MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Senin, 26 Februari 2018 09:24
Yang Tersisa dari Razia Penginapan dan Tempat Hiburan Malam
Happy Puppy tak Punya Aturan, Sering Ditemukan ABG
Pengunjung Happy Puppy menutup wajah ketika didatangi petugas saat razia. Tak hanya dewasa, anak di bawah umur seperti dibiarkan saja berada di Happy Puppy. //AGUS PECE / KALTENG POS

PROKAL.CO, Acap kali dirazia, tidak menjadi pelajaran bagi manajemen Tempat Hiburan Malam (THM). Meraup untung besar tentu harus diimbangi dengan patuh pada aturan dan kewajibannya.

 

====================

 

TEMPAT hiburan malam tak melulu menyandang image buruk. Banyak yang baik. Tetapi, harus sesuai aturan dan kepedulian dengan masyarakat sekitar. Happy Puppy misalnya, kerap menjadi perbincangan. Meski sering dirazia, masih saja banyak anak di bawah umur seperti dibiarkan saja berseliweran di sana. Bahkan, beberapa hari lalu, anak di bawah umur diamankan karena kedapatan berada di studio karaoke di Jalan Tjilik Riwut Km 2 ini, tengah malam.

Wajar banyak anak baru gede alias ABG kongkow-kongkow di Happy Puppy. Telisik punya telisik,  rupanya Happy Puppy tidak memiliki peraturan khusus bagi pelanggan yang datang. Sehingga, siapapun bisa datang tanpa pemeriksaan. "Kalau aturan khusus kami tidak ada. Yang ada hanya imbauan agar selalu membawa KTP dan tidak boleh membawa benda dilarang lainnya," ujar Captain Staff Happy Puppy, Wendy, mengaku sebagai salah satu manajemen, Minggu (25/2).

Kata dia, pengawasan yang aktif juga belum dilakukan pihaknya. Lantaran, dulunya Happy Puppy memang sebagai tempat karaoke keluarga. Namun, Wendy mengatakan kalau akhir 2016 lalu, Happy Puppy bukan lagi karaoke keluarga. "Sudah jadi karaoke umum. Jadi bukan keluarga lagi. Kami tidak bisa membatasi anak-anak atau yang lain. Kalau misal ada orangtua yang bawa anaknya kan beda lagi," bebernya.

Akan tetapi, Wendy tidak bisa menjelaskan secara rinci tentang perizinan perubahan itu. Kata dia, perizinan itupun masih ada yang diproses. "Karena perizinan itukan tidak cukup selesai 1-2 bulan," pungkasnya.

Meski begitu, Happy Puppy terus berjalan. Tanpa sanksi. Imbas tak punya aturan dan siapa saja bisa ke sana, ABG diangkut saat razia. Happy Puppy masih tetap berlanjut menyediakan hiburan. Padahal, Kabid Keamanan dan Ketertiban Satpol PP Palangka Raya Walter menegaskan, THM bukan tempat untuk anak-anak.  “Mereka akan diberikan teguran baik secara tertulis maupun lisan, ataupun pemanggilan terhadap orangtua maupun walinya untuk dapat mengawasi anaknya jika melebihi jam malam di tempat hiburan malam,” katanya, Minggu (25/2).

Beda halnya dengan tempat hiburan malam yang diduga menyediakan prostitusi anak di bawah umur, bisa saja akan ditindaklanjuti sesuai dengan undang-undang yang berlaku.  Karena ABG sekadar sebagai pengunjung, Happy Puppy hanya mendapat teguran saja. Sekalipun Walter mengakui anak di bawah umur sering ditemukan ketika razia. Pihaknya menilai ada dua kemungkinan, penyedia sarana hiburan lalai dan membiarkan pengunjung tanpa pengawasan, atau sebaliknya.

“Itu kan tempat hiburan bukan tempat prostitusi, jadi kami Satpol PP tidak terlalu bisa melarang secara ketat, karena hanya tempat hiburan semata,” ucapnya. (ami/ndo/abe/dar)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 12:15

Gencar Patroli Mencegah Hoax

KUALA PEMBUANG-Kapolres Seruyan, AKBP Ramon Zamora Ginting akan melakukan tindakan tegas bagi siapa…

Rabu, 19 September 2018 12:12

Kampanye, Rawan Tindak Pidana

KASONGAN-Menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan  Legislatif (Pileg) mendatang, berbagai…

Selasa, 18 September 2018 10:05

Bapak Wajib Dampingi Perkara Anak

PANGKALAN BUN-Balai Pemasayarakat (Bapas) Kelas II Pangkalan Bun, memiliki peran yang sangat penting.…

Senin, 17 September 2018 10:06

Pembobol Toko Ponsel Terciduk

KUALA PEMBUANG-Akibat melakukan tindak pidana pencurian, seorang pemuda bernama Dedi Hendra Destafiyan…

Jumat, 14 September 2018 10:24

Remaja 18 Tahun Edarkan Sabu

SAMPIT-Seorang remaja berinisial, Mad harus berurusan dengan kepolisian. Remaja berusia 18 tahun itu…

Kamis, 13 September 2018 10:41
Ketika Mahasiswa Menuntut Program Tak Prioritas Dipending

Harga Sembako Naik Akibat Melemahnya Rupiah

Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (Kammi) Pangkalan…

Kamis, 13 September 2018 10:39

Tingkatkan Patroli, Sebar Polisi di Perkotaan Hingga Pedalaman

KUALA PEMBUANG- Menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg),…

Kamis, 13 September 2018 10:35

Pengedar Lintas Kabupaten Terciduk

NANGA BULIK- Anang Ujung (49) mungkin tidak menyangka jika bisnis haramnya sudah masuk dalam target…

Jumat, 07 September 2018 09:34

Polisi Tidak akan Tebang Pilih Terhadap Pelaku Karhutla

KUALA PEMBUANG- Kapolres Seruyan AKBP Ramon Zamora Ginting kembali mengingatkan masyarakat agar tidak…

Jumat, 07 September 2018 09:31

TEGAS ! Lapak yang Mengenai Drainase dan Bahu Jalan Ditertibkan

KASONGAN-Tindakan tegas diberikan Satpol PP Kabupaten Katingan, terhadap para pedagang di Pasar Kereng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .