MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 11 Februari 2018 07:00
Ditetapkan Tersangka, Sekda Mundur atau Lengser
Rojikinnor

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Ditetapkannya Sekda Kota Palangka Raya sebagai tersangka dugaan pungutan liar alias pungli, menyebabkan munculnya dua pilihan yang sulit bagi Sekda; mundur atau lengser alias dicopot. Posisinya yang sangat sentral sebagai jenjang tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan birokrasi, Sekda diharapkan meletakkan jabatannya dan menyelesaikan persoalan hukum yang sedang membelitnya.

Wakil Dekan FISIP UPR Jhon Retei Alfri Sandi mengatakan, sesuai dengan amanat UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, pasal 88 ayat 1 poin c, maka sebaiknya sebelum diberhentikan Sekda mundur sebagai seorang kesatria.  "UU tersebut menyatakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) diberhentikan sementara apabila ditahan karena menjadi tersangka tindak pidana," ungkapnya, kemarin.

Apabila nanti proses hukum telah selesai dan terbukti tidak bersalah, maka sudah menjadi kewenangan untuk dipulihkan statusnya dan bisa aktif kembali bekerja seperti biasa. "Kalau memang hukum selesai, dan terbukti tidak bersalah oleh pengadilan Pasal 88 ayat 2, yang bersangkutan (Sekda) dipulihkan statusnya dan aktif kembali," katanya kepada Kalteng Pos.

Menurutnya, pimpinan atau pun wali kota sebagai pembina pegawai seharusnya menonjobkan Rojikin agar bisa fokus dengan persoalan hukum."Mengikuti ketentuan itu, harusnya pejabat pembina pegawai menonjobkan sementara, agar bersangkutan lebih konsentrasi ke masalah hukum dan tidak mengganggu kinerja institusi yang dipimpinnya," harapnya.

Diungkapkannya, pemulihan status juga berada di tangan wali kota. Oleh sebab itu ia menyarankan agar bisa dicopot jabatan tersebut. "Pejabat pembina kepegawaian juga punya kewajiban memulihkan dan secara otomatis punya kewajiban mengembalikan ke posisi semula jika tidak bersalah," jelasnya.

Namun, imbuh John, bukan hal yang mudah memecat pejabat. Mengingat proses hukum pasti ditempuh dengan waktu yang lumayan lama. Sehingga, acapkali pembina pegawai akan mengangkat pejabat baru, yang dianggapnya sebagai langkah kurang bijak. “Sebelum keputusan hukum final seharusnya digunakan asas praduga tidak bersalah. Sehingga secara etis pun kita belum bisa meminta pertanggungjawabannya. Yang pasti akan mengganggu kinerja institusinya," tegasnya.

Terpisah, Anyualatha Haridison, dosen FISIP UPR juga mengutarakan hal yang senada. Dianggapnya sebagai langkah bijak, ketika Sekda bisa mengundurkan diri lantaran status ASN yang disandangnya. Demikian pula bagi pembina pegawai, bisa memberhentikan sementara jabatan Sekda Kota Palangka Raya. "Walaupun belum ada putusan secara moral dan etik harus memberanikan untuk mundur. Ada TAP MPR nomor VI/MPR/2001 dan TAP MPR nomor VIII/MPR/2001," ucapnya. (ami/abe/dar)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:12

Ribuan Potong Kayu Log Dilarutkan ke Sungai, Dibawa ke Bansaw

KUALA KAPUAS-Aparat Polres Kapuas dipimpin Kasatreskrim AKP Iqbal Sangaji dibantu Resmob Polda Kalteng…

Rabu, 21 Februari 2018 09:02

SIAP SIAP..!! Kalteng Siaga Darurat Karhutla

PALANGKA RAYA-Aroma gambut menyengat menjadi pertanda hari sudah pagi. Apalagi, kepulan asap kembali…

Minggu, 18 Februari 2018 09:01

Taufik Dipanggil untuk Klarifikasi

NANGA BULIK-Beredarnya kabar Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lamandau Taufik Hidayat diduga melakukan fitnah…

Minggu, 18 Februari 2018 08:53

Untuk Menuju Putri Indonesia Perlu Modal 3M

PUTRI Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Episcia Puspita Lautt, semakin percaya diri menatap serangkaian…

Kamis, 15 Februari 2018 08:38

PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan

PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik…

Senin, 12 Februari 2018 07:29

Jangan Malu Sekolah dan Menjadi Lulusan SMK

PANGAKALAN BUN-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng H Muhammad Rakhman, melakukan…

Minggu, 11 Februari 2018 07:03

Lagi Ketagihan, Rumah Sendiri Mau Dibakar

PALANGKARA RAYA-Seorang pria bernama Budi (40) warga Jalan Tambung Raya, Kelurahan Langkai, Kota Palangka…

Minggu, 11 Februari 2018 06:58
Boeing 737 JT 671 Sudah Berusia 8 Tahun

Onderdil Pesawat Lion Air Bermasalah

SEBANYAK 211 penumpang pesawat Lion Air sempat terkatung-katung empat jam lebih di Bandara Tjilik Riwut,…

Minggu, 11 Februari 2018 00:32
BREAKING NEWS

Ditinggal Beli Pisang Keju, Kundut Gantung Diri

PALANGKA RAYA-Warga Jalan Banteng Kota Palangka Raya mendadak geger. Hal tersebut menyusul ditemukannya…

Jumat, 09 Februari 2018 09:53

KABAR GEMBIRA ! 2.860 Guru Honorer Siap-siap Jadi PNS

PALANGKA RAYA-Senyum semringah tak mampu disembunyikannya. Meskipun baru sebatas keinginan, namun kabar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .