MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

SERBA SERBI

Senin, 05 Februari 2018 12:42
Pentingnya Menyiapkan Generasi yang Kuat

Fatayat NU Gelar Pengajian di Pulang Pisau

Fatayat NU Pulang Pisau menggelar pengajian bagi majelis taklim di Masjid Agung Pulang Pisau, Selasa (30/1). Kegiatan itu dihadiri ratusan jemaah.// FATAYAT NU FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat secara batin juga sehat fisiknya bukan hanya tanggungjawab kaum ibu-ibu, melainkan tanggungjawab bersama. Hal ini Ustazah Hj Dewi Ani dari Jakarta, dalam kegiatan pengajian dan salawat grup di Masjid Agung Pulang Pisau, Selasa (30/1).

Pengajian ini dihadiri kurang lebih 500 orang peserta yang mewakili 28 majlis taklim yang ada di Pulang Pisau dan masing-masing majelis taklim mengutus 20 orang peserta. Peserta didominasi kaum ibu-ibu anggota pengajian berjumlah kurang lebih  sekitar 450 orang dan peserta laki-laki sebanyak 50 orang.

Ustazah Hj Dewi Ani dalam tauziahnya menekankan bahwa pentinngnya menyiapkan generasi beraklakulkarimah dan tidak stating, lemah fisik dan mentalnya.  Menyiapkan generasi yang kuat itu dianjurkan dalam Islam.

 “Bahkan dilarang meninggalkan generasi yang lemah. Lemah fisiknya dan mentalnya, oleh karena itu ibu hamil harus makan makanan yang bergizi seimbang dan tinggi protein,” kataUstazah Ani yang merupakan Daiyah LDNU dan juga ustazah tetap di Masjid Istiqlal Jakarta yang menyampaikan materi tentang Upaya NU dalam Pencegahan Stanting, kepada Kalteng Pos, Jumat (2/2).

Lebih jauh Usatazah Ani menyebut penanganan stanting melalui pemenuhan gizi anak-anak mulai dari kehamilan sampai anak berusia 2 tahun dan bahkan anak remaja juga sangat penting untuk diperhatikan persolan gizinya.

Anak yang nutrisi dan gizinya tidak terpenuhi mulai dari masa kehamilan sampai 2 tahun, akan berdampak pada perkembangam fisik dan otaknya. Ada anak-anak yang sering sakit-sakitan ada yang kurang cerdas dan lambat pertumbuhanya hal ini juga disebabkan kurangnya asupan makanan yg bergizi atau makanan yg baik.

Di sisi lain, Ketua Fatayat NU Pulang Pisau Irma menegaskan betapa pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pencegahan stanting, terutama ibu-ibu yang tergabung di dalam mejlis taklim. “Kami ucapkan terima kasih banyak atas kehadiran para jamaah pengajian sehingga diharapkan sosialisasi dan penangan tentang stanting ini dapat kita lakukan bersama-sama,”ucap Irma.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Fatayat NU Kalteng Hj Saidah Suryani mengatakan menyampaikan apa itu stanting.

“Masyarakat kita selama ini belum memahami persoalan stanting itu sendiri, ini tercermin dari jawaban peserta ketiga ditanya apa yg disebut dengan stanting, semua yang menjawab  bahwa stanting itu adalah orang bertubuh pendek atau cebol,” kata Saidah.

Sementara, Koordinator Program Kampanye Gizi Nasional Cegah Stanting Pengurus Pusat Fatayat NU, Umi Wahyuni, S.Pd.I, M. M

Berharap masyarakat bisa lebih memahami ajaran Islam yang mulia yang mengajarkan menyiapkan generasi yang kuat berakhlak. “Pentingnya menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat secara batin juga sehat fisiknya dan ini tugas kita semua. Secara Islami anak-anak mulai dalam kandungan kita doakan agar menjadi anak yg sholeh dan sholehah kita perdengarkan ayat-ayat suci Al Qur'an.

“Berkumpulnya kita dalam pengajian ini adalah untuk berbagi pengetahuan dan untuk memahami kondisi yang ada disekitar kita,” ucapnya. (end/b4/ram/iha)


BACA JUGA

Kamis, 24 Oktober 2013 16:01

SMAN 1 Muara Teweh Jadi Tuan Rumah

<div> <div><strong>MUARA TEWEH</strong> &ndash; SMAN 1 Muara Teweh akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*