MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 06 Februari 2018 09:12
DIDUGA DENDAM ! Bos Sawit Dibunuh Dulu Baru Dibakar

PROKAL.CO, SAMPIT-Polisi terus menyelidiki kasus pembunuhan disertai pembakaran mobil pikap Gran Max B 9792 GAC, yang menewaskan seorang pimpinan perusahaan kelapa sawit, Himawan Barnada Chandra Sani Putra (47) beserta stafnya, Sumiati (35), di Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotim, Sabtu (3/2) lalu. Hingga Senin (5/2), kurang lebih 11 orang termasuk rekan korban, sudah dimintai keterangan oleh kepolisian. Namun belum terungkap siapa pelakunya.

Dugaan sementara karena dendam sehingga korban dibunuh dulu baru dibakar mobilnya. Karena di tubuh korban Sumiati ditemukan sejumlah luka tusukan benda tajam. Jenazah Sumiati juga ditemukan masih utuh dalam parit berair sekitar 50-100 meter dari mobil pikap yang dibakar beserta mayat Himawan di dalamnya. Jenazah Himawan sendiri sulit dikenali karena hangus terbakar bersama mobilnya. Peristiwa itu terjadi dalam areal kebun sawit Blok CO, Jalan Poros Bumi Hutan Lestari (BHL).

Informasi yang diperoleh Kalteng Pos, pada Jumat pagi (2/2) Himawan dan Sumiati berangkat dari kamp perusahaan menuju Sampit untuk mengambil uang di salah satu bank di Kota Sampit. Pada Sabtu siang (3/2) balik ke kamp sawit. Saat balik dari Sampit itu, diduga korban membawa uang dalam jumlah banyak. Saat itu Sumiati sempat mengabari kepada anaknya, jika ia sudah tiba di dekat portal perusahaan.

Namun setelah itu, korban tak bisa dihubungi lagi hingga malam harinya pukul 19.00 WIB. Keluarganya pun langsung melapor ke kepolisian. Keesokan harinya, Minggu pagi (4/2) dilakukan pencarian hingga menemukan jenazah korban di areal perkebunan sawit. 

Diduga Himawan dan Sumiati adalah korban perampokan. Namun ada juga dugaan bahwa korban dibunuh karena pelakunya sakit hati atau dendam lama.“Dia (korban) itu ingin membayar gaji karyawannya, jadi ia ke Sampit untuk mengambil uang di salah satu bank untuk dibayar ke karyawannya berjumlah tujuh orang,” kata Kasatreskrim Polres Kotim AKP Samsul Bahri, Senin (5/2).

Jenazah dua korban itu pun dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk menjalani visum dan autopsi, agar bisa mengungkap penyebab kematiannya. “Diduga korban pembunuhan, karena ada luka tusukan di tubuh korban perempuan, ada beberapa tusukan di tubuh korban perempuan,” tambah Samsul Bahri.

Diduga, pelaku lebih dulu membunuh Himawan dalam mobil dan selanjutnya dibakar. Sementara, korban Sumiati sempat melawan dan berusaha lari menyelamatkan diri. Tapi dikejar pelaku dan dibunuh hingga dibuang ke parit berair dalam areal perkebunan sawit. “Ada perlawanan, karena di siku sebelah kiri perempuan (Sumiati) tersebut ditemukan bekas robekan sayatan, tanda bahwa dia sempat melakukan perlawanan dengan cara menangkis,” ungkapnya.

Untuk membantu mengungkap kasus ini, Polres Kotim melibatkan Tim Labfor dari Surabaya. “Masih belum bisa pastikan pelakunya, tapi ada yang kami curigai,” akuinya. (*ais/ens/dar)

Kronologis Kejadian:

  1. Jumat (2/2), Himawan Barnada Chandra dan Sumiati berangkat dari Kamp Perusahaan Sawit menuju Sampit. Keduanya bermalam di Sampit.
  2. Sabtu (3/2), balik ke Kamp Perusahaan Sawit mengendarai pikap B  9792 GAC.
  3. Sabtu (3/2) pukul 13.00 WIB sempat berkomunikasi dengan keluarga, mengabarkan sudah berada dekat portal perusahaan.
  4. Sabtu (3/3) pukul 14.00 WIB, tak bisa dihubungi keluarga lagi
  5. Sabtu (3/2) pukul 19.00 WIB, keluarga lapor polisi.
  6. Minggu (4/2) pagi, polisi bersama warga menemukan jenazah Himawan dalam mobil pikap B 9792 GAC yang hangus terbakar. Sementara jenazah Sumiati ditemukan sekitar 50-100 meter dari mobil yang hangus terbakar.
  7. Ada dua kemungkinan, diduga pelaku ikut menumpang bersama korban di mobil pikap, atau mobil korban dihadang di tengah jalan lalu pelaku membunuh korban dan dibakar mobilnya.
  8. Motifnya diduga pelaku mau merampok korban
  9. Motif lain, diduga pelaku sakit hati dan dendam terhadap korban, sehingga tega menghabisi nyawa Himawan dan Sumiati. (*)
loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 April 2019 13:30

Penggiat Lingkungan Desak Perusahaan Pemilik Tongkang Ditindak

Insiden tertabraknya tiang pancang pembangunan Jembatan Tumbang Samba di Kecamatan…

Selasa, 16 April 2019 10:28

BRAKKKK...!! Tongkang Hantam Jembatan Belum Jadi, Begini Kondisinya

KASONGAN–Sebuah tongkang bermuatan kayu log milik perusahaan HPH PT Dwima…

Selasa, 16 April 2019 10:25

Motor Tabrakan Dahsyat, Satu Tewas

PALANGKA RAYA- Adu kuat dua kuda besi di Jalan Tingang…

Selasa, 16 April 2019 10:23

NGERI..!! Pakai Tombak dan Parang, Mertua dan Temannya Bunuh Menantu

AKSI kejahatan yang mengakibatkan nyawa melayang tak terhindarkan. Di Sepang,…

Selasa, 16 April 2019 10:21

BUAT CALEG, INGAT YA..!! Suara Banyak, Belum Tentu Terpilih, Begini Hitung-Hitungannya....

PEMILIHAN Umum (Pemilu) 2019 akan memasuki babak akhir. Besok, 17…

Senin, 15 April 2019 11:19

Bahan Melimpah, Harga Rotan Murah

PALANGKA RAYA-Dalam lawatannya ke Palangka Raya, Menteri Perdagangan (Mendag) RI…

Minggu, 14 April 2019 13:41

3 Bulan Pascaoperasi, Apa Kabar Terbaru Wanita Tergemuk di Kalteng Itu..??

Pihak RSUD dr Doris Sylvanus kembali menimbang berat badan Titi…

Minggu, 14 April 2019 13:39

Pedagang Ngeluh Harga Bawang Mahal, Ini Kata Mendag

PALANGKA RAYA - Para pedagang keluhkan naiknya harga bawang kepada Menteri…

Minggu, 14 April 2019 13:35

MANTAP..!! Anak Perbatasan Resmi Jadi Prajurit TNI

PALANGKA RAYA - Salah satu bukti dari realisasi  kebijakan TNI…

Minggu, 14 April 2019 13:33

NJIRRR...!! Dua Anak Gadis Digituin, Lokasinya di Ruang Tamu

PALANGKA RAYA-Dua anak gadis, M (14) dan R (13), menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*