MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 02 Februari 2018 20:03
Ketika Makanan Berkurang, Beruang Masuk Permukiman
Seekor beruang madu jantan tengah bersembunyi di semak-semak dekat permukiman warga di Jalan Tjilik Riwut Km 11 Palangka Raya, Kamis (1/2).(DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SEKILAS bentuknya lucu, karena ditutupi bulu hitam dengan corak keemasan. Tetapi untuk menangkapnya perlu perangkap, karena beruang madu jantan yang satu ini, selain buas juga dianggap liar dan dikhawatirkan bias menyerang warga.

Warga Jalan Tjilik Riwut Km 11 Palangka Raya tiba-tiba gempar. Seekor beruang madu memanjat pohon sekitar pekarangan rumah warga, membuat warga ketakutan untuk keluar rumah, Kamis (1/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut penuturan warga sekitar, Dimas, pertama kali beruang tersebut terlihat memanjat pohon di area pekarangan rumah warga yang banyak ditumbuhi semak belukar. “Orang rumah bilang ada beruang di atas pohon. Lalu saya lihat, ternyata benar,” ungkap Dimas kepada Kalteng Pos.

Hewan bernama latin Helarctos Malayanus itu langsung dilaporkan warga ke petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, untuk segera ditangkap dan dikembalikan ke habitatnya. Meski terlihat biasa saja, hewan berbulu hitam dan corak warna emas di dada itu, harus dijebak dengan perangkap dan umpan buah nanas.

Tim BKSDA memasang jebakan di dekat gudang milik warga untuk memancing beruang keluar dari semak-semak, masuk ke perangkap untuk diamankan agar tidak mengganggu warga beraktivitas.

“Setelah dapat informasi kami langsung memasang jebakan. Dari mana asal beruang tersebut kami, hanya memastikan dia dalam keadaan lapar, tersesat hingga masuk ke permukiman warga,” ujar polisi hutan, Nurwahid Wahyudi usai memasang perangkap.

Petugas belum bisa menangkap hewan yang tergolong buas itu hingga pukul 13.00 WIB. Beberapa kali keluar semak-semak, namun masuk lagi di rimbunan pepohonan. Sehingga menyulitkan anggota untuk menjebak masuk ke perangkap.

“Kalau sudah tertangkap kami akan segera mengevakuasi dan menyerahkan ke BKSDA Kalteng, karena mereka mempunyai wewenang untuk penanganan lebih lanjut,” kata Nurwahid.

Dia menjelaskan, mengenai habitat aslinya, pihaknya belum bisa memastikannya. Penyebab beruang jantan itu tersesat ke permukiman warga, kuat dugaan satwa yang dilindungi tersebut tersesat saat mencari makan.

“Wilayah beruang mencari makan sangat luas, apalagi makanan beruang itu bermacam-macam, dari buah hingga serangga hutan. Kami lihat sendiri area permukiman juga potensial untuk dia mencari makan hingga akhirnya tersesat,” bebernya.

Penyebab beruang masuk permukiman warga, apakah adanya kerusakan habitat asli satwa tersebut hingga mencari makan dekat permukiman warga, pihaknya juga belum bisa memastikannya. “Nanti kami akan lakukan pengecekan, apakah habitatnya rusak hingga membuat satwa tersebut hingga mencari makan di area permukiman bahkan dekat dengan jalan lintas kabupaten,” tutupnya. (*/denar/jun/c3)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:30
Mengikuti Sidang Tipikor Mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin

Terdakwa dan Saksi Saling Membantah

Kepada para saksi yang dihadirkan, sang hakim bertanya: “Apakah blanko…

Kamis, 06 Desember 2018 14:58
BPOM Turun Tangan, Ratusan Obat dan Kosmetik Disita

Pedagang Mengaku Tak Tahu, Asli Atau Palsu

Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhati-hati saat membeli atau memakai…

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun,…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka,…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .