MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 06 Februari 2018 09:56
Saksi Ahli Tidak Hadir Sidang 4 ASN Kobar
Terdakwa Mila Karmila (pakai kerudung) dalam persidangan di PN Pangkalan Bun, kemarin siang (5/2). //HUSRIN A LATIF/KALTENG POS

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Sidang lanjutan kasus sengketa lahan antara Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) melawan ahli waris Brata Ruswanda semakin menarik. Apakah tanah yang berada di Jalan Padat Karya tersebut milik pemerintah atau ahli waris? titik terang terkait siapa pemiliknya semakin menarik untuk dinantikan. Sidang yang menjerat empat Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut yakni Rosihan Pribadi, Ahmad Yadi, Lukmansyah dan Mila Karmila tersebut, agendanya adalah mendengarkan keterangan dari saksi ahli. Namun, saksi ahli Prof Edward Omar Sharif Hiarief tidak hadir dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim AA Gede Agung Parnata di Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Bun, kemarin (5/2).

Padahal, keterangan dari ahli hukum pidana yang pernah memberikan kesaksian dalam sidang kasus kopi Jessica tersebut sangat dinantikan. Namun, karena tidak datang, akhirnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya membacakan keterangan dari saksi Ahli tersebut.

JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kobar Wida Sinulingga membacakan beberapa lembar keterangan yang disampaikan oleh saksi ahli Prof Edward, salah satu keterangan dari Prof Edward menyebutkan bahwa, kesalahan tidak pada pengurus aset atau yang memasukan asset itu sebagai asset pemkab.“Jadi kesalahan tidak pada yang menginput aset tersebut, melainkan kepada  orang yang memerintahkan untuk memasukan asset tersebut, dalam hal ini Bupati Kotawaringin Barat, karena yang dilakukan oleh pengurus asset tersebut adalah melaksanakan apa yang diperintahkan kepadanya, artinya pegawai pengurus asset di kantor tersebut dapat dikualifikasikan hanya melaksanakan perintah,” terangnya.

Sementara salah satu terdakwa Mila Karmila menyebut, sejak 1994 sebelum dirinya bertugas di Dinas Pertanian dan Peternakan Kobar, asset berupa lahan yang ada di Jalan Padat Karya, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel) tersebut sudah masuk atau telah tercantum ke dalam Kartu Invetaris Barang (KIB) sebagai asset Pemkab Kobar. “Sebelum memasukan asset ke aplikasi, kami diberikan Diklat,kemudian pada 2012 kami dapat surat untuk  mengimput data tersebut ke aplikasi (aplikasi Sistem Informasi Barang Daerah-SIMBADA). Kalau tidak dimasukan, maka akan jadi permasalahan,” tegas Mila Karmila. (ala/dar)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 11:43

Untuk CSR, PT MUTU Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

PALANGKA RAYA- Untuktanggungjawabsosialperusahaanatau Corporate Social Responsibility (CSR) jugasudahdilaksanakanoleh…

Jumat, 23 Februari 2018 11:41

KEREN…! Serapan Tenaga Kerja Lokal PT MUTU Capai 70 Persen

PALANGKA RAYA- Manajemen PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) berkunjung ke Gedung Biru KaltengPos, Kamis…

Jumat, 23 Februari 2018 09:46

Berkedok Jual Air Isi Ulang, Ternyata Jual Arak Putih

PANGKALAN BUN-Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kotawaringin…

Jumat, 23 Februari 2018 09:09

Mendadak Hilang saat Membersihkan Ikan, Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SAMPIT-Warga Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga mendadak gempar. Seorang warga bernama Sri…

Jumat, 23 Februari 2018 09:03

Wujudkan Kesadaran, Jangan Membakar Lahan

SUKAMARA – Jajaran kepolisian terus melakukan patroli dan memberikan himbauan kepada masyarakat…

Jumat, 23 Februari 2018 08:55
Setahun Jaring 23 Perokok di Perkantoran dan Pasar

Masih Ada Oknum yang Merokok Sembarangan

NANGA BULIK-Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lamandau nomor 22 Tahun 2015 tentang Kawasan…

Jumat, 23 Februari 2018 08:51

Gaji Honor dan Pegawai Dilakukan dengan Transaksi Non Tunai

NANGA BULIK-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lamandau tindaklanjut dari kebijakan…

Jumat, 23 Februari 2018 07:41
Pemkab Seruyan

Steril Oke, Ternyata Masih Ditemukan Senpi yang Masih Kotor

HANAU- Untuk memastikan kelayakan dan konsidinya masih maksimal Jajaran Polsek Hanau melakukan pemeriksaan…

Jumat, 23 Februari 2018 07:34
Pemkab Seruyan

Perhatian Keluarga Menjadi Obat Paling Mujarab

KUALA PEMBUANG –Hingga saat ini data yang ada di Dinas Sosial Seruyan diketahui sebanyak 99 orang…

Jumat, 23 Februari 2018 07:23

Tidak Hanya Infrastruktur, Fairid-Umi Juga Fokus Drainase Perkotaan

PALANGKA RAYA-Kondisi beberapa jalan di Kota Palangka Raya banyak yang perlu sentuhan pembangunan. Lantaran,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .