MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Jumat, 02 Maret 2018 07:19
PALSU ! Bea Cukai Sita 906 Ribu Rokok Ilegal
Ratusan ribu batang rokok dengan pita cukai diduga palsu, diamankan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Sampit, Selasa (27/2).(BAHTIAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, align="left">SEBANYAK 906 ribu batang rokok ilegal berhasil diamankan petugas bea cukai Sampit. Rokok yang bernilai Rp764,2 juta itu, berasal dari Banjarmasin. Diamankan dari gudang penyimpanan rokok Jalan Pelita dan Jalan Langsat Sampit, Selasa (27/2). “Kami lakukan penindakan adalah rokok ilegal yang pita cukainya itu diduga palsu, secara deteksi awal bisa kami duga itu palsu. Jadi yang kami sita itu sebanyak 906 ribu batang rokok. Kalau dilihat dari tangkapan sebelumnya, ini yang terbesar,” ucap Kepala KPPBC TMP C Sampit Hartono, Kamis (1/3).

Selain ribuan rokok yang ditempeli pita cukai diduga palsu itu, pemilik gudang rokok berinisial N (51) turut diamankan dan dititipkan di Lapas Kelas II B Sampit. Tak hanya menyita rokok, Avanza putih digunakan untuk operasional juga diamankan. “Kalau dari keterangan tersangka, barang itu asalnya dari Banjarmasin. Yang jelas ini sistemnya teputus, jadi yang kami tangkap ini dia hanya kenal sebatas yang di Banjarmasin. Keterangan tersangka yang kami amankan ini, seluruh pembayarannya itu dibayar tunai,” kata Hartono.

Penindakan tersebut, lanjut dia, bermula dari infomasi masyarakat yang mengatakan adanya toko diduga menjual rokok dengan cukai ilegal. Oleh karena itu, pihaknya mencoba membuntuti sebuah mobil Toyota Avanza putih yang mengantarkan kardus berisi rokok ilegal ke beberapa toko kelontong Pasar PPM Sampit. Setelah mobil Avanza tersebut bergerak, tim membuntuti. Hingga akhirnya ditemukan titik koordinat gudang penyimpanan rokok di Jalan Pelita, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Ternyata, mobil Azanza tersebut kembali bergerak menuju gudang penyimpanan kedua di Jalan Langsat, Kota Sampit.

“Jadi kami tetap berusaha mengurangi rokok ilegal. Karena untuk daerah Kalimantan, daerah ini yang dianggap tinggi peredaran rokok ilegalnya, terutama Kalsel. Sebelumnya pelaku sudah menjual rokok kurang lebih sekitar tiga bulan. Memang sistemnya tertutup dan sangat tersembunyi. Memang kami sudah memantau dan beberapa lama peredaran rokok tersebut,” ujar Hartono.

Ia juga menambahakan, untuk wilayah peredaran rokok tersebut hampir di seluruh Kota Sampit. Untuk mengedarkannya, tersangka memiliki agen yang sistem pembayarannya sekali putus. Harga rokok sekitar Rp8 ribu, sedangkan rokok dengan pita cukai asli dijual sekitar Rp10 ribu. “Tersangka ini menjalankan bisnis rokok, sebetulnya sudah satu tahun terakhir.Namun dulu dia (tersangka, red) hanya sebagai distributor agen resmi. Jadi mungkin ada masalah pembayaran di toko-toko atau agen-agen yang kecil, sehingga mengurangi agen distributor yang resmi dan sempat berhenti beberapa bulan. Kemudian datang penawaran ini, sudah berjalan hampir tiga bulan. Pengiriman dari Banjarmasin belum diketahui jumlah pastinya. Biasanya pengirimannya dua sampai tiga kali, tergantung permintaan di sini,” terang Hartono.

Atas ulahnya tersebut, N diduga menyebabkan kerugian negara jutaan rupiah dan diancam pasal 54 Undang Undang nomor 39 tahun 2007, dengan ancaman penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun, atau pasal 56 Undang Undang nomor 39 tahun 2007, dengan ancaman paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun.

 ROKOK ILEGAL JUGA DITEMUKAN DI KAPUAS

Razia rutin digelar Kantor Bea Cukai Kalselteng, juga mendapati ribuan rokok dengan pita cukai palsu. Razia dilakukan di kawasan Pasar Blok R Kapuas, Kamis (1/3) sekitar Pukul 16.00 WIB. Hasilnya, tim gabungan berhasil menyita ribuan batang rokok merek M-Mild dari salah satu toko.“Kegiatan ini memang rutin kami laksanakan, sebagai pencegahan dari beredarnya barang-barang yang ilegal atau tidak memiliki izin bea cukai di pasaran. Dari giat ini, tadi kami telah melakukan penyitaan sebanyak 18.800 batang rokok atau 94 kardus dari toko yang kami razia,” ucap petugas bea cukai, Dimas Trianto saat diwawancarai wartawan, kemarin.

Saat dikonfirmasi, salah satu pemilik toko bernama M Janawi membenarkan, toko miliknya telah dirazia beberapa petugas bea cukai. “Tadi itu ada beberapa petugas berpakaian seragam lengkap dari Bea Cukai Kanwil Kalselteng dan Bea Cukai Pulang Pisau, melakukan razia di sini,” ucap Janawi saat diwawancarai wartawan di tokonya.

Dia juga menjelaskan, dari tokonya petugas mengamankan rokok dan langsung menyita beberapa kardus, dikarenakan tidak memiliki izin. "Mereka melakukan razia di sini dan memang ada rokok yang disita dari toko saya, kata mereka, dikarenakan tidak memiliki izin. Jadi harus mereka sita, kamipun tidak tahu kalau rokok itu tidak berizin. Karena kami membeli rokok itu juga dari sales yang biasa datang ke sini langsung. Jadi kami tidak tahu sama sekali soal itu,” jelasnya. (ais/kia/ce/abe/dar)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:23

Mabuk Dulu, Lalu Hajar Bini Sampai Bonyok

SAMPIT – Seorang suami berinisial DP tampak pasrah setelah menjalani pemeriksaan…

Kamis, 14 Maret 2019 15:04

Ibu Salat, Anak Lenyap, Hanya Ditemukan Baju dan Sandal di Lanting

SAMPIT - Warga Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 14 Maret 2019 11:25

Terobos Lampu Merah, Berakhir di Ruang Kamboja

PALANGKA RAYA-Yogi akhirnya mengembuskan napas terakhir di ruang UGD RSUD…

Minggu, 10 Maret 2019 12:52

Orang Utan Tua Masuk ke Pemukiman Warga

MUARA TEWEH- Warga dibuat geger oleh kehadiran seekor orang utan (Pongo…

Minggu, 10 Maret 2019 12:48

Kejar-Kejaran, Maling Ponsel Ini Nyaris Mati

Aksi kejar-mengejar terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 10,5 sekitar…

Rabu, 06 Maret 2019 10:55

Soal CPNS Kapuas Murni Kesalahan Data dari Kabupaten, Ini yang Dilakukan...

Polemik dugaan manipulasi data CPNS Kabupaten Kapuas masih terus berlanjut.…

Kamis, 28 Februari 2019 10:37

Oknum Karyawan J&T Express Terlibat Pencurian

SAMPIT-Usai sudah aksi tiga orang pelaku HN, RI dan IW.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:38

Asmara Pukul Istri dan Aniaya Mertua hingga Pingsan

SAMPIT - Entah apa yang ada dalam benak Bayu Asmara.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:36
Menelusuri Jejak Banteng Spesies Baru di Hutan Lamandau

Populasinya Terus Berkurang, Fisiknya Lebih Kecil dari Banteng Jawa

Spesies baru banteng kalimantan terdeteksi menjadi penghuni kawasan hutan Belantikan…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:11

MENDESAK..!! Karena Sering Dihantam Banjir, Perlu Dibangun Ini

PALANGKA RAYA-Tiap musim hujan, banjir kerap melanda jalan di Bukit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*