MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 05 Maret 2018 06:06
Terobosan Satnarkoba Polres Kobar Menekan Peredaran Narkotika
Ingat! Penyalahguna Bisa Masuk Penjara dan Neraka
Satnarkoba Polres Kobar memasang spanduk di beberapa titik di Kobar, spanduk itu bertuliskan peringatan dari berbagai tokoh agama dan masyarakat terkait bahaya narkoba.(POLRES FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, Kotawaringin Barat (Kobar) menjadi kawasan atau zona merah dalam peredaran narkoba, hal ini membuat aparat penegak hukum harus bekerja ekstra keras untuk menekan peredarannya. Seperti apa?  

HUSRIN A LATIF, Pangkalan Bun

AKP Kristanto Situmeang memang belum genap sebulan menjabat sebagai Kasatnarkoba Polres Kobar menggantikan Iptu Kariatmono. Beberapa penyalahguna narkoba jenis sabu sudah dibekuknya selama bertugas di Bumi Marunting Batu Aji ini.  Selain memburu, menangkap kurir dan Bandar narkoba, jajaran Satnarkoba juga melakukan upaya pencegahan lainnya. Salah satunya melakukan sosialisasi yang melibatkan berbagai tokoh, mulai dari tokoh agama, masyarakat yang ada di Kobar. Pencegahan itu dilakukan dengan pemasangan spanduk imbauan terkait bahaya dan penyalahgunaan narkoba.

Tahap pertama ini, spanduk dipasang di enam titik yakni di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Bundaran Sei Kapitan(patung monyet),  Lampu Merah Gereja Immanuel, Istana Kuning Pangkalan Bun, Bundaran Gentong (SMAN 2) Pangkalan Bun dan  Simpang empat Palingkau.

Spanduk yang dipasang oleh Satnarkoba Polres Kobar kali ini cukup unik, selain menampilkan foto Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy ZS SIK, juga ada foto para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Imbauan dan larangan dari para tokoh terkait narkoba juga dicetak di spanduk berukuran sekitar 2x1 meter tersebut. “Ingat, sayangi masa depan dengan menjauhi narkoba,” imbau Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kobar  Muhammad Chabib yang tertulis di spanduk yang kental dengan latar belakang warna oranye dan kuning tersebut.

Di spanduk lainnya juga tertuang imbauan dari Ketua Persatuan Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI) Kobar Pdt Menanti Sitorus terkait penyalahgunaan narkoba ini. “Narkoba adalah jalan pintas menuju neraka,” imbuhnya.

Kemudian Pangeran Kerajaan Kotawaringin Muasjidinsyah. “Ingat, penyalahgunaan narkoba kibatnya penjara,” imbauan pengeran yang tertulis di dalam spanduk imbauan.

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy ZS SIK melalui Kasatnarkoba AKP Kristanto Situmeang mengatakan, tujuan melibatkan tokoh agaman dan tokoh masyarakat dalam kegiatan ini, karena narkoba adalah musuh bersama. Sehingga kata dia, harus bersama-sama dengan seluruh elemen dalam memerangi dan menekan peredarannya.

“Tokoh yang kita libatkan ini, langsung memberikan statmennya di dalam spanduk imbauan, kami harapkan dari isi spnduk tersebut dapat menggugah para pemakai dan pengedar untuk menghentikan perbuatannya, selanjutnya sebagai rangsangan untuk masyarakat lain, agar bersama sama membasmi barkoba yang ada di kobar,” ucap Kristanto Situmeang kepada Kalteng Pos, kemarin (4/3).

Sementara lanjutnya, tokoh agama dan masyarakat menyambut baik dan mendukung terobosan yang dilakukan oleh Satnarkoba Polres Kobar dalam membasmi dan menekan penyalahgunaan narkoba di Kobar. (dar)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:30
Mengikuti Sidang Tipikor Mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin

Terdakwa dan Saksi Saling Membantah

Kepada para saksi yang dihadirkan, sang hakim bertanya: “Apakah blanko…

Kamis, 06 Desember 2018 14:58
BPOM Turun Tangan, Ratusan Obat dan Kosmetik Disita

Pedagang Mengaku Tak Tahu, Asli Atau Palsu

Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhati-hati saat membeli atau memakai…

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun,…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka,…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .