MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 31 Januari 2018 07:14
DURHAKA ! Cucu Pukul Nenek Pakai Kayu Hingga Kepala Robek
Wihen terbaring di ruang Asoka RSUD Tamiang Layang karena terluka kepalanya akibat dipukul kayu, kemarin. //LOG/KALTENG POS

PROKAL.CO, TAMIANG LAYANG- Ulah pemuda pengangguran ini membuat kesal keluarga dan saudaranya. Sudah dibiayai sekolah meski sampai tingkat lanjutan pertama, namun sang pemuda pengangguran berinisial JUN itu malah menyakiti neneknya. Wihen (63), Warga Lebo, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Bartim. Wanita lansia tersebut harus menahan kepedihan dan terbaring di ruang Asoka Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiang Layang, setelah mengalami luka serius pada bagian kepala lantaran penganiayaan, Senin (29/1).

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi ketika Wihen pergi ke kebun menyadap karet dengan berjalan kaki. Diperkirakan, pada pertengahan jalan sang nenek dicegat pemuda yang diduga adalah cucu tirinya berinisial JUN.  Entah apa yang mendasari cucu durhaka itu tega melukai Wihen. Namun akibat ulahnya, kepala Wihen mengalami robek dan terpaksa dijahit. Sedangkan pelaku hingga saat ini belum tertangkap.“Kami tahunya dengar cerita, waktu itu nenek datang dari kebun sudah berdarah dan dibawa ke puskesmas Ampah sebelum dirujuk ke rumah sakit,” ucap Aniati (41) salah satu anaknya, yang ditemui Kalteng Pos menunggu di rumah sakit, Selasa (30/1).

Dia menerangkan, usai kejadian hingga dirawat, ibunya Wihen dalam kondisi sadar. Hanya memang kurang mendengar, lantaran faktor usia ditambah kejadian yang menimpanya. Aniati juga mengaku mendengar cerita dari sang ibunya (korban), bahwa yang melakukan itu adalah cucu tirinya JUN yang kebetulan tinggal serumah. “Cucunya yang mukul pake kayu, tapi sekarang nggak tahu di mana, orangnya kabur,” ucapnya.

Sontak, peristiwa tersebut membuat kesal para keluarga dan anak, lantaran korban diketahui membiayai JUN selama ini. JUN diketahui memang tidak bersekolah dan hanya lulusan SLTP serta menganggur di rumah. “Kerjanya cuman di rumah. Informasinya, waktu itu berangkat lebih pagi dari ibu, katanya mau cari kerja,” timpal wanita yang akrab disapa Mamah Tini.

Sementara itu, Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan SIK saat dikonfirmasi Kalteng Pos terkait peristiwa penganiayaan tersebut, masih enggan berkomentar banyak. Kapolres hanya menegaskan, pelaku masih dalam pengejaran. “Belum, masih dikejar,” jawabnya singkat melalui pesan WhatsAPP (WA). (log/abe/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:01

Maling Kotak Amal Gentayangan

PALANGKA RAYA- Seorang pria terekam kamera CCTV Masjid Al-Husna Jalan Menteng dan Masjid Al Hikmah Tjilik…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:59

Isu Penculikan Anak Mencuat

KASONGAN– Isu penculikan anak kembali mencuat. Baik melalui media sosial maupun perbincangan ditengah…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:45

Burung Eksotis Kalimantan Diselundupkan, 40 Ekor Kembali Dilepasliarkan

PANGKALAN BUN-20 ekor burung murai batu dan 20 ekor cucak hijau, dilepasliarkan di hutan Desa Pasir…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:42

Proyek GOR Mandek, Masih Kurang Rp24 M

PALANGKA RAYA-Mimpi masyarakat Kalteng memiliki gelanggang olahraga (gor) indoor, belum sepenuhnya terwujud.…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:30

Bandar Narkoba Bersenjata Diringkus Polisi

PALANGKA RAYA- Peredaran gelar narkotika di wilayah Kalteng, seakan tidak ada habisnya. Padahal pihak…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:28

Pedagang Digebuki, Ini Penyebabnya

PALANGKA RAYA- Siapa tahu beruntung. Begitulah yang ada di pikiran Mulyadi. Pedagang alas kaki atau…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:18

Menteri PPPA Minta Awasi Mafia Perdagangan Manusia

PALANGKA RAYA-Masih terjadinya kasus tindak pidana perdagangan manusia, menjadi bukti selama ini belum…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:15

Aset Dikonversi, Istri Yantenglie Serahkan Mobil Fortuner

PALANGKA RAYA-Perkara mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie terus dikembangkan. Sudah banyak aset…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:15

Dua Cakades Kalahkan Kotak Kosong

NANGA BULIK -  Sejarah kembali terulang pada pemilihan kepala desa (pilkades)  di Kabupaten…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:12

Mayat Bersimbah Darah di PT Uni Primacom

SAMPIT - Warga sekitar perumahan karyawan Divisi H PT Uni Primacom di Desa Barunang Miri, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .