MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 09 Februari 2018 06:41
SEKDA KOTA RESMI TERSANGKA

Rojikinnor Mangkir dari Panggilan, Pengacara Minta Ditunda Senin

Rojikinnor

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Terjawab sudah teka-teki status yang disandang Rojikinnor. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya tersebut, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus operasi tangkap tangan (OTT) pada 20 Desember 2017. Naiknya status dari saksi menjadi tersangka terhadap mantan kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Palangka Raya oleh Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalteng itu, dilakukan seminggu yang lalu.

“Beberapa waktu yang lalu kami telah melakukan gelar perkara. Kemudian akhirnya menetapkan sekda (Rojikinnor) sebagai tersangka,” kata Dirreskrimsus Polda Kalteng Kombes Pol Sumarto kepada wartawan, Kamis (8/2).

Perwira dengan tiga melati di pundaknya itu tak menampik, bahwa pada Kamis (8/2), merupakan agenda pihaknya untuk melakukan pemeriksaan terhadap Rojikinnor sebagai tersangka. Hal ini sesuai dengan surat panggilan pertama yang dilayangkan polisi kepada Rojikinnor. Namun, melalui pengacaranya H Saiful Bahri, memberitahukan bahwa Rojikinnor berhalangan hadir untuk diperiksa sebagai tersangka.“Tentu ada alasan ketidakhadiran dalam jadwal pemeriksaan kali ini (kemarin). Namun kami berharap agar dia (Rojikinnor, red) bisa memenuhi panggilan, guna menjalani pemeriksaan lanjutan,” tambah Sumarto.

Dijelaskan Sumarto, status tersangka yang disandang Rojikinnor berkaitan dengan kasus pungutan liar (pungli) dengan barang bukti uang Rp30 juta lebih. Uang tersebut disita saat polisi melakukan OTT terhadap pegawai Bagian Keuangan Setda Kota bernama Yahya dan staf Disperkim, Penyang. Yahya dan Penyang sendiri hanya berstatus saksi dalam kasus ini.

Sementara peran Rojikinnor dalam kasus ini hingga ditetapkan sebagai tersangka, belum diungkapkan polisi. Alasannya, masih harus menunggu pemeriksaan sebagai tersangka terhadap mantan kepala Dinas Tata Kota Palangka Raya itu. “Perannya sendiri masih terus didalami, tunggu nanti pemeriksaan,” jelasnya saat berbincang dengan sejumlah awak media di Gedung Bhayangkara Polda Kalteng, kemarin.

Terkait kasus OTT di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya itu, polisi baru menetapkan satu tersangka yakni Rojikinnor. Sementara yang lainnya, yaitu Penyang dan Yahya masih berstatus sebagai saksi. Begitu juga dengan Wali Kota HM Riban Satia yang sempat diperiksa di Mapolda Kalteng, baru sebatas sebagai saksi juga.

Rojikinnor sendiri dipastikan mangkir dari panggilan pertama dengan status tersangka kemarin. Hal itu dipastikan penasihat hukumnya, H Saiful Bahri. Kepada wartawan saat menuju halaman parkir dan berniat meninggalkan Mapolda Kalteng, Saiful Bahri mengatakan, kliennya belum bisa hadir karena ada halangan. Namun Saiful memastikan, Rojikinnor dipanggil dengan status tersangka. “Ya, (Rojikinnor) dipanggil sebagai tersangka,” ungkapnya.

Didampingi rekannya Masrupaini, Saiful mengatakan, kliennya tak hadir karena ada urusan pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan. Pihaknya meminta kepada polisi agar Rojikinnor diperiksa Senin (12/2) depan. “Bukan (mangkir, red), tapi meminta untuk penundaan. Mengerjakan urusan kedinasan,” katanya. Namun Saiful enggan berbicara banyak terkait kasus yang menjerat kliennya setelah OTT Desember tahun lalu tersebut.

Sementara Wali Kota Palangka Raya Riban Satia menegaskan, terkait naiknya status tersangka kepada Sekda Rojikinnor, pemko tidak akan ikut campur tangan. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke penyidik, dan untuk sementara tak akan ada pergantian sekda sampai proses terhadap Rojikinnor selesai pada putusan di tingkat pengadilan. “Belum ada pergantian, karena itukan baru menjadi tersangka saja. Belum ada ketetapan atau inkracht yang berkekuatan hukum tetap,” ujar Riban kepada Kalteng Pos, saat ditemui di permukiman penduduk, Jalan Mendawai, Kamis (8/2).

Riban juga mengaku, seperti halnya dia yang juga pernah dipanggil dan diperiksa di Polda Kalteng terkait kasus yang sama. Dia akan tetap mengikuti prosedur hukum yang ada.  “Kan sudah saya katakan untuk tetap mengikut proses hukumnya, karena saya juga pernah diminta keterangan pula mengenai kasus tersebut,” jelasnya.

Dalam kegiatan Pemko Palangka Raya saat meninjau dan rapat dengan semua kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di kawasan Mendawai yang dipimpin Wali Kota Riban Satia, Rojikinnor juga tak tampak hadir dalam kegiatan itu.

Seperti diketahui, kasus OTT tersebut terjadi pada 20 Desember 2017. Dalam operasi tangkap tangan itu, polisi mengamankan bendahara keuangan setda Kota Palangka Raya dan honorer Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Palangka Raya. (nue/ari/ram/ens/dar)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 15:26

SELAMAT ! Ketua Harian DAD Kalteng Jadi Rektor UPR

PALANGKA RAYA- Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya yang dilaksanakan Senin (20/8) telah mendapatkan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:19

Pemuda Beristri Perkosa Siswi

KUALA PEMBUANG- Bahtera rumah tangga yang baru dijalani dua bulan ternyata tidak memuaskan nafsu Nestor…

Senin, 20 Agustus 2018 10:11

Efek Miras Oplosan, Tusuk Teman dengan Pisau Belati

PULANG PISAU-Duel berdarah terjadi di Jalan Habungen, tak jauh dari Desa Tangkahen, Kecamatan Banama…

Senin, 20 Agustus 2018 10:08

Parpol Tidak Bisa Tambah Bacaleg Baru

PALANGKA RAYA-Masyarakat terus diingatkan untuk mengamati bakal calon legislatif (bacaleg) sesuai daftar…

Senin, 20 Agustus 2018 09:57

Pemadaman Karhutla di Kota Terkendala Akses Jalan Masuk Lokasi

PALANGKA RAYA-Dugaan pembakaran hutan dan lahan alias karhutla, kembali muncul di sejumlah sudut Kota…

Senin, 20 Agustus 2018 09:53

Disambar Minibus, Pengendara Tewas, Motor Hancur Berkeping-keping

PALANGKA RAYA-Masih teringat kecelakaan mengerikan yang menewaskan dua orang di Jalan Tjilik Riwut Km…

Senin, 20 Agustus 2018 09:47

Hari Ini Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya

PALANGKA RAYA-Lama tak terdengar, akhirnya pemilihan rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:46

Teman Mengapung di Air, Dibangunkan Ternyata Sudah Tak Bernyawa

PALANGKA RAYA-Beny, ditemukan tewas mengapung di parit, tak jauh dari bahu Jalan Tjilik Riwut Km 22,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:41

Melanjutkan Perjuangan Pahlawan

PALANGKA RAYA-Upacara memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar di Lapangan Sanaman…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:44
Ketika HUT ke-11 DAD Kalteng Bersamaan dengan HUT ke-73 RI

Penggerak Keberlangsungan Bumi Tambun Bungai

Momentum Hari Kemerdekaan RI dan Hari Jadi DAD Kalteng, bersamaan. Diperingati sederhana. Penuh makna.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .