MANAGED BY:
SENIN
26 SEPTEMBER
HOME | UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL

NASIONAL

Jumat, 14 Maret 2014 18:08
Belum Ada Instansi Usulkan NIP CPNS

Dari Saringan Tenaga Honorer K-2

PROKAL.CO, v>

 
JAKARTA - Pengumuman kelulusan CPNS dari pelamar tenaga honorer kategori 2 (K-2) sudah berlangsung sebulan yang lalu. Tetapi sampai saat ini, belum ada satupun usulan pemberkasan nomor induk kepegawaian (NIP) yang masuk ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sebelumnya masa pengajuan usulan pemberkasan NIP bagi CPNS dari kelompok honorer K-2 dibuka hingga 31 Mei mendatang. Selanjutnya Kepala BKN Eko Sutrisno menuturkan, proses pengolahan berkas usulan itu berlangsung sekitar sebulan. "Jadi perkiraan kami NIP baru keluar Juni nanti," katanya.
Eko mengatakan usulan pemberkasan NIP ini tidak hanya terpusat di kantor BKN di Jakarta saja. Tetapi juga bisa dilakukan di kantor regional (kanreg) BKN yang ada di sejumlah daerah/regional. Seperti di Surabaya, Jogjakarta, Pekanbaru, dan Bandung.
Menurut Eko saat ini masing-masing instansi masih melakukan pemberksan usulan penetapan NIP untuk seluruh pegawainya yang lolos menjadi CPNS. Dia mengatakan jumlah CPNS dari tenaga honorer K-2 ini lebih banyak ketimbang dari saringan pelamar umum. Jadi dianggap wajar jika masih belum ada usulan pemberkasan NIP yang masuk.
BKN kembali meminta supaya seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) meneliti dengan seksama usulan pemberkasan NIP untuk CPNS dari saringan tenaga honorer K-2. Jika di kemudian hari ditemukan kejanggalan isian data, maka PPK bisa dituntut pidana.
Pemberkasan NIP CPNS dari pelamar honorer K-2 ini memang disebut sarat masalah. Sebab banyak tenaga honorer K-2 siluman yang lolos menjadi CPNS. Misalnya ada tenaga honorer K-2 yang bekerja setelah 2005. Padahal aturannya adalah, tenaga honorer K-2 adalah pegawai yang sudah bekerja minimal satu tahun pada 2005 lalu. Karena belum ada berkas yang masuk, BKN belum bisa menemukan adanya kejanggalan berkas-berkas pengajuan NIP.
Semetnara itu Bupati Kabupaten Keerom Yusuf Wally mengatakan pihaknya siap diaudit jika ada kecurigaan pada tenaganya. "Tidak ada itu. Sangat relatif kecil (pemalsuan dokumen). Kita klarifikasi langsung nanti kalau ada dugaan seperti itu," ujar Yusuf saat ditemui kemarin.
Meski diakuinya, banyak dokumen dari tenaga HK2 yang belum lengkap saat melakukan pendaftaran. Baginya, lama pengabdian jauh lebih penting ketimbang berkas yang belum lengkap. "Tentu saja penting (berkas kelengkapan). Namun lebih penting lagi kan pengabdian mereka. Mereka sudah lama itu. Biar sudah daftar dulu baru lengkapi," katanya.
Yusuf mengatakan, kemudahan ini harus ia lakukan mengingat jumlah tenaga H-K2 dengan masa pengabdian cukup lama masih sangat banyak di wilayahnya. Terlebih, kata dia, umur mereka yang sudah sangat tua.
Karenanya, pihak Pemerintah Papua secara khusus telah meminta pertimbangan umur dan lama pengabdian menjadi poin tersendiri untuk seleksi CPNS H-K2. "Janganlah disamakan dengan mereka-mereka yang baru lulus universitas. Kalai hanya mengandalkan itu, K2 di sini tidak akan pernah jadi PNS," tuturnya.
Seleksi tenaga H-K2 tahun 2013 lalu memang sedikit berbeda. Pemerintah memberikan sedikit kelonggaran bagi mereka yang telah mengabdi lama. Kondisi tersebut yang kemudian menjadi alasan mundurnya pengumuman hasil seleksi H-K2.
Tapi sayangnya, setelah diundur beberapa kali, hasil seleksi justru dinilai tidak sesuai. Banyak tenaga H-K2 dengan masa pengabdian 1-2 tahun berhasil lolos. Mereka diduga memalsukan dokumen lama pengabdian.
Pemerintah segera mengambil tindakan. Proses penyelidikan langsung dilakukan untuk mengungkap siapa saja yang melakukan pemalsuan. Akibatnya, pengumuman hasil seleksi CPNS H-K2 harus ditunda hingga selesai pemilu legeslatif usai. (wan/mia/jpnn)

BACA JUGA

Sabtu, 24 September 2016 02:06

Dirbinmas Polda Kalteng Dimutasi, Inilah Daftar Lengkap Mutasi Perwira Polri Terbaru

JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian kembali melakukan pergeseran atau mutasi sejumlah perwira…

Sabtu, 24 September 2016 01:37

Baru Dua Bulan Menjabat Akhirnya Kombes Krishna Murti Dicopot

JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali melakukan mutasi jabatan perwira tinggi (Pati)…

Jumat, 23 September 2016 09:07

Gerindra-PKS Usung Sandiaga-Anies

JAKARTA - Kandidat kuat Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengaku sudah sepakat…

Jumat, 23 September 2016 08:34

Poros Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono - Sylvia Murni

AKHIRNYA poros Cikeas yang terdiri dari empat partai politik, yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional…

Kamis, 22 September 2016 01:55

Innalillahi...20 Tewas Akibat Banjir Bandang di Garut

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut melaporkan, sedikitnya terdapat…

Rabu, 21 September 2016 00:02

OMG...! Awal Oktober Harga Premium dan Solar Bakal Naik Lagi

JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar kemungkinan bakal naik pada…

Selasa, 20 September 2016 23:46

Wadoohhh... Yang Ada Belum Tau Lunasnya Kapan, Pemerintah Bakal Tambah Utang Lagi Rp 39 Triliun

JAKARTA –  Akibat penerimaan pajak yang diprediksi mengalami shortfall atau gagal mencapai…

Senin, 19 September 2016 22:40

Soal Terpidana Boleh Ikut Pilkada, Pimpinan Komisi II Dituding Manipulasi Hasil Rapat

JAKARTA - Kontroversi pembahasan di DPR terkait revisi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU)…

Senin, 19 September 2016 09:14

Inilah Susunan Pengurus DPP BM PAN Periode 2016-2021

JAKARTA - DPP Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) akhirnya menetapkan kepengurusan 2016-2021…

Sabtu, 17 September 2016 21:36

Irman Gusman Ditangkap KPK, Ini Kata Jokowi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo sudah mendengar kabar penangkapan Ketua DPD Irman Gusman. Ia terjaring…

Baru Dua Bulan Menjabat Akhirnya Kombes Krishna Murti Dicopot

Dirbinmas Polda Kalteng Dimutasi, Inilah Daftar Lengkap Mutasi Perwira Polri Terbaru

Wadoohhh... Yang Ada Belum Tau Lunasnya Kapan, Pemerintah Bakal Tambah Utang Lagi Rp 39 Triliun

OMG...! Awal Oktober Harga Premium dan Solar Bakal Naik Lagi

Gerindra-PKS Usung Sandiaga-Anies

Inilah Susunan Pengurus DPP BM PAN Periode 2016-2021

Poros Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono - Sylvia Murni

Innalillahi...20 Tewas Akibat Banjir Bandang di Garut

Soal Terpidana Boleh Ikut Pilkada, Pimpinan Komisi II Dituding Manipulasi Hasil Rapat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.