MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 15 Februari 2018 08:38
PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan
Firmansyah

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik perhatian DPP Partai Bulan Bintang (PBB). Bahkan, Ketua Departemen Politik Hukum dan Keamanan Firmansyah, menilai komisioner KPU Kapuas tak mengerti aturan dan hukum.Contoh sederhana, kata Firman, kalau memang pasangan Mawardi-Muhajirin (2M) digugurkan dan hanya ada satu calon, semestinya tanggal 13 Februari lalu itu tidak ada pengundian nomor urut.

“Tidak ada nomor urut untuk calon tunggal yang melawan kotak kosong. Selain itu, berdasarkan aturan, kalau hanya satu calon maka KPU wajib membuka pendaftaran lagi selama tiga hari. Bukan malah cabut nomor urut seperti itu,” tegas Firmansyah saat dihubungi Kalteng Pos, Rabu siang (14/2).

Di sini, lanjut dia, masyarakat bisa menilai bagaimana KPU Kapuas tidak profesional dan tidak mengerti aturan yang dibuat KPU RI. “Tahapannya saja, mereka (KPU) tidak mengerti. Ngapain cabut nomor urut. Itu malah jadi bahan tertawaan orang se-Indonesia,” tegasnya.

Terkait persyaratan pencalonan yang dipermasalahkan KPU Kapuas, Firman menegaskan, semua persyaratan yang diatur dalam PKPU dan surat edaran KPU RI nomor 17 tahun 2018 sudah mereka penuhi semua. “Silakan konfirmasi ke KPU RI, apakah tahapan itu sudah kami lalui? Karena saat saya menjadi LO (liasion organizer) di KPU RI, seluruh berkas persyaratan sudah kami serahkan ke KPU RI,” ungkap Firman.

Terlepas berkas itu dikirim atau tidak oleh KPU RI ke KPU Kapuas, itu bukan tanggung jawab pihaknya. “Sekarang kalau KPU Kapuas belum pernah terima berkas itu, silakan tanya ke KPU RI. Jangan dengan seenaknya membatalkan pasangan yang kami usung,” tegasnya.

Firman membeberkan, dalam pendaftaran pilkada itu ada dua syarat yang harus dipenuhi. Yakni persyaratan pencalonan dan syarat calon. “Syarat pencalonan dan syarat calon itu berbeda. Kalau syarat pencalonan itu adalah partai pengusung dengan syarat-syarat yang diatur di PKPU,” bebernya.

Dia juga menjelaskan, syarat pencalonan itu sifatnya final. Tidak ada perbaikan dan verifikasi. “Ketika kita daftar dan sudah diterima KPU daerah, artinya syarat pencalonan itu sudah selesai dan lengkap,” jelasnya.

Di mana, kata dia, KPU daerah akan menghitung partai politik pengusung dan jumlah kursi mencukupi 20 persen atau belum. Ketika persyaratan parpol atau kursi sudah mencukupi 20 persen, baru cek persyaratan lain seperti B1 KWK yang ditandatangani ketua umum dan sekretaris jenderal (Sekjen).

Jika semua persyaratan pencalonan itu sudah lengkap, maka akan diterima. “Ketika KPU daerah menerima dan membuatkan tanda terima, artinya calon itu sudah memenuhi syarat sebagai calon,” katanya.

Firman juga mengungkapkan, pasangan calon bisa digugurkan kalau syarat calonnya yang kurang. “Seperti ijazah tidak lengkap dan lain-lain. Tetapi kalau syarat pencalonan sudah terpenuhi dan digugurkan, baru ini ada dan itu hanya ada di Kapuas,” akuinya. “Kalau tidak lengkap atau tidak memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam PKPU, sudah ditolak atau gugur di awal,” tambah Firman.

Atas tindakan yang merugikan calon yang diusung PBB, Firman memastikan akan menempuh jalur hukum dengan membawa kasus tersebut ke Panwaslih Kapuas. Karena, lanjut dia, ruang untuk menggugat di situ (Panwaslih). “Kami juga akan membawa kasus ini ke DKPP. Kami juga akan mempidanakan komisioner KPU Kapuas. Tunggu saja tanggal mainnya,” ancamnya. (ram/ens/dar)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:12

Ribuan Potong Kayu Log Dilarutkan ke Sungai, Dibawa ke Bansaw

KUALA KAPUAS-Aparat Polres Kapuas dipimpin Kasatreskrim AKP Iqbal Sangaji dibantu Resmob Polda Kalteng…

Rabu, 21 Februari 2018 09:02

SIAP SIAP..!! Kalteng Siaga Darurat Karhutla

PALANGKA RAYA-Aroma gambut menyengat menjadi pertanda hari sudah pagi. Apalagi, kepulan asap kembali…

Minggu, 18 Februari 2018 09:01

Taufik Dipanggil untuk Klarifikasi

NANGA BULIK-Beredarnya kabar Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lamandau Taufik Hidayat diduga melakukan fitnah…

Minggu, 18 Februari 2018 08:53

Untuk Menuju Putri Indonesia Perlu Modal 3M

PUTRI Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Episcia Puspita Lautt, semakin percaya diri menatap serangkaian…

Senin, 12 Februari 2018 07:29

Jangan Malu Sekolah dan Menjadi Lulusan SMK

PANGAKALAN BUN-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng H Muhammad Rakhman, melakukan…

Minggu, 11 Februari 2018 07:03

Lagi Ketagihan, Rumah Sendiri Mau Dibakar

PALANGKARA RAYA-Seorang pria bernama Budi (40) warga Jalan Tambung Raya, Kelurahan Langkai, Kota Palangka…

Minggu, 11 Februari 2018 07:00

Ditetapkan Tersangka, Sekda Mundur atau Lengser

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya Sekda Kota Palangka Raya sebagai tersangka dugaan pungutan liar alias pungli,…

Minggu, 11 Februari 2018 06:58
Boeing 737 JT 671 Sudah Berusia 8 Tahun

Onderdil Pesawat Lion Air Bermasalah

SEBANYAK 211 penumpang pesawat Lion Air sempat terkatung-katung empat jam lebih di Bandara Tjilik Riwut,…

Minggu, 11 Februari 2018 00:32
BREAKING NEWS

Ditinggal Beli Pisang Keju, Kundut Gantung Diri

PALANGKA RAYA-Warga Jalan Banteng Kota Palangka Raya mendadak geger. Hal tersebut menyusul ditemukannya…

Sabtu, 10 Februari 2018 08:49

Jabatan Ganda Berujung Tersangka

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya sekretaris daerah (Sekda) Kota Palangka Raya Rojikinnor dalam kasus dugaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .