MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 06 Februari 2018 09:12
DIDUGA DENDAM ! Bos Sawit Dibunuh Dulu Baru Dibakar

PROKAL.CO, SAMPIT-Polisi terus menyelidiki kasus pembunuhan disertai pembakaran mobil pikap Gran Max B 9792 GAC, yang menewaskan seorang pimpinan perusahaan kelapa sawit, Himawan Barnada Chandra Sani Putra (47) beserta stafnya, Sumiati (35), di Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotim, Sabtu (3/2) lalu. Hingga Senin (5/2), kurang lebih 11 orang termasuk rekan korban, sudah dimintai keterangan oleh kepolisian. Namun belum terungkap siapa pelakunya.

Dugaan sementara karena dendam sehingga korban dibunuh dulu baru dibakar mobilnya. Karena di tubuh korban Sumiati ditemukan sejumlah luka tusukan benda tajam. Jenazah Sumiati juga ditemukan masih utuh dalam parit berair sekitar 50-100 meter dari mobil pikap yang dibakar beserta mayat Himawan di dalamnya. Jenazah Himawan sendiri sulit dikenali karena hangus terbakar bersama mobilnya. Peristiwa itu terjadi dalam areal kebun sawit Blok CO, Jalan Poros Bumi Hutan Lestari (BHL).

Informasi yang diperoleh Kalteng Pos, pada Jumat pagi (2/2) Himawan dan Sumiati berangkat dari kamp perusahaan menuju Sampit untuk mengambil uang di salah satu bank di Kota Sampit. Pada Sabtu siang (3/2) balik ke kamp sawit. Saat balik dari Sampit itu, diduga korban membawa uang dalam jumlah banyak. Saat itu Sumiati sempat mengabari kepada anaknya, jika ia sudah tiba di dekat portal perusahaan.

Namun setelah itu, korban tak bisa dihubungi lagi hingga malam harinya pukul 19.00 WIB. Keluarganya pun langsung melapor ke kepolisian. Keesokan harinya, Minggu pagi (4/2) dilakukan pencarian hingga menemukan jenazah korban di areal perkebunan sawit. 

Diduga Himawan dan Sumiati adalah korban perampokan. Namun ada juga dugaan bahwa korban dibunuh karena pelakunya sakit hati atau dendam lama.“Dia (korban) itu ingin membayar gaji karyawannya, jadi ia ke Sampit untuk mengambil uang di salah satu bank untuk dibayar ke karyawannya berjumlah tujuh orang,” kata Kasatreskrim Polres Kotim AKP Samsul Bahri, Senin (5/2).

Jenazah dua korban itu pun dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk menjalani visum dan autopsi, agar bisa mengungkap penyebab kematiannya. “Diduga korban pembunuhan, karena ada luka tusukan di tubuh korban perempuan, ada beberapa tusukan di tubuh korban perempuan,” tambah Samsul Bahri.

Diduga, pelaku lebih dulu membunuh Himawan dalam mobil dan selanjutnya dibakar. Sementara, korban Sumiati sempat melawan dan berusaha lari menyelamatkan diri. Tapi dikejar pelaku dan dibunuh hingga dibuang ke parit berair dalam areal perkebunan sawit. “Ada perlawanan, karena di siku sebelah kiri perempuan (Sumiati) tersebut ditemukan bekas robekan sayatan, tanda bahwa dia sempat melakukan perlawanan dengan cara menangkis,” ungkapnya.

Untuk membantu mengungkap kasus ini, Polres Kotim melibatkan Tim Labfor dari Surabaya. “Masih belum bisa pastikan pelakunya, tapi ada yang kami curigai,” akuinya. (*ais/ens/dar)

Kronologis Kejadian:

  1. Jumat (2/2), Himawan Barnada Chandra dan Sumiati berangkat dari Kamp Perusahaan Sawit menuju Sampit. Keduanya bermalam di Sampit.
  2. Sabtu (3/2), balik ke Kamp Perusahaan Sawit mengendarai pikap B  9792 GAC.
  3. Sabtu (3/2) pukul 13.00 WIB sempat berkomunikasi dengan keluarga, mengabarkan sudah berada dekat portal perusahaan.
  4. Sabtu (3/3) pukul 14.00 WIB, tak bisa dihubungi keluarga lagi
  5. Sabtu (3/2) pukul 19.00 WIB, keluarga lapor polisi.
  6. Minggu (4/2) pagi, polisi bersama warga menemukan jenazah Himawan dalam mobil pikap B 9792 GAC yang hangus terbakar. Sementara jenazah Sumiati ditemukan sekitar 50-100 meter dari mobil yang hangus terbakar.
  7. Ada dua kemungkinan, diduga pelaku ikut menumpang bersama korban di mobil pikap, atau mobil korban dihadang di tengah jalan lalu pelaku membunuh korban dan dibakar mobilnya.
  8. Motifnya diduga pelaku mau merampok korban
  9. Motif lain, diduga pelaku sakit hati dan dendam terhadap korban, sehingga tega menghabisi nyawa Himawan dan Sumiati. (*)
loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 09:50

JEDERRRR..!! Asik Berteduh saat Mancing, Tiga Orang Tewas

KUALA PEMBUANG- Hujan yang terjadi beberapa hari ini diwilayah Kuala…

Minggu, 20 Januari 2019 09:48

Wanita Terberat di Kalteng Sudah Bisa Telentang

Titi Wati (37) perempuan yang memiliki berat badan 220 kg…

Minggu, 20 Januari 2019 09:45

Titi Wati Obesitas Bukan karena Kebanyakan Minum Es, Tapi Karena...

 Kasus obesitas yang dialami Titi Wati, 37, wanita tergemuk di…

Kamis, 17 Januari 2019 11:24

7 Februari 2019, Bandara Baru se-Indonesia Diresmikan di Bandara Tjilik Riwut

TERMINAL baru Bandara Tjilik Riwut (PKY) segera diresmikan. Menariknya, Sekda…

Kamis, 17 Januari 2019 11:22

MANTULL...!!! Obat Tradisional Kalteng Berlabel BPOM

PALANGKA RAYA-Kabar gembira kembali diterima masyarakat yang mengelola sumber daya…

Kamis, 17 Januari 2019 11:21

Karena Hal Memalukan Ini, PNS Pensiun tanpa Pensiunan

PALANGKA RAYA-Sejumlah oknum aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat kasus…

Kamis, 17 Januari 2019 11:19

Pemberhentian Sekda Palangkaraya Menunggu Ini

MENYUSUL kebijakan pemerintah pusat dan instruksi memberhentikan sekda Kota Palangka…

Kamis, 17 Januari 2019 11:17

Gara-Gara Ini, Anggota Satpol PP Nyaris Digebuki warga

PALANGKA RAYA-Anggota Satpol PP Kota Palangka Raya nyaris adu jotos…

Kamis, 10 Januari 2019 10:40
Skandal Pernikahan Anggota DPRD Kalteng

Nikah dengan Suami Orang, Istri Sudah Lapor ke Polisi

PALANGKA RAYA-Kabar kurang sedap berembus terkait Anggota Dewan Perwakilan Rakyat…

Kamis, 10 Januari 2019 10:35

Partai Bilang, Mustahil Kampanye Gratis

PALANGKA RAYA- Waktu kampanye masih panjang. KPU Kalteng sudah memfasilitasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*