MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 28 Februari 2018 09:49
Melihat Upaya Aparat dan Masyarakat Menyukseskan Pilkada
PWNU dan Polda Kalteng Kompak
Rois Syuriah NU Kalteng, KH Anwar Isa ketika bercengkerama dengan Wakapolda Kombes Pol Dedi Prasetyo di mapolda, kemarin. (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Kalteng kompak dengan Polda Kalteng untuk menjaga situasi damai di Bumi Tambun Bungai. Khususnya pada pelaksanaan pilkada serentak 2018 di 11 kabupaten kota se-Kalteng.

JAMIL JANUANSYAH, Palangka Raya

SINERGI antara keduanya terjalin begitu erat dalam kekeluargaan. Terukir jelas ketika kunjungan PWNU ke Mapolda Kalteng, Selasa (27/2).  Dalam diskusi singkat itu, perwakilan dari ulama dan umara-kepolisian sepakat saling menguatkan dan menebarkan semangat hidup rukun, menjaga suasana aman dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kalteng.  Plt Ketua Tandfidzyah PWNU Kalteng HM Wahyudie F Dirun mengatakan, kalau secara organisasi NU netral dan independen dalam Pilkada Kalteng 2018. “Kalau untuk para kiai, ulama dan juga anggotanya secara pribadi, silakan. Namun, PWNU tetap sesuai komitmen, netral,” ujarnya.

Menurut dia, langkah lain yang bisa dilakukan oleh pengurus NU lainnya, yakni menjaga kamtibmas seraya memberikan nasihat, dan dalam berbagai kesempatan mengajak kebaikan. PWNU juga banyak memiliki organisasi sayap yang turut berkiprah dalam pembangunan seperti Fatayat, Banser, Perguru NU, dan lainnya.  Apapun bisa dikerjakan untuk kemaslahatan umat. Termasuk bersinergi dengan Polda Kalteng, demi menciptakan Kalteng yang damai dan rukun.

“Kasus-kasus yang telah lalu, menjadi pelajaran berharga bagi kita. Saat ini, Kalteng sudah tidak mudah terpicu oleh isu-isu. Namun, ini tetap kita jaga bersama, seraya saling mengingatkan. Dan, kami PWNU juga siap untuk itu,” pungkasnya.

Hal itu pun disambut baik oleh Wakapolda Kalteng Kombes Pol Dedi Prasetyo, yang menyatakan kalau para ulama terutama sesepuh di NU, bisa membuat suasana kamtibmas terwujud.  Perwira dengan tiga melati di pundak ini mengharapkan, PWNU yang telah memiliki peranan sentral, bisa mendinginkan suasana di tengah masyarakat, apabila mencuat isu-isu yang tidak benar. “PWNU bisa membersamai Polda Kalteng untuk menjaga kamtibmas di Bumi Tambun Bungai. Terutama untuk isu-isu yang tidak benar alias hoax, NU bisa meredam di masyarakat,” jelasnya.

Demikian pula pola pendekatan PWNU. Kata Dedi, di kepolisian pihaknya menggunakan otot, otak dan hati nurani dalam hal penegakan hukum positif.  “Para ulama inilah yang membentengi generasi muda, bahkan mulai dari usia dini. PWNU mengambil peranan pencegahan. Kalau penegakan hukum terus, tersangka akan terus bertambah. Diperlukan pencegahan,” pungkas Dedi.

Sementara itu, Ketua Rois Syuriah Kalteng KH Anwar Isa mengungkapkan, jika terdapat sinergi yang baik antara ulama dan umara, maka masyarakat akan aman. “Kami (ulama, red) memberikan imbauan melalui ceramah-ceramah agama bagi masyarakat di berbagai kesempatan. Dan, umara (kepolisian, red) punya kekuatan untuk menindak apabila ada pelanggaran. Utamanya tentang narkoba dan lainnya,” pungkas dia.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir beberapa pengurus PWNU lainnya seperti Syamsuri Yusuf, Bambang Suryadi, serta pengurus Fatayat, Banser dan pergurus NU. (*/ce)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:30
Mengikuti Sidang Tipikor Mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin

Terdakwa dan Saksi Saling Membantah

Kepada para saksi yang dihadirkan, sang hakim bertanya: “Apakah blanko…

Kamis, 06 Desember 2018 14:58
BPOM Turun Tangan, Ratusan Obat dan Kosmetik Disita

Pedagang Mengaku Tak Tahu, Asli Atau Palsu

Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhati-hati saat membeli atau memakai…

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun,…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka,…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .