MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 20 Februari 2018 08:47
Berjibaku Menjinakkan Api, Pemkab Minta Bantuan Heli Water Bombing
Personel Polres Kobar berjibaku memadamkan kebakaran lahan gambut di jalan Pangkalan Bun-Kolam Km 12, Senin siang (19/2). //HUSRIN A LATIF/KALTENG POS

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN- Tim gabungan dari TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, dan Damkar terus berjibaku menjinakkan api yang melahap puluhan hektare (Ha) lahan. Hal ini membuat Kotawaringin Barat (Kobar) sedang siaga menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).  Kesiapsiagaan dari tim gabungan terlihat dari rutinnya tim berpatroli mencari titik panas atau lokasi kebakaran yang ada di Bumi Marunting Batu Aji. Ketika mendapat laporan dan menemukan lokasi karhutla, tim langsung bergerak cepat memadamkannya. Seperti kebakaran yang terjadi di ruas Pangkalan Bun menuju Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), kemarin siang (19/2).  

Kebakaran lahan di ruas Pangkalan-Kolam terjadi di Km 12 hingga Km 16. Lahan sawit yang sudah tertanam maupun perkebunan masyarakat secara perlahan berkobar. Bhabinkamtibmas Kelurahan Mendawai Seberang Bripka Nonot yang terlibat dalam pemadaman tersebut menduga, api sengaja disulut oleh orang yang tak bertanggung jawab. “Apinya muncul dari lahan dan terus meluas, karena angin cukup kencang menuju ke arah Kolam,” ucap Nonot di sela-sela membantu memadamkan kebakaran lahan di jalan Pangkalan Bun-Kolam, kemarin.

Kebakaran yang semakin meluas tersebut, membuat Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah turun langsung ikut memadamkannya. Setelah berjibaku memadamkan api yang membakar lahan gambut, Ahmadi mengaku pihaknya akan segera mengambil beberapa langkah strategis untuk mengatasi karhutla ini. “Besok (hari ini, red) kami rapat bersama penanggulangan karhutla, melibatkan dinas terkait beserta seluruh komponen masyarakat di Kobar. Karena tanpa dukungan semua pihak, sangat mustahil (karhutla) bisa kita kendalikan,” ucap Ahmadi.

Ahmadi juga mengingatkan masyarakat, agar tidak membakar lahan sembarangan. “Kita minta masyarakat bersama bergabung menjadi relawan pemadam kebakaran,” harapnya sembari menyebut salah satu skenario untuk pemadaman adalah dari udara, yakni dengan meminta bantuan heli water bombing.

Sementara Bupati Kobar Hj Nurhidayah kepada Kalteng Pos menegaskan, telah mengajukan peminjaman helikopter water bombing kepada gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, untuk membantu memadamkan kebakaran yang terjadi."Kita sudah ajukan peminjaman helikopter kepada gubernur, untuk membantu pemadaman kebakaran hutan di Kabupaten Kobar," kata Nurhidayah.  Sementara, Kodim 1014/PBN mendirikan posko bersama antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di enam kecamatan. Posko bersama didirikan di lokasi rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Pendirian posko bersama ini selain melibatkan personel TNI, juga melibatkan unsur dari Polri, BPBD, Manggala Agni serta Taruna Siaga Bencana (Tagana). Pendirian posko bertujuan selain untuk memaksimalkan pencegahan karhutla, juga agar para personel dapat dengan cepat melakukan pemadaman dan penindakan terhadap karhutla yang terjadi."Kita mendirikan posko di enam kecamatan seperti di Kecamatan Kumai, Arut Selatan, Kotawaringin Lama (Kolam), Aruta, Pangkalan Lada dan Pangkalan Banteng," ujar Komandan Kodim 1014/PBN, Letkol INF Wisnu Kurniawan, Senin (19/2).

Ia menambahkan, selain mendirikan posko karhutla, Kodim 1014/PBN gencar melaksanakan sosialisasi berupa imbauan kepada masyarakat, baik secara langsung menemui masyarakat dan juga imbauan melalui masjid-masjid, seperti yang dilaksanakan oleh Danramil 01/Arsel, Kodim 1014/PBN Kapten INF Sumarna di Masjid Kelurahan Mendawai Seberang dan Raja Seberang.

Selain langkah pencegahan, penindakan dan pemadaman karhutla, Kodim 1014/PBN juga bersinergi dengan Polres Kobar melaksanakan patroli bersama bahaya karhutla. "Kemarin Danramil Arsel juga sudah melaksanakan imbauan di masjid-masjid," pungkasnya. (*tyo/ala/dar)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:09

TERLALU..!! Gara-Gara Aki Dicuri, Ratusan PJU Mati

KUALA PEMBUANG-Matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diakibatkan hilangnya aki…

Jumat, 14 Desember 2018 13:59
Mengengok Aktivitas Basarnas Sampit Menjelang Natal dan Tahun Baru

Tingkatkan Pengawasan dengan Patroli Rutin

Selain melaksanakan tugas maupun penyelamatan terhadap peristiwa atau musibah yang…

Jumat, 14 Desember 2018 13:57

HEBAT NICH ! Pengemis Nginap di Hotel

PANGKALAN BUN-Pengemis dari luar daerah kembali masuk Pangkalan Bun. Di…

Selasa, 11 Desember 2018 13:13
Cara Kapolsek Parenggean Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru

Dorong Warga Tingkatkan Siskamling

Menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif menjadi hal paling…

Selasa, 11 Desember 2018 13:04

Aruta Dikepung Banjir

PANGKALAN BUN–Banjir sedang melanda beberapa desa di Kecamatan Arut Utara…

Senin, 10 Desember 2018 11:35

Parenggean, Sasaran Satgas Saber Pungli

SAMPIT-Guna pencegahan terhadap praktik pungutan liar (pungli), satgas saber pungli…

Senin, 10 Desember 2018 11:18

Isi Buku Mutasi, Selalu Melaporkan Situasi Setiap Hari

TAMIANG LAYANG-Kabagops Polres Bartim AKP Asdini Pratam Putra SIK pada…

Jumat, 07 Desember 2018 14:46

Warga Handil Sohor Tangkap Buaya Muara

SAMPIT - Seekor buaya muara berukuran sekitar 2,5 meter ditangkap…

Jumat, 07 Desember 2018 14:42

Curi Perak, Residivis Diamankan di Gudang

SAMPIT - Apes dialami M Saleh alias Saleh (35). Pria…

Jumat, 07 Desember 2018 14:40
Permintaan Wakapolda kepada Ditpolairud Polda Kalteng

Awasi Aktivitas di Laut dan Sungai, Cegah Penebangan Liar

Kekayaan alam yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) cukup berilimpah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .