MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 14 Februari 2018 06:44
Sejumlah Petani Pisang Merugi, Ini Solusinya
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Seruyan H Sugiannoor saat memperlihatkan pisang yang terserang penyakit layu daun di Kuala Pembuang, kemarin. //YADI PE FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, KUALA PEMBUANG –  Wabah layu daun pisang melanda Seruyan. Sejumlah petani pisang merugi. Bahkan salah satu desa di Seruyan yang merupakan salah satu central penghasil pisang, harus berlapang dada menerima kenyataan gagal panen. Untuk mengatasi itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sudah memberikan penyuluhan kepada petani, agar bisa mengatasi wabah tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Seruyan H Sugian Noor, mengimbau petani yang menanam pisang kapok agar bisa mengelola kebunnya dengan baik. Untuk itu, petani wajib selektif dalam memilih bibit pisang yang ingin ditanam di lahan yang telah disediakan. “Petani hendaknya bisa memilih bibit yang akan ditanam. Petani wajib memilih bibit pisang kapok yang steril dari indukan yang layu pucuk,” katanya, Selasa (13/2).

Sugian Noor menjelaskan, jika bibit yang ditanam itu nantinya berasal dari indukan yang tidak steril, maka sudah pasti tanaman pisang tersebut akan gagal total.  Itu dikarenakan, bibit yang ditanam berasal dari bibit yang terinfeksi penyakit layu pucuk. ” Untuk itu, saya imbau, petani harus memastikan bibit yang ditanam tersebut, harus steril. Petani juga harus aktif berkomunikasi dengan penyuluh yang ada di lapangan,” katanya.

Imbauan tersebut, dikarenakan kebun pisang di Kecamatan Seruyan Hilir Timur (SHT) Kabupaten Seruyan beberapa waktu lalu, terserang wabah layu daun pisang kepok. Untuk jumlah lahan yang diserang penyakit layu daun tersebut, sampai saat ini sudah mencapai 350 hektare. “100 hektare lahan ini memang rusak total, ini akibat serangan penyakit itu (wabah layu daun pisang,” ucapnya.

Menurut dia, wabah layu daun pisang tersebut, sangat berbahaya bagi tanaman pisang. Karena bisa menyerang berbagai varietas dengan tingkat kerugian sebesar 40 persen. Untuk penyebab utamanya adalah jamur, yang masuk melalui bonggol pisang, hingga mengakibatkan rusaknya pembuluh tanaman pisang.  Sedangkan tanda-tanda layu daun pisang ini,  adalah dengan menguningnya daun, pecah batang bahkan ambruk dengan sendirinya, meski telah berbuah. Jugam pisang yang teserang wabah ini   buahnya akan menjadi hitam. (yad/aza/dar)


BACA JUGA

Rabu, 07 November 2018 09:50

Polisi Terus Buru Pelaku Penusukan

KUALA PEMBUANG - Hingga Selasa (6/11), pelaku penusukan terhadap Suladi…

Rabu, 07 November 2018 09:48

Banyak Ditemukan Pelanggar Melawan Arus

SAMPIT - Operasi Zebra Telabang 2018 yang digelar Polres Kotim…

Rabu, 07 November 2018 09:34

Rem Blong, Escudo Seruduk Traffic Light

SAMPIT - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Achmad Yani, tepatnya…

Selasa, 06 November 2018 15:14

Kepala Dinas Meninggal Ketika Rapat BBM

SAMPIT-Berita duka dating dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kepala Dinas…

Senin, 05 November 2018 09:25

PATUT DICONTOH ! Uang Urunan Anggota Komunitas untuk Membantu Korban Kebakaran

BUNTOK- Hingga Sabtu (4/8) kemarin, bantuan bagi korban kebakaran Panti…

Kamis, 01 November 2018 10:19

24 Ditilang, Didominasi Anak di Bawah Umur

KUALA PEMBUANG - Hari pertama razia yang dikakukan Satuan Lalu…

Kamis, 01 November 2018 10:10

Kecelakaan Selalu Merenggut Korban Jiwa

PURUK CAHU-Masih cukup tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan, memaksa aparat…

Selasa, 30 Oktober 2018 10:58

Kebanyakan Anak-anak, Bupati Minta Bantuan Dinkes Kalteng

Sudah 25 orang yang terdeteksi menderita Demam Bersarah Dengue (DBD).…

Selasa, 30 Oktober 2018 10:55

Dua Korban Tenggelam Berhasil Ditemukan

NANGA BULIK - Upaya tim gabungan yang terdiri dari Badan…

Kamis, 11 Oktober 2018 11:05

Seni dan Budaya Kalteng ke Pentas Internasional

PALANGKA RAYA-Malay Heritage Centre merupakan salah satu lembaga budaya Melayu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .