MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 02 Februari 2018 20:03
Ketika Makanan Berkurang, Beruang Masuk Permukiman
Seekor beruang madu jantan tengah bersembunyi di semak-semak dekat permukiman warga di Jalan Tjilik Riwut Km 11 Palangka Raya, Kamis (1/2).(DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SEKILAS bentuknya lucu, karena ditutupi bulu hitam dengan corak keemasan. Tetapi untuk menangkapnya perlu perangkap, karena beruang madu jantan yang satu ini, selain buas juga dianggap liar dan dikhawatirkan bias menyerang warga.

Warga Jalan Tjilik Riwut Km 11 Palangka Raya tiba-tiba gempar. Seekor beruang madu memanjat pohon sekitar pekarangan rumah warga, membuat warga ketakutan untuk keluar rumah, Kamis (1/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut penuturan warga sekitar, Dimas, pertama kali beruang tersebut terlihat memanjat pohon di area pekarangan rumah warga yang banyak ditumbuhi semak belukar. “Orang rumah bilang ada beruang di atas pohon. Lalu saya lihat, ternyata benar,” ungkap Dimas kepada Kalteng Pos.

Hewan bernama latin Helarctos Malayanus itu langsung dilaporkan warga ke petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, untuk segera ditangkap dan dikembalikan ke habitatnya. Meski terlihat biasa saja, hewan berbulu hitam dan corak warna emas di dada itu, harus dijebak dengan perangkap dan umpan buah nanas.

Tim BKSDA memasang jebakan di dekat gudang milik warga untuk memancing beruang keluar dari semak-semak, masuk ke perangkap untuk diamankan agar tidak mengganggu warga beraktivitas.

“Setelah dapat informasi kami langsung memasang jebakan. Dari mana asal beruang tersebut kami, hanya memastikan dia dalam keadaan lapar, tersesat hingga masuk ke permukiman warga,” ujar polisi hutan, Nurwahid Wahyudi usai memasang perangkap.

Petugas belum bisa menangkap hewan yang tergolong buas itu hingga pukul 13.00 WIB. Beberapa kali keluar semak-semak, namun masuk lagi di rimbunan pepohonan. Sehingga menyulitkan anggota untuk menjebak masuk ke perangkap.

“Kalau sudah tertangkap kami akan segera mengevakuasi dan menyerahkan ke BKSDA Kalteng, karena mereka mempunyai wewenang untuk penanganan lebih lanjut,” kata Nurwahid.

Dia menjelaskan, mengenai habitat aslinya, pihaknya belum bisa memastikannya. Penyebab beruang jantan itu tersesat ke permukiman warga, kuat dugaan satwa yang dilindungi tersebut tersesat saat mencari makan.

“Wilayah beruang mencari makan sangat luas, apalagi makanan beruang itu bermacam-macam, dari buah hingga serangga hutan. Kami lihat sendiri area permukiman juga potensial untuk dia mencari makan hingga akhirnya tersesat,” bebernya.

Penyebab beruang masuk permukiman warga, apakah adanya kerusakan habitat asli satwa tersebut hingga mencari makan dekat permukiman warga, pihaknya juga belum bisa memastikannya. “Nanti kami akan lakukan pengecekan, apakah habitatnya rusak hingga membuat satwa tersebut hingga mencari makan di area permukiman bahkan dekat dengan jalan lintas kabupaten,” tutupnya. (*/denar/jun/c3)


BACA JUGA

Senin, 10 September 2018 11:01
Mengikuti Aqiqah dan Tasmiyah Putri Gubernur Kalteng

Diberi Nama Nayla, Doa Menjadi Anak Soleha

Setelah satu bulan terlahir ke dunia, putri kecil dari pasangan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran…

Selasa, 04 September 2018 11:24
Bripka Anastasia H Rompas Terima Penghargaan dari Kapolda

Polwan Kalteng Pertama yang Bertugas di Daerah Konflik

1 September 2019, merupakan HUT ke-70 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia. Di Kalteng, dirayakan…

Jumat, 31 Agustus 2018 10:29
Abib Habibi Igal, Penata Tari Terbaik Parade Tari Nusantara 2018 (2/selesai)

Apapun Terjadi, Harus Tetap Cantik

Panggung Sasono Langen Budoyo menjadi saksi. Peluh keringat terbayar, ketika riuh penonton terhibur…

Kamis, 30 Agustus 2018 09:49
Abib Habibi Igal, Penata Tari Terbaik Parade Tari Nusantara 2018 (1)

Berawal dari Mimpi dan Motivasi, Kini Ciptakan 15 Karya Tari

Gelaran Parade Tari Nusantara (PTN) ke-37 tahun 2018, memberi kesan tersendiri bagi Abib Habibi Igal.…

Jumat, 24 Agustus 2018 12:05
Melihat Eksistensi Perajin Alat Musik Tradisional Kalteng

Minim Peminat, Andalkan Jejaring online

Perajin alat musik maupun perajin pernak-pernik khas Kalteng, sudah jarang ditemukan di Palangka Raya.…

Kamis, 23 Agustus 2018 09:51
Mengenal Cupang Air Tawar dan Penggemarnya (2/Selesai)

Seharga Rp5 Ribu Menjadi Rp200 Ribu

Setiap orang memiliki alasan tersendiri terhadap hobinya masing-masing. Termasuk seorang penghobi ikan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:39
Menengok Tiga Pasutri yang Dikaruniai Anak pada Momen HUT ke-73 RI

Kelahiran Tak Terencana, Binggung Memberi Nama

Tidak semua pasangan suami istri (pasutri) yang beruntung, bisa dikaruniai anak bertepatan dengan momen…

Kamis, 16 Agustus 2018 09:44
Menumbuhkan Kembali Semangat Patriotisme dan Nasionalisme

Kibarkan Merah Putih di Sungai Seruyan

"Janganlah sekali-kali meninggalkan sejarah." Demikian kutipan yang pernah dikatakan Bung Karno. Tentang…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:25
Melihat Suasana Sekolah Inklusi Pertama di Kalteng

Pelajaran Disesuaikan dengan Kemampuan

Terlahir sebagai anak berkebutuhan khusus, bukan sebuah pilihan. Bukan pula keinginan orang tua. Itu…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:42

Panjang Ratusan Meter Menyeberangi Sungai

Pembentangan bendera merah putih di 13 kabupaten dan satu kota mengawali euforia penyambutan Hari Kemerdekaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .