MANAGED BY:
KAMIS
01 SEPTEMBER
HOME | UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL

NASIONAL

Jumat, 14 Maret 2014 18:08
Belum Ada Instansi Usulkan NIP CPNS

Dari Saringan Tenaga Honorer K-2

PROKAL.CO, v>

 
JAKARTA - Pengumuman kelulusan CPNS dari pelamar tenaga honorer kategori 2 (K-2) sudah berlangsung sebulan yang lalu. Tetapi sampai saat ini, belum ada satupun usulan pemberkasan nomor induk kepegawaian (NIP) yang masuk ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sebelumnya masa pengajuan usulan pemberkasan NIP bagi CPNS dari kelompok honorer K-2 dibuka hingga 31 Mei mendatang. Selanjutnya Kepala BKN Eko Sutrisno menuturkan, proses pengolahan berkas usulan itu berlangsung sekitar sebulan. "Jadi perkiraan kami NIP baru keluar Juni nanti," katanya.
Eko mengatakan usulan pemberkasan NIP ini tidak hanya terpusat di kantor BKN di Jakarta saja. Tetapi juga bisa dilakukan di kantor regional (kanreg) BKN yang ada di sejumlah daerah/regional. Seperti di Surabaya, Jogjakarta, Pekanbaru, dan Bandung.
Menurut Eko saat ini masing-masing instansi masih melakukan pemberksan usulan penetapan NIP untuk seluruh pegawainya yang lolos menjadi CPNS. Dia mengatakan jumlah CPNS dari tenaga honorer K-2 ini lebih banyak ketimbang dari saringan pelamar umum. Jadi dianggap wajar jika masih belum ada usulan pemberkasan NIP yang masuk.
BKN kembali meminta supaya seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) meneliti dengan seksama usulan pemberkasan NIP untuk CPNS dari saringan tenaga honorer K-2. Jika di kemudian hari ditemukan kejanggalan isian data, maka PPK bisa dituntut pidana.
Pemberkasan NIP CPNS dari pelamar honorer K-2 ini memang disebut sarat masalah. Sebab banyak tenaga honorer K-2 siluman yang lolos menjadi CPNS. Misalnya ada tenaga honorer K-2 yang bekerja setelah 2005. Padahal aturannya adalah, tenaga honorer K-2 adalah pegawai yang sudah bekerja minimal satu tahun pada 2005 lalu. Karena belum ada berkas yang masuk, BKN belum bisa menemukan adanya kejanggalan berkas-berkas pengajuan NIP.
Semetnara itu Bupati Kabupaten Keerom Yusuf Wally mengatakan pihaknya siap diaudit jika ada kecurigaan pada tenaganya. "Tidak ada itu. Sangat relatif kecil (pemalsuan dokumen). Kita klarifikasi langsung nanti kalau ada dugaan seperti itu," ujar Yusuf saat ditemui kemarin.
Meski diakuinya, banyak dokumen dari tenaga HK2 yang belum lengkap saat melakukan pendaftaran. Baginya, lama pengabdian jauh lebih penting ketimbang berkas yang belum lengkap. "Tentu saja penting (berkas kelengkapan). Namun lebih penting lagi kan pengabdian mereka. Mereka sudah lama itu. Biar sudah daftar dulu baru lengkapi," katanya.
Yusuf mengatakan, kemudahan ini harus ia lakukan mengingat jumlah tenaga H-K2 dengan masa pengabdian cukup lama masih sangat banyak di wilayahnya. Terlebih, kata dia, umur mereka yang sudah sangat tua.
Karenanya, pihak Pemerintah Papua secara khusus telah meminta pertimbangan umur dan lama pengabdian menjadi poin tersendiri untuk seleksi CPNS H-K2. "Janganlah disamakan dengan mereka-mereka yang baru lulus universitas. Kalai hanya mengandalkan itu, K2 di sini tidak akan pernah jadi PNS," tuturnya.
Seleksi tenaga H-K2 tahun 2013 lalu memang sedikit berbeda. Pemerintah memberikan sedikit kelonggaran bagi mereka yang telah mengabdi lama. Kondisi tersebut yang kemudian menjadi alasan mundurnya pengumuman hasil seleksi H-K2.
Tapi sayangnya, setelah diundur beberapa kali, hasil seleksi justru dinilai tidak sesuai. Banyak tenaga H-K2 dengan masa pengabdian 1-2 tahun berhasil lolos. Mereka diduga memalsukan dokumen lama pengabdian.
Pemerintah segera mengambil tindakan. Proses penyelidikan langsung dilakukan untuk mengungkap siapa saja yang melakukan pemalsuan. Akibatnya, pengumuman hasil seleksi CPNS H-K2 harus ditunda hingga selesai pemilu legeslatif usai. (wan/mia/jpnn)

BACA JUGA

Selasa, 30 Agustus 2016 17:35

Tiga Sektor Serap Kredit Rp 2.509 Triliun

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menaruh optimisme besar terhadap penyaluran kredit…

Selasa, 30 Agustus 2016 17:33

Pegadaian Target Tumbuh 75 Persen

JAKARTA - Pegadaian menargetkan tahun ini pembiayaan mikro tumbuh 75 persen jika dibandingkan dengan…

Selasa, 30 Agustus 2016 17:21

Sampoerna, Perusahaan Terbaik Asia

JAKARTA – Di tengah kabar naiknya harga rokok, PT HM Sampoerna mendapatkan penghargaan prestisius.…

Senin, 29 Agustus 2016 18:08

Minyak Kelapa Sawit Atasi Kelangkaan Listrik

JAKARTA - General Manager Asian Agri Freddy Widjaya mengatakan, tenaga listrik yang didapat dari…

Senin, 29 Agustus 2016 18:07

Toyota Berikan Promo dan Test Drive

PALANGKA RAYA – PT Wira Megah Profitamas Palangka Raya baru-baru ini telah mengenalkan satu varian…

Senin, 29 Agustus 2016 18:05

Harga Rokok, Bea Cukai Tetap Mengacu UU

JAKARTA - Pemerintah tidak mau berandai-andai soal isu kenaikan harga rokok untuk meningkatkan…

Senin, 29 Agustus 2016 09:36

Duhh...! Suami sedang Sakit di Kamar, Istri Semok Malah Jual Itu...

TANJUNG SELOR – Ulah ibu rumah tangga satu ini bisa dibilang nekat. Saat sang suami sedang…

Senin, 29 Agustus 2016 09:08

PENTING! Simak Pernyataan MenPAN-RB tentang Honorer K1 dan K2

JAKARTA - ‎Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman…

Sabtu, 27 Agustus 2016 18:00

Seminggu setelah Launching, Langsung Beli

PALANGKA RAYA  – Setelah sukses melakukan launching Toyota All New Calya, beberapa pekan…

Sabtu, 27 Agustus 2016 17:57

Laba Bersih Melesat 221 Persen

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menunjukkan kinerja memuaskan hingga semester pertama 2016. Perusahaan…

Harga Rokok di Indonesia Termurah

Duhh...! Suami sedang Sakit di Kamar, Istri Semok Malah Jual Itu...

PENTING! Simak Pernyataan MenPAN-RB tentang Honorer K1 dan K2

Seminggu setelah Launching, Langsung Beli

Harga Rokok, Bea Cukai Tetap Mengacu UU

Senam Sehat Bersama Tropicana Slim

Minyak Kelapa Sawit Atasi Kelangkaan Listrik

Toyota Berikan Promo dan Test Drive

Semua Diuntungkan jika Biaya Interkoneksi Diturunkan

Laba Bersih Melesat 221 Persen
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.