MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 11 Februari 2018 07:00
Ditetapkan Tersangka, Sekda Mundur atau Lengser
Rojikinnor

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Ditetapkannya Sekda Kota Palangka Raya sebagai tersangka dugaan pungutan liar alias pungli, menyebabkan munculnya dua pilihan yang sulit bagi Sekda; mundur atau lengser alias dicopot. Posisinya yang sangat sentral sebagai jenjang tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan birokrasi, Sekda diharapkan meletakkan jabatannya dan menyelesaikan persoalan hukum yang sedang membelitnya.

Wakil Dekan FISIP UPR Jhon Retei Alfri Sandi mengatakan, sesuai dengan amanat UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, pasal 88 ayat 1 poin c, maka sebaiknya sebelum diberhentikan Sekda mundur sebagai seorang kesatria.  "UU tersebut menyatakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) diberhentikan sementara apabila ditahan karena menjadi tersangka tindak pidana," ungkapnya, kemarin.

Apabila nanti proses hukum telah selesai dan terbukti tidak bersalah, maka sudah menjadi kewenangan untuk dipulihkan statusnya dan bisa aktif kembali bekerja seperti biasa. "Kalau memang hukum selesai, dan terbukti tidak bersalah oleh pengadilan Pasal 88 ayat 2, yang bersangkutan (Sekda) dipulihkan statusnya dan aktif kembali," katanya kepada Kalteng Pos.

Menurutnya, pimpinan atau pun wali kota sebagai pembina pegawai seharusnya menonjobkan Rojikin agar bisa fokus dengan persoalan hukum."Mengikuti ketentuan itu, harusnya pejabat pembina pegawai menonjobkan sementara, agar bersangkutan lebih konsentrasi ke masalah hukum dan tidak mengganggu kinerja institusi yang dipimpinnya," harapnya.

Diungkapkannya, pemulihan status juga berada di tangan wali kota. Oleh sebab itu ia menyarankan agar bisa dicopot jabatan tersebut. "Pejabat pembina kepegawaian juga punya kewajiban memulihkan dan secara otomatis punya kewajiban mengembalikan ke posisi semula jika tidak bersalah," jelasnya.

Namun, imbuh John, bukan hal yang mudah memecat pejabat. Mengingat proses hukum pasti ditempuh dengan waktu yang lumayan lama. Sehingga, acapkali pembina pegawai akan mengangkat pejabat baru, yang dianggapnya sebagai langkah kurang bijak. “Sebelum keputusan hukum final seharusnya digunakan asas praduga tidak bersalah. Sehingga secara etis pun kita belum bisa meminta pertanggungjawabannya. Yang pasti akan mengganggu kinerja institusinya," tegasnya.

Terpisah, Anyualatha Haridison, dosen FISIP UPR juga mengutarakan hal yang senada. Dianggapnya sebagai langkah bijak, ketika Sekda bisa mengundurkan diri lantaran status ASN yang disandangnya. Demikian pula bagi pembina pegawai, bisa memberhentikan sementara jabatan Sekda Kota Palangka Raya. "Walaupun belum ada putusan secara moral dan etik harus memberanikan untuk mundur. Ada TAP MPR nomor VI/MPR/2001 dan TAP MPR nomor VIII/MPR/2001," ucapnya. (ami/abe/dar)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 11:05

Preman Pasar Ditembak

KASONGAN-Polres Katingan mengungkap kasus penganiayaan yang berujung meninggalnya Rusmin. Pria 32 tahun…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:01

Karyawan Minimarket Jadi Korban Cabul

KUALA KAPUAS-Kisah pahit dialami perempuan berinisial DM. Remaja putri berusia 18 tahun itu, menjadi…

Selasa, 21 Agustus 2018 10:42

Delapan Bulan, 27 Tewas di Jalan

PALANGKA RAYA-Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) masih terus mengintai pengguna jalan. Dalam tempo…

Selasa, 21 Agustus 2018 10:19

Palangka Raya Terancam Kabut Asap

KEBAKARAN lahan belum bisa dicegah oleh pihak terkait. Palangka Raya dikepung karhutla. Tiap hari sirene…

Senin, 20 Agustus 2018 15:26

SELAMAT ! Ketua Harian DAD Kalteng Jadi Rektor UPR

PALANGKA RAYA- Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya yang dilaksanakan Senin (20/8) telah mendapatkan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:19

Pemuda Beristri Perkosa Siswi

KUALA PEMBUANG- Bahtera rumah tangga yang baru dijalani dua bulan ternyata tidak memuaskan nafsu Nestor…

Senin, 20 Agustus 2018 10:11

Efek Miras Oplosan, Tusuk Teman dengan Pisau Belati

PULANG PISAU-Duel berdarah terjadi di Jalan Habungen, tak jauh dari Desa Tangkahen, Kecamatan Banama…

Senin, 20 Agustus 2018 10:08

Parpol Tidak Bisa Tambah Bacaleg Baru

PALANGKA RAYA-Masyarakat terus diingatkan untuk mengamati bakal calon legislatif (bacaleg) sesuai daftar…

Senin, 20 Agustus 2018 09:57

Pemadaman Karhutla di Kota Terkendala Akses Jalan Masuk Lokasi

PALANGKA RAYA-Dugaan pembakaran hutan dan lahan alias karhutla, kembali muncul di sejumlah sudut Kota…

Senin, 20 Agustus 2018 09:53

Disambar Minibus, Pengendara Tewas, Motor Hancur Berkeping-keping

PALANGKA RAYA-Masih teringat kecelakaan mengerikan yang menewaskan dua orang di Jalan Tjilik Riwut Km…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .