MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Sabtu, 10 Februari 2018 07:21
Bangunan Tiga SMK Mangkrak, Kondisinya Memprihatinkan
Kondisi bangunan SMK Kehutanan dan SMK Kelapa Sawit Kabupaten Lamandau yang ditumbuhi tanaman liar dimana belum digunakan, Jumat (9/2). //GALIH/KALTENG POS

PROKAL.CO, align="left">NANGA BULIK-Harapan masyarakat Kabupaten Lamandau agar tiga SMK, yakni SMK Negeri 1 Batang Kawa, SMK Kehutanan dan SMK Kelapa Sawit dapat operasional, tidak terwujud. Ketiga sekolah yang digadang-gadang bakal menjadi sekolah unggulan tersebut menjadi "tumbal" alias korban kebijakan pemerintah yang menarik kewenangannnya ke pemerintah provinsi (pemprov). Bangunan ketiga SMK tersebut kini mangkrak, bahkan SMK Kehutanan dan SMK Kelapa Sawit kondisinya memprihatinkan. Mantan Kasi SMK Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Lamandau Daniel membenarkan, tiga SMK tersebut tidak operasional lagi. Karena adanya peralihan kewenangan dari kabupaten kepada provinsi sejak Tahun 2016 lalu. “Kini tidak ada kegiatan, bahkan SMK Kehutanan dan Kelapa Sawit belum sama sekali dioperasionalkan. Meskipun keduanya terletak dalam satu bidang tanah,” ungkap Daniel, Jumat (9/2).

Daniel mengakui, rencana awal Bupati Lamandau Ir Marukan, keduanya djadikan sekolah unggulan apalagi potensi Kabupaten Lamandau kehutanan dan kelapa sawit, sehingga dibangun ada delapan ruangan untuk kedua sekolah tersebut. “Terdiri dari masing-masing dapatkan satu bangunan, yakni Ruangan Kegiatan Belajar (RKB), Laboratorium, Perpustakaan dan Kantor Guru. Sehingga totalnya ada delapan bangunan yang dibangun Tahun 2016,” jelasnya.

Setelah selesai dibangun, katanya ada kebijakan untuk SMA/SMK dialihkan kewenangan dari kabupaten/kota kepada provinsi. Akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau melalui Dikjar Lamandau sekitar bulan Oktober 2016 menyerahkan kepada provinsi. “Akhirnya bangunan SMK Kehutanan dan SMK Kelapa Sawit tidak digunakan, sebab semua tanggungjawab provinsi,” ucapnya.

Kini kondisi bangunan yang dibangun melalui APBD Kabupaten Lamandau Tahun 2016 ini tidak layak digunakan. Bahkan rumput dan tanaman liar sudah mengelilingi bangunan yang letaknya jauh dari pemukiman warga.

Sementara, lanjut Daniel untuk SMK Negeri 1 Batang Kawa sempat operasional Tahun 2015 dengan jumlah siswa hanya tiga dan tenaga guru ada lima, namun hanya dua Aparatur Sipil Negara (ASN). Di sekolah tersebut ada tiga Ruangan Kegiatan Belajar (RKB) dan jurusan agribisnis, tanaman serta perkebunan. “Tapi sekitar pertengahan Tahun 2015 siswanya mundur, sehingga tidak ada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), akhirnya diambil keputusan guru-guru dikembalikan ke sekolah asalnya dahulu,” beber Daniel.

Dirinya mengakui, sebenarnya keberadaan SMK sangat bagus di Kabupaten Lamandau, bahkan ada lagi usulan dibangun di Benakitan Kecamatan Batang Kawa. Namun andaikan kabupaten yang mengelola bisa dipastikan ada siswanya, tapi kalau sudah kewenangan provinsi maka butuh persiapan lagi. “Karena provinsi harus menyiapkan tenaga gurunya dan lainnya, tentunya menyangkut anggaran. Jadi persiapan matang untuk membuka kembali tiga SMK tersebut,” tutupnya.

Dampak dari peralihan kewenangan SMA/SMK sederajat dari kabupaten/kota kepada provinsi terjadi di Kabupaten Lamandau. Akibatnya tiga SMK yang berada di Bumi Bahaum Bakuba tidak dapat beroperasi dari adanya kebijakan tersebut. “Di Kabupaten Lamandau ada tujuh SMK Negeri dan tiga tidak beroperasi, karena tidak ada tenaga pendidiknya,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamandau, Meigo melalui Kasubag Penyelenggaraan Tugas Pembantuan, Nanang .

Tiga SMK Negeri tersebut, kata Nanang yaitu SMKN 1 Batang Kawa lalu SMKN Kehutanan dan SMKN Kelapa Sawit. Tidak ada tenaga pendidik, sebab adanya perpindahan dan kewenangan diserahkan ke provinsi, sehingga belum sempat dioperasionalkan. (alh/ala)


BACA JUGA

Senin, 14 Mei 2018 09:30

Ciptakan Suasana Aman dan Damai saat Pilkada

MURUNG RAYA-Dalam mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Murung Raya berjalan aman dan kondusif,…

Rabu, 25 April 2018 06:27

Jaga Kesamaptaan Jasmani

BUNTOK-dimana pun bertugas, prajurit TNI dituntut memiliki kesamaptaan jasmani yang baik. Hal ini untuk…

Rabu, 25 April 2018 06:20

Kodim dan BPTP Percepat Gerakan Tanam Padi

PANGKALAN BUN- Salah satu kunci keberhasilan sistem dalam mencapai tugas pokok adalah sinergitas. Hal…

Rabu, 25 April 2018 06:15

Perkuat Sinergitas untuk Kejayaan Negeri

PALANGKA RAYA- Sinergi merupakan hal yang sangat mudah diucapkan, namun tapi terkadang sulit diterapkan.…

Rabu, 25 April 2018 06:10

BANJIR di Muara Teweh Mengkhawatirkan

MUARA TEWEH- Prajurit TNI dan Polri menunjukan jiwa kepedulian terhadap rakyat saat membantu proses…

Rabu, 25 April 2018 06:03

Fairid-Umi Adakan Pengobatan Gratis

PALANGKA RAYA- Aksi nyata untuk membantu masyarakat Kota Palangka Raya kembali dilakukan Fairid Naparin-Hj…

Rabu, 25 April 2018 05:57

Aries-Fawzi Siap Tangani ODGJ

PALANGKA RAYA-Salah satu program calon wali kota Aries Marcorius Narang dan calon wakil wali kota Habib…

Rabu, 25 April 2018 05:51

Rusli-Rogas, Dekati Warga dengan Blusukan

PALANGKA RAYA-Pasangan calon (paslon) nomor 2, H Rusliansyah-Rogas Usup (2R) kompak blusukan. Belum…

Rabu, 25 April 2018 05:46

Mencintai Keberagaman Disukai Banyak Warga

PALANGKA RAYA – Siapa yang tidak kenal dengan sosol satu ini. Tuty Dau, calon wali kota Palangka…

Rabu, 25 April 2018 05:40

Program PRO Menguntungkan Masyarakat

PURUK CAHU-Masyarakat Murung Raya (Mura) sudah mengenal luas tentang sosok Calon Bupati dan Calon Wakil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .