MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Sabtu, 10 Februari 2018 07:21
Bangunan Tiga SMK Mangkrak, Kondisinya Memprihatinkan
Kondisi bangunan SMK Kehutanan dan SMK Kelapa Sawit Kabupaten Lamandau yang ditumbuhi tanaman liar dimana belum digunakan, Jumat (9/2). //GALIH/KALTENG POS

PROKAL.CO, align="left">NANGA BULIK-Harapan masyarakat Kabupaten Lamandau agar tiga SMK, yakni SMK Negeri 1 Batang Kawa, SMK Kehutanan dan SMK Kelapa Sawit dapat operasional, tidak terwujud. Ketiga sekolah yang digadang-gadang bakal menjadi sekolah unggulan tersebut menjadi "tumbal" alias korban kebijakan pemerintah yang menarik kewenangannnya ke pemerintah provinsi (pemprov). Bangunan ketiga SMK tersebut kini mangkrak, bahkan SMK Kehutanan dan SMK Kelapa Sawit kondisinya memprihatinkan. Mantan Kasi SMK Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Lamandau Daniel membenarkan, tiga SMK tersebut tidak operasional lagi. Karena adanya peralihan kewenangan dari kabupaten kepada provinsi sejak Tahun 2016 lalu. “Kini tidak ada kegiatan, bahkan SMK Kehutanan dan Kelapa Sawit belum sama sekali dioperasionalkan. Meskipun keduanya terletak dalam satu bidang tanah,” ungkap Daniel, Jumat (9/2).

Daniel mengakui, rencana awal Bupati Lamandau Ir Marukan, keduanya djadikan sekolah unggulan apalagi potensi Kabupaten Lamandau kehutanan dan kelapa sawit, sehingga dibangun ada delapan ruangan untuk kedua sekolah tersebut. “Terdiri dari masing-masing dapatkan satu bangunan, yakni Ruangan Kegiatan Belajar (RKB), Laboratorium, Perpustakaan dan Kantor Guru. Sehingga totalnya ada delapan bangunan yang dibangun Tahun 2016,” jelasnya.

Setelah selesai dibangun, katanya ada kebijakan untuk SMA/SMK dialihkan kewenangan dari kabupaten/kota kepada provinsi. Akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau melalui Dikjar Lamandau sekitar bulan Oktober 2016 menyerahkan kepada provinsi. “Akhirnya bangunan SMK Kehutanan dan SMK Kelapa Sawit tidak digunakan, sebab semua tanggungjawab provinsi,” ucapnya.

Kini kondisi bangunan yang dibangun melalui APBD Kabupaten Lamandau Tahun 2016 ini tidak layak digunakan. Bahkan rumput dan tanaman liar sudah mengelilingi bangunan yang letaknya jauh dari pemukiman warga.

Sementara, lanjut Daniel untuk SMK Negeri 1 Batang Kawa sempat operasional Tahun 2015 dengan jumlah siswa hanya tiga dan tenaga guru ada lima, namun hanya dua Aparatur Sipil Negara (ASN). Di sekolah tersebut ada tiga Ruangan Kegiatan Belajar (RKB) dan jurusan agribisnis, tanaman serta perkebunan. “Tapi sekitar pertengahan Tahun 2015 siswanya mundur, sehingga tidak ada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), akhirnya diambil keputusan guru-guru dikembalikan ke sekolah asalnya dahulu,” beber Daniel.

Dirinya mengakui, sebenarnya keberadaan SMK sangat bagus di Kabupaten Lamandau, bahkan ada lagi usulan dibangun di Benakitan Kecamatan Batang Kawa. Namun andaikan kabupaten yang mengelola bisa dipastikan ada siswanya, tapi kalau sudah kewenangan provinsi maka butuh persiapan lagi. “Karena provinsi harus menyiapkan tenaga gurunya dan lainnya, tentunya menyangkut anggaran. Jadi persiapan matang untuk membuka kembali tiga SMK tersebut,” tutupnya.

Dampak dari peralihan kewenangan SMA/SMK sederajat dari kabupaten/kota kepada provinsi terjadi di Kabupaten Lamandau. Akibatnya tiga SMK yang berada di Bumi Bahaum Bakuba tidak dapat beroperasi dari adanya kebijakan tersebut. “Di Kabupaten Lamandau ada tujuh SMK Negeri dan tiga tidak beroperasi, karena tidak ada tenaga pendidiknya,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamandau, Meigo melalui Kasubag Penyelenggaraan Tugas Pembantuan, Nanang .

Tiga SMK Negeri tersebut, kata Nanang yaitu SMKN 1 Batang Kawa lalu SMKN Kehutanan dan SMKN Kelapa Sawit. Tidak ada tenaga pendidik, sebab adanya perpindahan dan kewenangan diserahkan ke provinsi, sehingga belum sempat dioperasionalkan. (alh/ala)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 15:24

Dua Hari, Ada Pemadaman Listrik Lamandau

NANGA BULIK -  Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Nanga Bulik akan melaksanakan pemeliharaan jaringan.…

Jumat, 16 November 2018 16:08

Truk CPO Tabrak Rumah dan Bengkel

SAMPIT - Truk tangki CPO warna kuning KH 8297 LN mengalami kecelakaan tunggal, Rabu siang (14/11). Diduga…

Rabu, 07 November 2018 09:50

Polisi Terus Buru Pelaku Penusukan

KUALA PEMBUANG - Hingga Selasa (6/11), pelaku penusukan terhadap Suladi (23) belum tertangkap. Polisi…

Rabu, 07 November 2018 09:48

Banyak Ditemukan Pelanggar Melawan Arus

SAMPIT - Operasi Zebra Telabang 2018 yang digelar Polres Kotim masih terus berjalan hingga 12 November…

Rabu, 07 November 2018 09:34

Rem Blong, Escudo Seruduk Traffic Light

SAMPIT - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Achmad Yani, tepatnya di bundaran Pemda Kotim, Sampit,…

Selasa, 06 November 2018 15:14

Kepala Dinas Meninggal Ketika Rapat BBM

SAMPIT-Berita duka dating dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kotawaringin…

Senin, 05 November 2018 09:25

PATUT DICONTOH ! Uang Urunan Anggota Komunitas untuk Membantu Korban Kebakaran

BUNTOK- Hingga Sabtu (4/8) kemarin, bantuan bagi korban kebakaran Panti Asuhan Darurrahmah, Buntok terus…

Kamis, 01 November 2018 10:19

24 Ditilang, Didominasi Anak di Bawah Umur

KUALA PEMBUANG - Hari pertama razia yang dikakukan Satuan Lalu Lintas Polres Seruyan terkait Operasi…

Kamis, 01 November 2018 10:10

Kecelakaan Selalu Merenggut Korban Jiwa

PURUK CAHU-Masih cukup tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan, memaksa aparat kepolisian untuk menggelar…

Selasa, 30 Oktober 2018 10:58

Kebanyakan Anak-anak, Bupati Minta Bantuan Dinkes Kalteng

Sudah 25 orang yang terdeteksi menderita Demam Bersarah Dengue (DBD). Semuanya merupakan warga Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .