MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 22 Februari 2018 06:49
Menengok Prosesi Sidang BP4R di Mapolda Kalteng
Berawal dari Joget, Tumbuh Benih-benih Cinta
Delapan pasangan mengikuti sidang BP4R di Aula Bhayangkari, Mapolda Kalteng, Rabu (21/2). //AGUS PRAMONO/KALTENG POS

PROKAL.CO, Wajib hukumnya bagi anggota Polri yang ingin menikah. Harus melewati sidang Badan Pembantu Penasihat Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R). Keterbukaan menjadi salah satu poin penting saat sidang.

AGUS PRAMONO, Palangka Raya

DELAPAN pasangan menjadi pusat perhatian. Wajahnya tampak tegang, menanti pertanyaan dari pimpinan sidang. Sesekali masing-masing pasangan terlihat berpegangan tangan. Saling menenangkan.Delapan pasangan yang menjalani sidang BP4R adalah pasangan Ipda Imam Santoso–Kamilah, Ipda Handam Samudro-Rani D Valiandiani, Briptu Franzeny A’anggarna-Merisa Astini, Bripda Syamsol Arifin-Bripda Dessy Pratiwi, Bripda Yusuf P Putra-Bripda R Dwi Agustina, Bripda Maryadi-Nur Fahmi L Asmiri, Bharatu Herry F-Gusti L Noor, Bharatu Bambang-Bripda Nurul Huda.

Mereka duduk membentuk dua baris. Bagi yang pangkatnya lebih tinggi duduk di barisan depan. Selama kurang lebih tiga jam, mengikuti sidang yang digelar di Aula Bhayangkari, Mapolda Kalteng, kemarin (21/2). AKBP Suwito Hermawan selaku pimpinan siding, menggilir mereka dengan pertanyaan- pertanyaan.

Permintaan keterangan yang dilontarkan terdengar biasa saja, tapi bisa membuka mata yang menyaksikan. Semua pasangan menjawab dengan mudah. Mudah sekali. Bahkan, sering berujung tawa. Seperti pertanyaan yang dilontarkan kepada pasangan Briptu Franzeny A’anggarna dan Merisa Astini.“Kalau ngajak jalan pakai kendaraa apa? Dinas atau pribadi?” tanya Suwito.

“Pribadi pak,” jawab Franzeny A’anggarna yang merupakan polisi lalu lintas yang saban hari bergelut dengan kendaraan dinas. Lalu dijawab kembali oleh Suwito. “Ohh, kukira mobil dinas,”celetuknya.“Terus,  yang dibawa agak gendut itu siapa?” seloroh Suwito, yang dibalas dengan anggukan kepala sambil tertawa.

Selain menggundang tawa, ada pertanyaan yang dilontarkan yang juga makjleb. Membuat semua pasanganterdiam sesaat, sebelum akhirnya menjawab.  

Hampir semua pasangan ditanya berapa mantan pacar. Memang agak risih saat menjawabnya. Tapi, mereka wajib menjawab. Meski tampak malu-malu. Pertanyaan itu terdengar sepele. Tapi, berat bagi mereka yang selama menjalin hubungan belum bercerita soal berapa mantannya. Belum terbuka dengan perjalanan cinta sebelumnya. Tak hanya itu, besaran gaji juga ditanya. Si perempuan ditanya berapa gaji pasangan prianya, begitu juga sebaliknya.

Orang tua yang hadir juga tak luput dari pertanyaan. Menyampaikan pendapat soal calon menantunya. Hal yang penting dan tak terlewatkan, merestui atau tidak.“Pertanyaan-pertanyaan yang terdengar sepele ini memang selalu kami lontarkan. Intinya apa? Biar pasangannya mengetahui perjalanan cinta sebelumnya. Siapa tahu, selama pacaran tidak diberitahu. Kami memastikan lagi, jika yang memiliki mantan, masih menyisakan masalah atau tidak?” kata Suwito, usai sidang.

Saat sidang, mereka juga wajib menceritakan awal mula pertemuan. Lewat apa? Di mana? Kapan? Berapa lama pacaran? Sampai berapa kali berhadapan dengan calon mertua.

Seperti yang disampaikan pasangan Bripda Syamsol Arifin dan Bripda Dessy Pratiwi. Kedua abdi negara itu tak menyangka, perayaan HUT ke-20 Polda Kalteng di halaman Mapolda dipertemukan. Namanya jodoh, siapa yang tahu. Berawal dari joget, tumbuh benih-benih cinta.Bripda Syamsol Arifin yang berdinas di Detasmen A Satbrimob Tangkiling dan Bripda Dessy Pratiwi di Polres Gunung Mas. Meski jarak memisahkannya, tak mengurangi rasa cinta keduanya.“Kami ketemu di lapangan, waktu joget bersama,” ucap Syamsol, usai sidang.

AKBP Suwito Hermawan menambahkan, Sidang BP4R adalah sidang untuk pemberian izin nikah pada anggota yang akan melaksanakan pernikahan. Hal ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan anggota dan pasangan. Mengingat tugas dan tanggung jawab sangat berat.

Hal-hal yang harus diketahui adalah bimbingan kedisiplinan, nilai-nilai kode etik profesi Polri, bimbingan tentang kebhayangkarian dan bimbingan membentuk rumah tangga.“Kami jabarkan aturan yang harus diketahui pasangan,” kata perwira yang menjabat Kabag Watpres Biro SDM ini. (*/ce/dar)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:30
Mengikuti Sidang Tipikor Mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin

Terdakwa dan Saksi Saling Membantah

Kepada para saksi yang dihadirkan, sang hakim bertanya: “Apakah blanko…

Kamis, 06 Desember 2018 14:58
BPOM Turun Tangan, Ratusan Obat dan Kosmetik Disita

Pedagang Mengaku Tak Tahu, Asli Atau Palsu

Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhati-hati saat membeli atau memakai…

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun,…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka,…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .