MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 13 Februari 2018 10:30
Jaringan Pipa Terbengkalai, Air Tak Mengalir
Perlengkapan pipa untuk bangunan Bor Program Pamsimas Anggaran 2016-2017 Kementerian PUPR di Desa Natai Raya. //KOKO SULISTYO/KALTENG POS

PROKAL.CO, Berharap Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), dapat mengatasi kesulitan air bersih bagi warga terutama pada saat musim kemarau, namun program Kementerian PUPR tahun anggaran 2016 - 2017 tak kunjung rampung hingga 2018.

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun

SECARA geografis Desa Natai Raya, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat (Kobar), berada di dataran tinggi sehingga mengakibatkan wilayah ini kerap mengalami kesulitan dalam pengadaan air bersih, hal ini juga dialami oleh beberapa RT di Kelurahan Baru seperti RT 30 hingga 33 yang berdekatan dengan Desa Natai Raya. Sehingga Desa Natai Raya terpilih menjadi salah satu desa yang menerima program Pamsimas. Sayangnya, pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakatnya (Pamsimas), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Desa Natai Raya.

Informasi masyarakat Desa Natai Raya kepada Kalteng Pos, permasalahan proyek senilai Rp245 juta itu muncul antara lain karena program dari kementerian ini dinilai tidak berjalan efektif, pembangunan tidak sesuai perencanaan dan hal itu dibuktikan dengan terbengkalainya saluran pipa air di RT 4 dan belum mengalirnya air dari bangunan sumur bor yang dibangun tak jauh dari Kantor Desa Natai Raya.

Warga juga menuding bahwa proyek yang seharusnya dilaksanakan secara swakelola tersebut dikerjakan oleh rekanan atau pihak ketiga. " Kalau proyek itu tidak ada masalah kenapa sampai sekarang belum selesai dan pemasangan jaringan pipa terkesan terbengkalai," kata salah seorang warga yang tidak mau disebutkan identitasnya, Jumat (9/2).

Warga lainnya juga mengatakan hal serupa proyek yang dikerjakan melalui anggaran APBN 2016 - 2017 itu dalam pelaksanaannya tidak pernah dikoordinasikan dengan warga, sehingga tiba-tiba saja sudah ada proyek atau bangunan proyek yang dikerjakan. Bahkan dalam perjalanannya warga justru diminta untuk melakukan penggalian dan penimbunan saluran jaringan secara sukarela.

 

"Tentu saja warga menolak karena proyek itu kan ada anggarannya, sampai sekarang juga bisa dilihat apakah sudah ada mesin pompanya, sepertinya belum ada hanya ada bangunan towernya," kata Imam Salah satu warga setempat.

Terpisah, Kepala Desa Natai Raya Masirin saat dikonfirmasi Kalteng Pos di ruang kerjanya membantah bahwa proyek Pamsimas dari Kementerian PUPR tersebut bermasalah, walaupun ia mengakui bahwa proyek tersebut mendapat kendala dengan belum terpasangnya jaringan pipa ke keran-keran yang rencananya dipasang di beberapa titik. Selain itu, pihaknya juga terkendala oleh belum adanya jaringan listrik yang terpasang."Kalau ada masalah saya kira engga yah, tapi kita akui bahwa jaringan belum terpasang dan listrik untuk operasional sumur bor belum ada," bantahnya.

Ia juga membantah bahwa proyek dikerjakan oleh rekanan tetapi proyek itu dilaksanakan secara swakelola oleh warga, dan kepala pengerjaannya (kepala tukang) dipegang oleh warga RT 09. Saat ditanyakan kenapa proyek Pamsimas yang berdasarkan plang proyek yang harusnya dikerjakan tahun anggaran 2016-2017 belum selesai dikerjakan hingga saat ini, Masirin berdalih tidak mengetahui karena semua yang memegang Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta gambarnya adalah PPK sehingga ia tidak mengetahui secara persis.

Ia menjelaskan, sejatinya dalam perencanaan pembangunan Pamsimas nantinya dapat melayani kebutuhan air bersih beberapa rukun tetangga seperti di RT 4 dan RT 5, karena setiap kemarau dua RT tersebut yang sering kekurangan air. Direncanakan pipa jaringan akan dibangun sepanjang 1,6 kilometer. "Rencananya nanti jaringan pipa akan dipasang sepanjang 1,6 kilometer, kalau ingin tahu lebih banyak nanti ke PPK aja tapi sekarang orangnya sedang sakit," ujarnya. (ala/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…

Senin, 12 Maret 2018 09:46

Atraksi Microlight Trike, Aeromodeling,Pesawat Pixwing dan Drone Hibur Masyarakat

Menyambut bulan Dirgantara HUT ke-72 TNI Angakatan Udara (AU), jajaran TNI AU Satuan Pangkalan Udara…

Kamis, 08 Maret 2018 10:12
Bincang-bincang Bersama Petinggi Bank Indonesia Perwakilan Kalteng

Perekonomian Kurang Bergairah dan Eksklusif

Perekonomian di Bumi Tambun Bungai ternyata masih bagus di angka. Kenyataannya, pun belum merata. Pertumbuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .