Kotawaringin Barat (Kobar), tidaklah sedikit.…

Senin, 08 Oktober 2018 09:25
Bambang, pemuda yang meresahkan Warga Kuala Pembuang

Pria Ini Berdoa Minta Gempa dari Atas Jembatan

Cari perhatian. Biar tenar. Momen gempa dianggap sebagai candaan. Hal itulah yang dilakukan Bambang.…

Kamis, 04 Oktober 2018 09:46
Menengok Anak Penderita Gizi Buruk di RSUD dr Doris Sylvanus

Meski Kondisi Pas-pasan, Orang Tua Tak Pernah Berpaling Muka

Harapan Ade Putra untuk bertumbuh dan berkembang layaknya remaja pada umumnya, pupus. Sejak lima tahun…

Senin, 01 Oktober 2018 10:42
Sinergitas Polri dan Insan Pers Demi Menciptakan Pemilu yang Damai

Junjung Tinggi Independensi Pemberitaan

Pemilu 2019 begitu rentan terhadap gesekan antar simpatisan. Belum lagi jika persaingan politik yang…

Sabtu, 29 September 2018 11:07
Taman Baca Baraoi, Membuka Mata dan Melihat Dunia (3/selesai)

Pindah Rumah agar Lebih Dekat Sekolah

No pain no gain.Secara harfiah bisa diartikan, tanpa rasa sakit, tidak akan mendapatkan sesuatu. Demikianlah…

Selasa, 25 September 2018 10:08
Delapan Tahun Terhambatnya Pembangunan 454 Tower SUTT

Siap Eksekusi, PLN dan Kejaksaan Kerja Sama

Sejak 2011, pembangunan 454 tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) tak kunjung menghubungkan Sampit…

Senin, 24 September 2018 10:00
Dua Hari Operasi Gabungan Penegakan Hukum Bidang Kelautan

Tim Gabungan Aman Satu Kapal Luar Kalteng

Satu unit kapal nelayan yang berasal dari luar Kalteng terjaring dalam operasi gabungan di wilayah laut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .