MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 02 Februari 2018 20:03
Ketika Makanan Berkurang, Beruang Masuk Permukiman
Seekor beruang madu jantan tengah bersembunyi di semak-semak dekat permukiman warga di Jalan Tjilik Riwut Km 11 Palangka Raya, Kamis (1/2).(DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SEKILAS bentuknya lucu, karena ditutupi bulu hitam dengan corak keemasan. Tetapi untuk menangkapnya perlu perangkap, karena beruang madu jantan yang satu ini, selain buas juga dianggap liar dan dikhawatirkan bias menyerang warga.

Warga Jalan Tjilik Riwut Km 11 Palangka Raya tiba-tiba gempar. Seekor beruang madu memanjat pohon sekitar pekarangan rumah warga, membuat warga ketakutan untuk keluar rumah, Kamis (1/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut penuturan warga sekitar, Dimas, pertama kali beruang tersebut terlihat memanjat pohon di area pekarangan rumah warga yang banyak ditumbuhi semak belukar. “Orang rumah bilang ada beruang di atas pohon. Lalu saya lihat, ternyata benar,” ungkap Dimas kepada Kalteng Pos.

Hewan bernama latin Helarctos Malayanus itu langsung dilaporkan warga ke petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, untuk segera ditangkap dan dikembalikan ke habitatnya. Meski terlihat biasa saja, hewan berbulu hitam dan corak warna emas di dada itu, harus dijebak dengan perangkap dan umpan buah nanas.

Tim BKSDA memasang jebakan di dekat gudang milik warga untuk memancing beruang keluar dari semak-semak, masuk ke perangkap untuk diamankan agar tidak mengganggu warga beraktivitas.

“Setelah dapat informasi kami langsung memasang jebakan. Dari mana asal beruang tersebut kami, hanya memastikan dia dalam keadaan lapar, tersesat hingga masuk ke permukiman warga,” ujar polisi hutan, Nurwahid Wahyudi usai memasang perangkap.

Petugas belum bisa menangkap hewan yang tergolong buas itu hingga pukul 13.00 WIB. Beberapa kali keluar semak-semak, namun masuk lagi di rimbunan pepohonan. Sehingga menyulitkan anggota untuk menjebak masuk ke perangkap.

“Kalau sudah tertangkap kami akan segera mengevakuasi dan menyerahkan ke BKSDA Kalteng, karena mereka mempunyai wewenang untuk penanganan lebih lanjut,” kata Nurwahid.

Dia menjelaskan, mengenai habitat aslinya, pihaknya belum bisa memastikannya. Penyebab beruang jantan itu tersesat ke permukiman warga, kuat dugaan satwa yang dilindungi tersebut tersesat saat mencari makan.

“Wilayah beruang mencari makan sangat luas, apalagi makanan beruang itu bermacam-macam, dari buah hingga serangga hutan. Kami lihat sendiri area permukiman juga potensial untuk dia mencari makan hingga akhirnya tersesat,” bebernya.

Penyebab beruang masuk permukiman warga, apakah adanya kerusakan habitat asli satwa tersebut hingga mencari makan dekat permukiman warga, pihaknya juga belum bisa memastikannya. “Nanti kami akan lakukan pengecekan, apakah habitatnya rusak hingga membuat satwa tersebut hingga mencari makan di area permukiman bahkan dekat dengan jalan lintas kabupaten,” tutupnya. (*/denar/jun/c3)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .