MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 22 Februari 2018 09:39
HISTERIS ! Istri Temukan Suami Tergantung di Kamar
Warga sekitar dan pihak kepolisian mengevakuasi Renda Morse (25) dari kamarnya untuk dibawa ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Rabu (21/2). Sayang, nyawa Renda Morse tak terselamatkan. //APRIANDO/KALTENG POS

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Tangis pilu masih terlihat di ruang jenazah RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Rabu (21/2). Vina (25), masih tak percaya jika suaminya melakukan aksi nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Menurut informasi yang dihimpun Kalteng Pos di lapangan, kejadian bermula pada Rabu (21/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu korban, hendak berangkat bekerja pada pagi hari, tetapi sebelum berangkat korban mengunci diri di sebuah kamar.

Melihat suaminya tidak kunjung keluar dari kamar, Vina (25) curiga dan mengetok pintu. Saat kejadian itu hanya ada istri dan anaknya yang baru berumur 1,5 tahun. Setelah mengetuk pintu tidak ada jawaban dari korban, ketukan itu semakin keras karena Vina menduga korban sedang tidur. Tapi merasa curiga dan tak enak perasaannya tidak enak, ia mencoba mendobrak pintu, dan langsung histeris begitu menemukan suaminya sudah tergantung di dalam kamar.

Melihat suaminya tergantung, korban langsung berupaya menyelamatkannya dengan memotong tali yang menggantung leher suaminya tersebut. Mencoba membangunkan suaminya seraya berteriak “siapa yang akan membelikan susu anakku” ucapnya dengan tangisan histeris. Sontak rumah yang berada di Jalan Manjuhan Gang Aditya II menjadi gaduh, karena tetangga berdatangan. “Saat kami datang, kondisinya sudah dilepaskan oleh istrinya katannya talinya dipotong oleh istrinya. Kami tiga orang datang membantu di sini kemudian menghubungi pihak kepolisian,” kata Ketua RT setempat, Wanto (53).

Menurut Manto, keluarganya di sini memang tertutup kepada tetangga, jarang ada keterbukaan seperti tetangga lainnya, orangnyapun kesehariannya datang dan pergi bekerja, saat berpapasan keluar dari rumahpun korban memang cuek kepada warga lainnya. Dan biasanya sering terdengar cek-cok antara korban bersama istrinya Vina (25).“Dia sering mengeluh gaji kecil dan tidak mencukupi untuk kebutuhan anak dan istrinya serta sering mengatakan sakit kepala,” kata Vina ditemui di kamar mayat RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

Sementara Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, saat mendapatkan informasi adanya orang gantung diri pihkanya langsung menuju lokasi kejadian. Tiba di TKP, ternyata korban sudah diturunkan oleh istrinya. Begitu dilakukan pengecekan sepertinya masih ada denyut nadi. Akhirnya, petugas langsung melarikan korban ke IGD dr Doris Sylvanus menggunakan mobil ambulans.Tapi tak disangka nasib berkata lain, sebelum sempat dilakukan pertolongan ternyata korban sudah menghembuskan nafas terakhirnya.

Korban merupakan pekerjaan sehari-harinya adalah staf admin di fakultas Ekonomi Universitas Palangka Raya, sementara dari IGD yang bersangkutan sudah meninggal dunia, barang bukti yang sudah diamankan adalah seutas tali kemudian tiang penggantungnya, saat di dalam rumah ada bertiga bersama dengan istri dan anaknya. Istrinya spontan langsung menurunkan dan menghubungi pihak kepolisian.“Motifnya sendiri karena sakit, korban pernah mengalami kecelakaan waktu SMA jadi ada luka di bagian kepala kadang-kadang sakitnya kambuh,” ujarnya.

Ketika sebelum terjadinya korban bunuh diri sempat mengeluh sakit itu terjadi lagi, “ko ini muncul lagi sakitnya” sambil menirukan ucapan korban. Kemudian korban masuk kembali ke dalam kamar dikira istrinya korban sendiri hendak berniat unutk tidur karena terlihat langsung merebahkan diri di tempat tidur.

Istinya sedang sibuk menidurkan anaknya, ternyata korban mengunci kamar, diketok oleh istrinya tidak dibukakan, kemungkinan adalah sedang tidur perasaan istrinya tidak merasa enak, kemudian istrinya mendobrak pintu,  ternyata ditemukan korban sedang gantung diri.“ sementara ini sendiri bukan motif ekonomi tapi karena sakit” tutupnya.

Terlihat Saat berada di ruang zenasah keluarga korban dan istrinya tidak menduga akan kejadian tersebut, mereka histeris dan menangis tersedu-sedu mencoba untuk melihat mayat korban yang sudah ada di dalam kamar mayat.(*ndo/uyi)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 10:05

Bapas Wajib Dampingi Perkara Anak

PANGKALAN BUN-Balai Pemasayarakat (Bapas) Kelas II Pangkalan Bun, memiliki peran yang sangat penting.…

Senin, 17 September 2018 10:06

Pembobol Toko Ponsel Terciduk

KUALA PEMBUANG-Akibat melakukan tindak pidana pencurian, seorang pemuda bernama Dedi Hendra Destafiyan…

Jumat, 14 September 2018 10:24

Remaja 18 Tahun Edarkan Sabu

SAMPIT-Seorang remaja berinisial, Mad harus berurusan dengan kepolisian. Remaja berusia 18 tahun itu…

Kamis, 13 September 2018 10:41
Ketika Mahasiswa Menuntut Program Tak Prioritas Dipending

Harga Sembako Naik Akibat Melemahnya Rupiah

Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (Kammi) Pangkalan…

Kamis, 13 September 2018 10:39

Tingkatkan Patroli, Sebar Polisi di Perkotaan Hingga Pedalaman

KUALA PEMBUANG- Menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg),…

Kamis, 13 September 2018 10:35

Pengedar Lintas Kabupaten Terciduk

NANGA BULIK- Anang Ujung (49) mungkin tidak menyangka jika bisnis haramnya sudah masuk dalam target…

Jumat, 07 September 2018 09:34

Polisi Tidak akan Tebang Pilih Terhadap Pelaku Karhutla

KUALA PEMBUANG- Kapolres Seruyan AKBP Ramon Zamora Ginting kembali mengingatkan masyarakat agar tidak…

Jumat, 07 September 2018 09:31

TEGAS ! Lapak yang Mengenai Drainase dan Bahu Jalan Ditertibkan

KASONGAN-Tindakan tegas diberikan Satpol PP Kabupaten Katingan, terhadap para pedagang di Pasar Kereng…

Rabu, 05 September 2018 10:01

Pemilik Alat Berat Dalam Pengusutan

KASONGAN-Penggerebekan lokasi tambang di Desa Talian Kereng, Kecamatan Katingan Hilir pada Sabtu (25/8)…

Rabu, 05 September 2018 09:59

INGAT…! Utamakan Keselamatan Dalam Berkendara

SAMPIT-Hujan mengguyur wilayah Kabupaten Kotim secara merata. Meskipun air hujan disambut gembira lantaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .