MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 06 Maret 2018 09:03
DAD Geram ! Pemprov dan Polda Diminta Menindak Wilmar Group
Gubernur Sugianto Sabran memberi keterangan pers terkait Wilmar Grup di Istana Isen Mulang, kemarin.(JAMIL/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng sangat geram dengan PT Mustika Sembuluh yang merupakan Wilmar Group. Aksi penyerangan oleh sekuriti perusahaan sawit itu, kata H Agustiar Sabran selaku ketua umum DAD Kalteng, bisa memicu kemarahan orang Dayak. Kenapa? Karena tindakan sekuriti perusahaan yang katanya mengejar pencuri buah sawit itu, justru melakukan perusakan rumah warga dan situs sejarah Dayak berupa sapundu dan bukung. Ini katanya tidak bisa ditolerir.

Menurut Agustiar, DAD sangat pro dengan investor yang menanamkan modalnya di provinsi ini. Tapi kalau akibatnya muncul arogansi perusahaan terhadap warga Dayak, Agustiar mengaku tidak bisa menerimanya. "DAD minta pak gubernur dan pak kapolda bersikap tegas dengan Wilmar ini," kata Agustiar yang saat itu didampingi sejumlah tokoh Dayak dan pengurus DAD seperti Lukas Tingkes, Napa J Awat, ketua internal DR Ellie Embang, Ketua DAD Kota Mambang Tubil, Damang Pahandut Marcos Tuwan, tokoh muda Kaharingan Parada, Wakil Ketua DR Syuriansyah Murhaini serta Waketum Korwil Sampit Wahyudie F Dirun.

Menurut Agustiar, DAD melihat kasus ini sangat serius dan akan mengawal masalahnya. Malah DAD meminta, agar semua aktivitas PT Mustika Sembuluh di Kotawaringin Timur itu, untuk sementara dihentikan, kapan perlu dibuat status quo. Kenapa DAD begitu geram? Karena menurut Agustiar, Wilmar Group ini salah satu perusahaan sawit yang selalu melakukan pelanggaran dan berbenturan dengan masyarakat. Karena itu, katanya, dengan perusahaan seperti ini langkah tegas harus ditegakkan.

Masih menurut Agustiar, karena DAD serius, pada Senin (5/3) kemarin, pihaknya telah menurunkan tim ke lapangan dan berkoordinasi dengan DAD Kotim. “Kita ingin masalah ini cepat kelar dan harus ada sanksi terhadap mereka yang melakukan kesalahan. Kalau DAD, maka domain kami tentu menyangkut persoalan adat. Tapi kepada pihak kepolisian kami minta agar menegakkan hukum positif. Sedangkan bagi pemerintah daerah, agar mengevaluasi izin dan semua masalah administrasi Wilmar Group ini,” pintanya. (be/ce/ens/dar)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 10:56

Maling Diringkus di Perumahan

PANGKALAN BUN-Polsek Kotawaringin Lama (Kolam) berhasil meringkus pelaku pencurian sepeda…

Rabu, 21 November 2018 10:51

Memburu Cukong Kayu

KASONGAN–Dugaan pembalakan liar terus terjadi. Cukong kayu belum berhenti beraksi…

Rabu, 21 November 2018 10:49

Kelotok Tabrakan, Satu Balita Meninggal, Dua Batita Hilang

PANGKALAN BUN-Kecelakaan di perairan Kumai bikin gempar. Dua buah kelotok…

Sabtu, 17 November 2018 15:53

Kemenag dan Ormas se-Kotim Tolak LGBT

SAMPIT - Kementerian Agama dan organisasi masyarakat (ormas) se-Kotim menolak…

Sabtu, 17 November 2018 15:37

Terpeleset, Tukang Las Tewas di Sungai Mentaya

SAMPIT - Nahas dialami Dirin. Pria 35 tahun yang berprofesi…

Sabtu, 17 November 2018 15:33

Awas! KTP, KK dan Akta Palsu

SAMPIT – Hati-hati menggunakan jasa calo dalam urusan kartu tanda…

Sabtu, 17 November 2018 15:20
Rejeki Ultah ke-26 Bagi Bidan Diah Ayu Novitasari

Baru Dua Bulan di Lamandau, Lulus Tes SKD CPNS

Ada yang unik dari pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) tes…

Jumat, 16 November 2018 16:05

Melarikan Diri, Dua Tersangka Dihadiahi Timah Panas

SAMPIT - Usai sudah pelarian Taufiqurrahman alias Upik dan Mudianto…

Jumat, 16 November 2018 16:03

Tak Hadir, Otomatis Gugur

PANGKALAN BUN – Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di…

Kamis, 15 November 2018 11:56

Selamat HUT ke 73 Brimob ! Semoga Semakin Dicintai Masyarakat

UPACARA peringatan HUT ke-73 Brimob Polri di Kalteng, diselenggarakan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .