MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 13 Februari 2018 10:30
Jaringan Pipa Terbengkalai, Air Tak Mengalir
Perlengkapan pipa untuk bangunan Bor Program Pamsimas Anggaran 2016-2017 Kementerian PUPR di Desa Natai Raya. //KOKO SULISTYO/KALTENG POS

PROKAL.CO, Berharap Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), dapat mengatasi kesulitan air bersih bagi warga terutama pada saat musim kemarau, namun program Kementerian PUPR tahun anggaran 2016 - 2017 tak kunjung rampung hingga 2018.

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun

SECARA geografis Desa Natai Raya, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat (Kobar), berada di dataran tinggi sehingga mengakibatkan wilayah ini kerap mengalami kesulitan dalam pengadaan air bersih, hal ini juga dialami oleh beberapa RT di Kelurahan Baru seperti RT 30 hingga 33 yang berdekatan dengan Desa Natai Raya. Sehingga Desa Natai Raya terpilih menjadi salah satu desa yang menerima program Pamsimas. Sayangnya, pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakatnya (Pamsimas), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Desa Natai Raya.

Informasi masyarakat Desa Natai Raya kepada Kalteng Pos, permasalahan proyek senilai Rp245 juta itu muncul antara lain karena program dari kementerian ini dinilai tidak berjalan efektif, pembangunan tidak sesuai perencanaan dan hal itu dibuktikan dengan terbengkalainya saluran pipa air di RT 4 dan belum mengalirnya air dari bangunan sumur bor yang dibangun tak jauh dari Kantor Desa Natai Raya.

Warga juga menuding bahwa proyek yang seharusnya dilaksanakan secara swakelola tersebut dikerjakan oleh rekanan atau pihak ketiga. " Kalau proyek itu tidak ada masalah kenapa sampai sekarang belum selesai dan pemasangan jaringan pipa terkesan terbengkalai," kata salah seorang warga yang tidak mau disebutkan identitasnya, Jumat (9/2).

Warga lainnya juga mengatakan hal serupa proyek yang dikerjakan melalui anggaran APBN 2016 - 2017 itu dalam pelaksanaannya tidak pernah dikoordinasikan dengan warga, sehingga tiba-tiba saja sudah ada proyek atau bangunan proyek yang dikerjakan. Bahkan dalam perjalanannya warga justru diminta untuk melakukan penggalian dan penimbunan saluran jaringan secara sukarela.

 

"Tentu saja warga menolak karena proyek itu kan ada anggarannya, sampai sekarang juga bisa dilihat apakah sudah ada mesin pompanya, sepertinya belum ada hanya ada bangunan towernya," kata Imam Salah satu warga setempat.

Terpisah, Kepala Desa Natai Raya Masirin saat dikonfirmasi Kalteng Pos di ruang kerjanya membantah bahwa proyek Pamsimas dari Kementerian PUPR tersebut bermasalah, walaupun ia mengakui bahwa proyek tersebut mendapat kendala dengan belum terpasangnya jaringan pipa ke keran-keran yang rencananya dipasang di beberapa titik. Selain itu, pihaknya juga terkendala oleh belum adanya jaringan listrik yang terpasang."Kalau ada masalah saya kira engga yah, tapi kita akui bahwa jaringan belum terpasang dan listrik untuk operasional sumur bor belum ada," bantahnya.

Ia juga membantah bahwa proyek dikerjakan oleh rekanan tetapi proyek itu dilaksanakan secara swakelola oleh warga, dan kepala pengerjaannya (kepala tukang) dipegang oleh warga RT 09. Saat ditanyakan kenapa proyek Pamsimas yang berdasarkan plang proyek yang harusnya dikerjakan tahun anggaran 2016-2017 belum selesai dikerjakan hingga saat ini, Masirin berdalih tidak mengetahui karena semua yang memegang Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta gambarnya adalah PPK sehingga ia tidak mengetahui secara persis.

Ia menjelaskan, sejatinya dalam perencanaan pembangunan Pamsimas nantinya dapat melayani kebutuhan air bersih beberapa rukun tetangga seperti di RT 4 dan RT 5, karena setiap kemarau dua RT tersebut yang sering kekurangan air. Direncanakan pipa jaringan akan dibangun sepanjang 1,6 kilometer. "Rencananya nanti jaringan pipa akan dipasang sepanjang 1,6 kilometer, kalau ingin tahu lebih banyak nanti ke PPK aja tapi sekarang orangnya sedang sakit," ujarnya. (ala/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan budaya dan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau cacat spiritual. Untuk…

Senin, 08 Oktober 2018 09:25
Bambang, pemuda yang meresahkan Warga Kuala Pembuang

Pria Ini Berdoa Minta Gempa dari Atas Jembatan

Cari perhatian. Biar tenar. Momen gempa dianggap sebagai candaan. Hal itulah yang dilakukan Bambang.…

Kamis, 04 Oktober 2018 09:46
Menengok Anak Penderita Gizi Buruk di RSUD dr Doris Sylvanus

Meski Kondisi Pas-pasan, Orang Tua Tak Pernah Berpaling Muka

Harapan Ade Putra untuk bertumbuh dan berkembang layaknya remaja pada umumnya, pupus. Sejak lima tahun…

Senin, 01 Oktober 2018 10:42
Sinergitas Polri dan Insan Pers Demi Menciptakan Pemilu yang Damai

Junjung Tinggi Independensi Pemberitaan

Pemilu 2019 begitu rentan terhadap gesekan antar simpatisan. Belum lagi jika persaingan politik yang…

Sabtu, 29 September 2018 11:07
Taman Baca Baraoi, Membuka Mata dan Melihat Dunia (3/selesai)

Pindah Rumah agar Lebih Dekat Sekolah

No pain no gain.Secara harfiah bisa diartikan, tanpa rasa sakit, tidak akan mendapatkan sesuatu. Demikianlah…

Kamis, 20 September 2018 10:09
Diah Isma Khairani Paparkan Penelitiannya di Depan Sri Mulyani

Murid SD Sanggau, Peneliti Cilik Terunggul 2018

Semangat belajar menjadi kunci sukses. Meski tak punya waktu khusus belajar di rumah, Diah Isma Khairani…

Senin, 17 September 2018 09:50
Arif Rahman, Mempekerjakan 13 Saudaranya Menjadi Badut

Hasil Jukir dan Petugas Kebersihan untuk Beli Kostum

Banyak cara mengais rezeki halal. Ketimbang mencuri dan ditangkap polisi, tentu lebih baik apabila bisa…

Kamis, 13 September 2018 10:11
Cecep Juanda, Tuna Rungu yang Berjalan Kaki Keliling Indonesia

Mengampanyekan Kesehatan dan Persatuan

Kekurangan tak menjadi halangan. Meski dalam keterbatasan, mencoba meraih impian. Menjelajahi negara…

Senin, 10 September 2018 11:01
Mengikuti Aqiqah dan Tasmiyah Putri Gubernur Kalteng

Diberi Nama Nayla, Doa Menjadi Anak Soleha

Setelah satu bulan terlahir ke dunia, putri kecil dari pasangan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .