MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 15 Februari 2018 08:38
PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan
Firmansyah

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik perhatian DPP Partai Bulan Bintang (PBB). Bahkan, Ketua Departemen Politik Hukum dan Keamanan Firmansyah, menilai komisioner KPU Kapuas tak mengerti aturan dan hukum.Contoh sederhana, kata Firman, kalau memang pasangan Mawardi-Muhajirin (2M) digugurkan dan hanya ada satu calon, semestinya tanggal 13 Februari lalu itu tidak ada pengundian nomor urut.

“Tidak ada nomor urut untuk calon tunggal yang melawan kotak kosong. Selain itu, berdasarkan aturan, kalau hanya satu calon maka KPU wajib membuka pendaftaran lagi selama tiga hari. Bukan malah cabut nomor urut seperti itu,” tegas Firmansyah saat dihubungi Kalteng Pos, Rabu siang (14/2).

Di sini, lanjut dia, masyarakat bisa menilai bagaimana KPU Kapuas tidak profesional dan tidak mengerti aturan yang dibuat KPU RI. “Tahapannya saja, mereka (KPU) tidak mengerti. Ngapain cabut nomor urut. Itu malah jadi bahan tertawaan orang se-Indonesia,” tegasnya.

Terkait persyaratan pencalonan yang dipermasalahkan KPU Kapuas, Firman menegaskan, semua persyaratan yang diatur dalam PKPU dan surat edaran KPU RI nomor 17 tahun 2018 sudah mereka penuhi semua. “Silakan konfirmasi ke KPU RI, apakah tahapan itu sudah kami lalui? Karena saat saya menjadi LO (liasion organizer) di KPU RI, seluruh berkas persyaratan sudah kami serahkan ke KPU RI,” ungkap Firman.

Terlepas berkas itu dikirim atau tidak oleh KPU RI ke KPU Kapuas, itu bukan tanggung jawab pihaknya. “Sekarang kalau KPU Kapuas belum pernah terima berkas itu, silakan tanya ke KPU RI. Jangan dengan seenaknya membatalkan pasangan yang kami usung,” tegasnya.

Firman membeberkan, dalam pendaftaran pilkada itu ada dua syarat yang harus dipenuhi. Yakni persyaratan pencalonan dan syarat calon. “Syarat pencalonan dan syarat calon itu berbeda. Kalau syarat pencalonan itu adalah partai pengusung dengan syarat-syarat yang diatur di PKPU,” bebernya.

Dia juga menjelaskan, syarat pencalonan itu sifatnya final. Tidak ada perbaikan dan verifikasi. “Ketika kita daftar dan sudah diterima KPU daerah, artinya syarat pencalonan itu sudah selesai dan lengkap,” jelasnya.

Di mana, kata dia, KPU daerah akan menghitung partai politik pengusung dan jumlah kursi mencukupi 20 persen atau belum. Ketika persyaratan parpol atau kursi sudah mencukupi 20 persen, baru cek persyaratan lain seperti B1 KWK yang ditandatangani ketua umum dan sekretaris jenderal (Sekjen).

Jika semua persyaratan pencalonan itu sudah lengkap, maka akan diterima. “Ketika KPU daerah menerima dan membuatkan tanda terima, artinya calon itu sudah memenuhi syarat sebagai calon,” katanya.

Firman juga mengungkapkan, pasangan calon bisa digugurkan kalau syarat calonnya yang kurang. “Seperti ijazah tidak lengkap dan lain-lain. Tetapi kalau syarat pencalonan sudah terpenuhi dan digugurkan, baru ini ada dan itu hanya ada di Kapuas,” akuinya. “Kalau tidak lengkap atau tidak memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam PKPU, sudah ditolak atau gugur di awal,” tambah Firman.

Atas tindakan yang merugikan calon yang diusung PBB, Firman memastikan akan menempuh jalur hukum dengan membawa kasus tersebut ke Panwaslih Kapuas. Karena, lanjut dia, ruang untuk menggugat di situ (Panwaslih). “Kami juga akan membawa kasus ini ke DKPP. Kami juga akan mempidanakan komisioner KPU Kapuas. Tunggu saja tanggal mainnya,” ancamnya. (ram/ens/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 14:33

1 Jokowi-Ma’ruf VS Prabowo-Sandi 2

JAKARTA-Kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden sudah mengambil undian nomor urut untuk Pilpres…

Sabtu, 22 September 2018 14:31

Rumah Dinas Hakim Berkobar

PALANGKA RAYA-Rumah Dinas Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya yang terletak di Jalan Untung Suropati…

Sabtu, 22 September 2018 14:17

Gubernur Soroti Infrastruktur dan Layanan Kesehatan

BUNTOK-Di usia ke-59Kabupaten Barsel, banyak apresiasi dan koreksi disampaikan. Misalnya, wejangan Gubernur…

Sabtu, 22 September 2018 14:13

Kok Bisa Ya…? Ada Perusahaan Tambang yang ‘Buta’ PPM

PERUSAHAAN pertambangan diwajibkan melaksanakan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM),…

Jumat, 21 September 2018 10:30

NEKAT..!! Dana Desa Dipakai Bisnis Pribadi, Ya Masuk Penjara Lah Kau..!!

PALANGKA RAYA-Akibat dana desa (DD) dipakai untuk kepentingan pribadi, sejumlah pejabat desa merugikan…

Jumat, 21 September 2018 10:25

Kayu Jarahan di Taman Nasional Dimusnahkan

PALANGKA RAYA-Tumpukan kayu olahan jenis meranti tertata rapi di jalan masuk areal Taman Nasional Sebangau…

Jumat, 21 September 2018 10:22

Jalan Sehat Lamandau Digelar Usai Pelantikan

NANGA BULIK-Kegiatan jalan sehat di Kabupaten Lamandau ditunda pelaksanaannya. Digelar setelah pelantikan…

Jumat, 21 September 2018 10:20

Minggu, Timses Jokowi-Ma’ruf Dideklarasikan

PALANGKA RAYA–Tim kampanye daerah Koalisi Indonesia Kerja, pengusung dan pendukung calon Presiden…

Kamis, 20 September 2018 10:06

VIRAL..!! Aksi Tangkap Ular Kobra Ini Bikin Deg-degan

SAMPIT-Aksi dilakukan Andin Yogianur Rizky Wahyudi atau pemuda yang kerap dipanggil Yogi, menghebohkan…

Kamis, 20 September 2018 10:03

Pembunuhan Saat Joget Dangdut Lantaran Dendam

KUALA KAPUAS-Kepolisian Polres Kapuas menjabarkan kasus tewasnya Hendra saat pentas dangdut di Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .