MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 31 Januari 2018 07:07
KUALITAS PILKADA TERANCAM

Ahmad Syar’i : Semua Harus Netral

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Konstelasi politik di beberapa daerah se-Kalteng sedang adem ayem. Meskipun 5 dari 11 daerah pilkada akan dijabat penjabat sementara (Pjs) bupati, sebagai bentuk taat aturan dan etika, para bupati dan plt bupati serta penjabat pimpinan tinggi pratama wajib netral. Sehingga, tidak memengaruhi kualitas pelaksanaan pilkada.Ketua KPU Kalteng Ahmad Syar’i berharap, semua kepala daerah yang menjabat bisa menjaga netralitasnya, baik untuk bupati ataupun wali kota. “Kami berharap semua harus netral. Karena jika tidak, maka akan mengurangi kualitas pilkada,” ujarnya kepada Kalteng Pos, Selasa (30/1).

Dikatakannya, hal itu sudah semestinya menjadi acuan. Namun pihaknya tetap mewanti-wanti agar semua Pjs, Plt serta bupati aktif bekerja secara profesional.

Kembali bertarungnya para kepala daerah di Pilkada Seruyan, Barito Utara, Kapuas, Pulang Pisau, dan Katingan, membuat Pemprov Kalteng mesti mengisi jabatan yang akan ditinggalkan. Namun, pihak Pemprov masih merahasiakan siapa saja nama yang akan menjabat di posisi strategis itu. Walaupun sudah beredar kabar kalau beberapa kepala dinas dipastikan akan menjadi Pjs bupati.

Terkait hal itu, Syar’i mengatakan, pihaknya belum menerima keputusannya. Lantaran merupakan domainnya Mendagri serta jajaran termasuk gubernur Kalteng. Namun, ia memastikan kalau semua kepala daerah yang maju pilkada, harus sudah cuti sejak 15 Februari. “Ketika 15 Februari, sudah tidak bisa melaksanakan tugas bupati atau wakil bupati, karena sudah harus cuti. Intinya, 15 Februari tidak boleh lagi dan harus sudah cuti,” kata dia.

Menurutnya, sebelum penetapan pasangan calon per 12 Februari, maka sudah ada keputusan pengajuan cuti itu. Katanya, yang harus cuti per 15 Februari nanti adalah para kepala daerah yang akan mencalonkan diri kembali. Seperti di Kabupaten Kapuas, Barito Utara, Seruyan dan Pulang Pisau, baik bupati maupun wakilnya sama-sama maju di pilkada. Sementara di Katingan, lantaran tidak ada wakil bupati serta bupatinya juga ikut mencalon, maka bupati setempat juga harus cuti. “15 Februari itu masa kampanye, jadi memang harus sudah cuti. Karena Pjs itu, kalau bupati dan wakil bupati sama-sama maju, atau memang karena masa jabatannya habis,” jelas dia.

Sementara itu, mencuatnya Pjs bupati di beberapa daerah, lantaran para bupati dan wakilnya sama-sama maju pilkada. Berbeda dengan Pilkada Bartim dan Murung Raya. Para wakil bupati tidak mencalonkan diri kembali, sehingga langsung menjadi Plt bupati. Sedangkan untuk daerah yang akan dipimpin oleh wali kota atau bupatinya yakni Palangka Raya, Gunung Mas, Lamandau, dan Sukamara. Para kepala daerah di empat kabupaten dan kota ini sudah dua periode serta ada yang tidak mencalonkan diri lagi seperti di Gunung Mas.

Plt Sekda Kalteng Fahrizal Fitri juga mengungkapkan, bahwa seluruh penjabat pimpinan tinggi pratama di Pemprov Kalteng, kepala dinas, kepala biro dan kepala badan, bisa menjadi Pjs bupati. Hanya saja, yang berhak menentukan untuk menjabat tetap berada di tangan gubernur.

“Usulan siapa yang harus menjadi Pjs bupati itu jelas hak gubernur. Kami dari dewan hanya memberikan saran saja. Sebab ini juga menyangkut kinerja pemerintah ke depan,” jelas Wakil Ketua DPRD Kalteng Heriansyah kepada Kalteng Pos, Selasa (30/1).

Dia mengungkapkan, penunjukan Pjs bupati yang mengisi lima daerah itu, sebaiknya dari Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang tidak terlalu memiliki peran strategis. Sementara SOPD strategis dan memiliki kesibukan agar dihindari. “Saran dari kami, agar yang menjadi Pjs bupati jangan dari dinas yang sangat vital. Seperti Dinas Pekerjaan Umum atau Dinas Pendidikan. Dua dinas itu harus stand by di provinsi,” jelas politikus Gerindra ini.

Selain itu, sambung dia, pejabat eselonnya harus siap membagi waktu. Jangan sampai tugas dan kegiatannya tidak berjalan dengan baik. Sebab tentu akan berdampak pada kinerja pemerintah sendiri.  “Kepala dinas diusulkan menjadi Pjs bupati, sebaiknya orang yang benar siap untuk rangkap jabatan. Pemerintah provinsi juga harus bekerja untuk melaksakan program-programnya. Kami dari dewan tentu menilai dari serapan anggaran. Apalagi ini triwulan pertama,” jelas wakil rakyat dari daerah pemilihan II meliputi Kotim dan Seruyan ini.

Ditambahkannya, selain dua hal tersebut, penempatan pejabat kepala dinas harus menyesuaikan dengan kinerja dan kesibukan dinas sendiri dalam program-programnya. Jangan sampai yang ditempatkan di daerah paling jauh, sementara program dan kegiatan dinasnya sangat urgen dalam program-program pemerintah. Apalagi waktu menjadi Pjs bupati cukup lama mencapai 3 bulan. “Kadis yang tidak banyak kesibukannya, di daerah jauh saja. Sedangkan yang peranan dan program dinasnya penting, di daerah yang dekat saja. Kapuas atau Pulang pisau kan masih dekat. Selain itu umur dan masa pensiunnya juga perlu dipertimbangkan. Jangan yang mendekati pensiun,” tukas dia.

Dia juga mengingatkan, agar dinas yang sudah dipercayakan gubernur menjadi Pjs bupati harus bisa netral. Tidak boleh memihak pasangan tertentu.“Dia juga harus netral, kami yakin gubernur mengetahui itu. Kami percaya gubernur memilih orang-orang yang tepat dengan mempertimbangkan berbagai macam faktor,” kata dia. (ami/uni/abe/dar)


BACA JUGA

Senin, 14 Mei 2018 09:35

Inilah Para Hakim dan Pandawa yang Mengadili Wilmar Group

PALANGKA RAYA – Hari ini, Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng menggelar Sidang Perdamaian Adat Dayak,…

Senin, 14 Mei 2018 09:32

Pagi Ini, Wilmar Group Akan Disidang Adat

PALANGKA RAYA-Pagi ini (14/5), Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng menggelar Sidang Perdamaian Adat Dayak,…

Minggu, 13 Mei 2018 15:18

Pj Sekda Kalteng Ancam Sanksi Pejabat yang Belum Lakukan Ini

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi Kalteng memiliki komitmen tinggi terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara…

Minggu, 13 Mei 2018 15:07

Wagub Kalteng: Pelaku Pemboman Gereja Orang Berhati Iblis

PALANGKA RAYA - Aksi pengeboman di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5) pagi, menuai keprihatinan…

Sabtu, 12 Mei 2018 10:42

NU Batara Dukung Pilkada Damai

PALANGKA RAYA-Peredaran berita bohong atau hoax dan isu-isu berbau SARA, menjadi perhatian semua pihak.…

Sabtu, 12 Mei 2018 10:38

Walhi Ingin Illegal Logging Tak Berhenti di Penindakan, Ungkap Sampai Pemodal..!!

PALANGKA RAYA-Kasus illegal logging mengancam kawasan Taman Nasional Sebangau (TNS) menjadi perhatian…

Sabtu, 12 Mei 2018 10:30

Istri Yakin Suami Tidak Bersalah

BAGAI disayat sembilu, Nyta Bianyta Rezza tidak bisa menyembunyikan perasaan hati yang amat sedih, melihat…

Sabtu, 12 Mei 2018 10:24

Penahanan Rojikinnor Sesuai Prosedur

PALANGKA RAYA- Sidang keempat gugatan praperadilan tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Palangka Raya…

Senin, 07 Mei 2018 01:04

Potensi Daerah Bisa Menjadi Sumber Kerawanan

PALANGKA RAYA-Luasnya wilayah dan sumber daya alam Provinsi Kalimantan Tengah, merupakan potensi sekaligus…

Sabtu, 21 April 2018 22:15

Tuntaskan Permasalahan Tata Ruang Wilayah

PALANGKA RAYA-Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA-SKMA) wilayah Kalimantan menggelar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .