MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 01 Februari 2018 06:49
BPK Periksa Kerugian Negara

Terkait Hilangnya Dana Kas Pemkab Katingan Sebesar Rp 35 M

Sakariyas

PROKAL.CO, KASONGAN–Masih ingat dengan kasus dugaan penggelapan uang dari kas daerah, milik Pemerintah Kabupaten Katingan di PT Bank Tabungan Negara Pondok Pinang Jakarta, senilai Rp 35 Miliar? Kasus yang telah dilaporkan oleh Pemerintah Kabupaten Katingan ke Polda Kalteng tahun 2017 lalu, rupanya masih terus berjalan.  Perkembangan terbarunya, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI pusat kini turun tangan, untuk melakukan Pemeriksaan Khusus (Riksus) terhadap kerugian negara, akibat dugaan penyimpanan uang di BTN oleh Pemerintah Kabupaten Katingan tahun 2014 itu.

Bupati Katingan Sakariyas ketika dikonfirmasi membenarkan adanya audit khusus atau Riksus oleh BPK RI pusat terhadap uang Rp 35 miliar tersebut. Bupati mengaku, tim BPK RI termasuk dari pihak BTN dan penyidik Polda Kalteng sudah bertemu dengannya. Di mana dalam pertemuan yang dilakukan secara tertutup di ruang kerja, tim BPK RI akan bekerja selama 10 hari ke depan.

“Pemeriksaan yang mereka lakukan ini, tidak lain untuk mengetahui berapa kerugian negara dan lain sebagainya. Kita persilakan mereka bekerja dan saya sudah minta kepada pegawai kita, supaya data-data itu dipersiapkan untuk pihak BPK ini,” kata Sakariyas kepada sejumlah wartawan, Selasa (30/1).

Dikatakan bupati, kedatangan beberapa orang tim dari BPK ini, atas permintaan dari penyidik Polda Kalteng itu sendiri. Hal ini dalam rangka untuk mengetahui kerugian negara akibat kasus yang sempat membuat heboh di tahun 2017 lalu. Tentunya hal ini juga dalam rangka untuk mendukung proses hukum yang masih berjalan di Polda Kalteng.

“Kita berharap dengan adanya Riksus oleh BPK, bisa mendapatkan informasi yang jelas dan terang, mengenai uang itu. Sebab hasil Riksus ini akan disampaikan ke penyidik untuk mengambil langkah selanjutnya,” terang Sakariyas.

Informasi lain juga disampaikan Sakariyas, bahwa pihak BTN sudah memberikan keterangan dan penjelasan terkait uang kas daerah itu. Di mana dari keterangan yang disampaikan orang nomor satu di Katingan ini, bahwa uang itu tidak terdaftar di sistem pihak BTN sendiri. Artinya tidak masuk di dalam deposito. Uang tersebut tersimpan di dalam rekening giro atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan sendiri. “Jadi seperti itu informasi yang sudah disampaikan. Dan kita sendiri menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak Kepolisian,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa di dalam perjanjian kerja sama penyimpanan uang itu di tahun 2014, sangat jelas tersimpan dan tertulis di dalam deposito. Tetapi di balik itu semua, secara administrasi di BTN sendiri, rupanya dibukukan di rekening Giro atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan. Uang itu di kirim sejak Februari 2014 ke rekening Giro, sebanyak tiga kali. Pertama dikirim Rp 75 miliar, kedua Rp 10 miliar, dan ketiga Rp 15 miliar, sehingga total Rp100 miliar. Lalu di tengah perjalanannya, uang itu ditarik kembali ke Kas Daerah Pemerintah Kabupaten Katingan sebesar Rp65 miliar, sehingga yang tersisa sekarang sebesar Rp35 miliar hingga kini masih tidak jelas keberadaannya. (eri/ala/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:49

KEREN…! Pegawai Lapas Kenakan Baju Adat Nusantara

TIDAK seperti upacara pada umumnya. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh melaksanakan…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:00

Truk Bermuatan Kernel Terguling, Ini Penyebabnya

SAMPIT-Truk bermuatan kernel mengalami insiden tak terduga ketika melintas di Jalan Tjilik Riwut Km…

Minggu, 12 Agustus 2018 13:27

INGAT YA…! TPA Bisa Tempat Rekreasi dan Lomba Lho, Ini Buktinya

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Permukiman…

Jumat, 10 Agustus 2018 12:30

Dihantam Tongkang Bermuatan Pasir, Kelotok dan Jamban Warga Hancur

SAMPIT – Warga Jalan Iskandar Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat…

Rabu, 25 Juli 2018 21:17

Wah! Ternyata di Kotim Belum Ada SOP Baku Penerbitan SKT

SAMPIT-Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur mengungkapkan, sampai saat ini belum ada aturan yang mengatur…

Rabu, 25 Juli 2018 21:10

Wajib Konfirmasi Status Wajib Pajak

SAMPIT–Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sampit mewajibkan anggota masyarakat yang ingin memperoleh…

Rabu, 13 Juni 2018 23:04

Mudik, Penumpang Beralaskan Terpal

PALANGKA RAYA-Puncak arus mudik lebaran 2018 di Kalteng, dapat dirasakan di Palangka Raya, Sampit, dan…

Senin, 11 Juni 2018 19:11

Pemudik Melalui Pelabuhan Sampit Mulai Ramai

SAMPIT-Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah sudah mulai dekat, antusias para pemudik nampak mulain meningkat,…

Minggu, 03 Juni 2018 14:45

Kembalikan Pluralisme Sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia

BUNTOK - Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan salah satu pendorong besar dan diseganinya…

Senin, 14 Mei 2018 09:30

Ciptakan Suasana Aman dan Damai saat Pilkada

MURUNG RAYA-Dalam mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Murung Raya berjalan aman dan kondusif,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .