MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 14 Februari 2018 07:23
Tidak Ada Akses Jalan Menuju Titik Api
Petugas BPBD bersiaga di sejumlah lokasi, mengantisipasi, kebakaran lahan meluas. //BPBD FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kotawaringin Barat (Kobar) diduga mulai muncul, kemarin (13/2) Satelit Terra memantau adanya titik hotspot. Titik api terdeteksi di tiga lokasi, dua di antaranya terpantau di wilayah Sebarang kawasan Jalan Pangakalan Bun menuju arah Kecamatan Kotawaringin Lama, serta di Daerah Bungur Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan.Sejauh ini tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman, namun terkenda titik hotspot yang sulit ditemus atau dijangkau oleh petugas di lapangan, lantaran tidak ada akses jalan ke lokasi kebakaran. Kasi Pencegahan BPBD Kobar, Pahrul Laji mengatakan pihaknya sudah mengecek beberapa lokasi di titik kordinatat hasil pantauan hotspot yang mendeteksi kebakaran lahan tersebut, namun kesulitan karena lokasi yang jauh dan tidak ada akses jalan untuk memadamkan api lantaran TKP masih berupa hutan yang rimbun."Kami sudah cek, berdasarkan satelit ada dua titik api di wilayah seberang, namun lokasinya tidak terjangkau, tidak ada akses jalan," ujar Pahrul, saat dikonfirmasi Kalteng Pos, Selasa (13/2). Sejauh ini belum diketahui berapa jumlah pasti luasan lahan yang terbakar, namun jika dilihat confidance (tingkat kepercayaan hotspot) dari pantauan satelite, di kawasan Bungur confidence-nya mencapai 60 persen, kemudian di kawasan seberang dua tititk 71 dan 72 persen."Semuanya tidak bisa ditembus akses jalan, ini sedang kita coba cari jalur lain melalui anak sungai menggunakan speedboat," jelasnya. Pahrul menambahakan, meski demikian pihaknya tetap mengupayakan pemadaman api apupun caranya, mengingat dalam beberapa hari terakhir hasil prakiraan cuaca memprediksi tidak terjadi hujan, dan dikhawatirkan api melebar ke mana-mana"Kalau tidak bisa dijangkau, kita tetap stanby, sambil mencari jalan lain untuk menembusnya, paling tidak membloking kawasan, untuk menghalau api menyeber dan meluas ke lahan yang lain," pungkasnya. (lan/ala/dar)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 13:13
Cara Kapolsek Parenggean Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru

Dorong Warga Tingkatkan Siskamling

Menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif menjadi hal paling…

Selasa, 11 Desember 2018 13:04

Aruta Dikepung Banjir

PANGKALAN BUN–Banjir sedang melanda beberapa desa di Kecamatan Arut Utara…

Senin, 10 Desember 2018 11:35

Parenggean, Sasaran Satgas Saber Pungli

SAMPIT-Guna pencegahan terhadap praktik pungutan liar (pungli), satgas saber pungli…

Senin, 10 Desember 2018 11:18

Isi Buku Mutasi, Selalu Melaporkan Situasi Setiap Hari

TAMIANG LAYANG-Kabagops Polres Bartim AKP Asdini Pratam Putra SIK pada…

Jumat, 07 Desember 2018 14:46

Warga Handil Sohor Tangkap Buaya Muara

SAMPIT - Seekor buaya muara berukuran sekitar 2,5 meter ditangkap…

Jumat, 07 Desember 2018 14:42

Curi Perak, Residivis Diamankan di Gudang

SAMPIT - Apes dialami M Saleh alias Saleh (35). Pria…

Jumat, 07 Desember 2018 14:40
Permintaan Wakapolda kepada Ditpolairud Polda Kalteng

Awasi Aktivitas di Laut dan Sungai, Cegah Penebangan Liar

Kekayaan alam yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) cukup berilimpah.…

Jumat, 07 Desember 2018 14:35

Banjir Melanda Dua Kecamatan

PANGKALAN BUN – Hujan deras yang mengguyur Kotawaringin Barat (Kobar)…

Kamis, 06 Desember 2018 11:07

Naik Tanjakan, Truk Terbalik, Satu Tewas, 11 Orang Luka-Luka

SAMPIT - Kecelakaan tunggal terjadi pada areal perkebunan kelapa sawit…

Jumat, 30 November 2018 10:47

KOK BISA..!! Karena Lalai, Tahanan Kabur

PALANGKA RAYA-Tersebar unggahan akun facebook bernama Sugiatnur Sugi Badak, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .