MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 24 Februari 2018 04:54
Kisah Kakek Syahrani, Pedagang Mainan Berkursi Roda (2)
Mantan Pelaut Handal, Pernah Menjelajah Hingga Malaysia
Kakek Syahrani sambil duduk di kursi rodanya tetap semangat bekerja di usia senjanya. //KOKO SULISTYO/KALTENG POS

PROKAL.CO, Sambil mengayuh kursi roda, kakek Syahrani menyusuri jalananan di Pangkalan Bun. Kaki yang sudah tidak berfungsi normal, memaksa tangan yang terbungkus kulit keriput tersebut tak henti-hentinya memutar roda kursinya untuk berkeliling jualan balon.  

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun

SEPEDA yang kerap Syahrani gunakan untuk berkeliling menjajakan mainan sudah berubah rupa menjadi kursi roda, hanya bagian ban dan as roda yang terbuat dari besi sementara lainnya terbuat dari kayu. Itulah satu - satunya alat sederhana untuk sarana ia bekerja menjajakan mainan.

Kondisi fisiknya sudah tidak seperti dulu, saat ia masih mampu menempuh perjalanan berpuluh kilometer dengan menggunakan sepeda. Tidak banyak yang tahu Syahrani kakek penjual mainan berkursi roda ini dimasa mudanya dikenal sebagai pelaut yang handal, pulau Kalimantan, Jawa, Sumatera bahkan hingga ke Malaysia sudah pernah ia jelajahi, ia beserta Anak Buah Kapal (ABK) kerap lolos dari maut, saat badai dan gelombang besar menghantam kapalnya.

Sayang nasibnya tak seberuntung kawan - kawan seveterannya yang berhasil secara ekonomi, sejak pensiun menjadi pelaut ia tak mempunyai apa - apa untuk bekal di hari tuanya."Nasib saya yang engga beruntung, kawan - kawan saya rata - rata sukses tapi saya masih bersyukur karena di antara kawan sesama pelaut dulu banyak' yang terkapar di tempat tidur, Alhamdulillah walau diberi cobaan sakit lumpuh bagian atas saya masih bisa berfungsi dengan baik," ujar Syahrani sambil mengisap rokok kretek kesukaannya.

Kedua tangan keriput itulah yang saat ini digunakannya untuk mengayuh kursi rodanya menuju tempatnya mangkal berjualan di depan Puskesmas Arut Selatan, ia sebenarnya tahu kalau banyak pembeli yang menghampirinya hanya berlatarbelakang rasa iba, sebabnya saat pembeli datang kebanyakan mereka membeli satu balon dengan harga di luar kewajaran bahkan pernah ia menjual satu balon dengan harga Rp100 ribu, padahal harga balon jualannya tak sampai Rp10 ribu.  

Sebenarnya ia tak mau dikasihani karena hal itu justru membuatnya seperti pengemis, tapi ia juga tidak mau menyakiti perasaan orang yang sudah berbaik hati membeli dagangannya. "Saya tahu kalau sebenarnya mereka yang membeli balon hanya alasan saja, sebenarnya mereka tidak butuh balon, saya sebenarnya sedih tapi mau menolak saya tidak mau menyakiti hati mereka," ungkapnya. (ala/dar/bersambung)


BACA JUGA

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…

Senin, 12 Maret 2018 09:46

Atraksi Microlight Trike, Aeromodeling,Pesawat Pixwing dan Drone Hibur Masyarakat

Menyambut bulan Dirgantara HUT ke-72 TNI Angakatan Udara (AU), jajaran TNI AU Satuan Pangkalan Udara…

Kamis, 08 Maret 2018 10:12
Bincang-bincang Bersama Petinggi Bank Indonesia Perwakilan Kalteng

Perekonomian Kurang Bergairah dan Eksklusif

Perekonomian di Bumi Tambun Bungai ternyata masih bagus di angka. Kenyataannya, pun belum merata. Pertumbuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .