MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 14 Februari 2018 06:44
Pemkab Seruyan
Sejumlah Petani Pisang Merugi, Ini Solusinya
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Seruyan H Sugiannoor saat memperlihatkan pisang yang terserang penyakit layu daun di Kuala Pembuang, kemarin. //YADI PE FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, KUALA PEMBUANG –  Wabah layu daun pisang melanda Seruyan. Sejumlah petani pisang merugi. Bahkan salah satu desa di Seruyan yang merupakan salah satu central penghasil pisang, harus berlapang dada menerima kenyataan gagal panen. Untuk mengatasi itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sudah memberikan penyuluhan kepada petani, agar bisa mengatasi wabah tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Seruyan H Sugian Noor, mengimbau petani yang menanam pisang kapok agar bisa mengelola kebunnya dengan baik. Untuk itu, petani wajib selektif dalam memilih bibit pisang yang ingin ditanam di lahan yang telah disediakan. “Petani hendaknya bisa memilih bibit yang akan ditanam. Petani wajib memilih bibit pisang kapok yang steril dari indukan yang layu pucuk,” katanya, Selasa (13/2).

Sugian Noor menjelaskan, jika bibit yang ditanam itu nantinya berasal dari indukan yang tidak steril, maka sudah pasti tanaman pisang tersebut akan gagal total.  Itu dikarenakan, bibit yang ditanam berasal dari bibit yang terinfeksi penyakit layu pucuk. ” Untuk itu, saya imbau, petani harus memastikan bibit yang ditanam tersebut, harus steril. Petani juga harus aktif berkomunikasi dengan penyuluh yang ada di lapangan,” katanya.

Imbauan tersebut, dikarenakan kebun pisang di Kecamatan Seruyan Hilir Timur (SHT) Kabupaten Seruyan beberapa waktu lalu, terserang wabah layu daun pisang kepok. Untuk jumlah lahan yang diserang penyakit layu daun tersebut, sampai saat ini sudah mencapai 350 hektare. “100 hektare lahan ini memang rusak total, ini akibat serangan penyakit itu (wabah layu daun pisang,” ucapnya.

Menurut dia, wabah layu daun pisang tersebut, sangat berbahaya bagi tanaman pisang. Karena bisa menyerang berbagai varietas dengan tingkat kerugian sebesar 40 persen. Untuk penyebab utamanya adalah jamur, yang masuk melalui bonggol pisang, hingga mengakibatkan rusaknya pembuluh tanaman pisang.  Sedangkan tanda-tanda layu daun pisang ini,  adalah dengan menguningnya daun, pecah batang bahkan ambruk dengan sendirinya, meski telah berbuah. Jugam pisang yang teserang wabah ini   buahnya akan menjadi hitam. (yad/aza/dar)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 10:27

Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

PANGKALAN BUN–Tim gabungan dari Kodim 1014/PBN, Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Tagana dan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:49

KEREN…! Pegawai Lapas Kenakan Baju Adat Nusantara

TIDAK seperti upacara pada umumnya. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh melaksanakan…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:00

Truk Bermuatan Kernel Terguling, Ini Penyebabnya

SAMPIT-Truk bermuatan kernel mengalami insiden tak terduga ketika melintas di Jalan Tjilik Riwut Km…

Minggu, 12 Agustus 2018 13:27

INGAT YA…! TPA Bisa Tempat Rekreasi dan Lomba Lho, Ini Buktinya

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Permukiman…

Jumat, 10 Agustus 2018 12:30

Dihantam Tongkang Bermuatan Pasir, Kelotok dan Jamban Warga Hancur

SAMPIT – Warga Jalan Iskandar Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat…

Rabu, 25 Juli 2018 21:17

Wah! Ternyata di Kotim Belum Ada SOP Baku Penerbitan SKT

SAMPIT-Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur mengungkapkan, sampai saat ini belum ada aturan yang mengatur…

Rabu, 25 Juli 2018 21:10

Wajib Konfirmasi Status Wajib Pajak

SAMPIT–Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sampit mewajibkan anggota masyarakat yang ingin memperoleh…

Rabu, 13 Juni 2018 23:04

Mudik, Penumpang Beralaskan Terpal

PALANGKA RAYA-Puncak arus mudik lebaran 2018 di Kalteng, dapat dirasakan di Palangka Raya, Sampit, dan…

Senin, 11 Juni 2018 19:11

Pemudik Melalui Pelabuhan Sampit Mulai Ramai

SAMPIT-Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah sudah mulai dekat, antusias para pemudik nampak mulain meningkat,…

Minggu, 03 Juni 2018 14:45

Kembalikan Pluralisme Sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia

BUNTOK - Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan salah satu pendorong besar dan diseganinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .