MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 30 Januari 2018 08:33
Ketika Bripka Yulianto Menjadi Guru Sukarela
Polisi Sahabat Anak, Tanamkan Sikap Disiplin Sejak Dini
Bripka Yulianto meluangkan waktu menjadi guru bantu di TK Anggrek Tunas Muda, Desa Kaoitan, Kecamatan Kumai, Senin (29/1). //POLRES FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, Lengkap sudah keceriaan bocah-bocah TK Anggrek Tunas Baru, Desa Kapitan, Kecamatan Kumai pagi itu, setelah bermain, mereka juga bernyanyi bersama dengan anggota polisi dari Polsek Kumai, Bripka Yulianto.

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun

SUASANA proses belajar mengajar pagi itu terasa  berbeda. Puluhan murid Taman Kanak - Kanak Anggrek Tunas Baru, Desa Kapitan sontak berteriak kegirangan ketika Bripka Yulianto memasuki ruang kelas. Anggota Polsek Kumai yang murah senyum ini pada hari itu menjadi guru bantu sukarela yang akan mengajar di sekolah mereka. Di tengah kesibukannya sebagai anggota Polri ia masih menyempatkan waktu untuk menjadi tenaga pengajar sukarela, membantu dunia pendidikan. Kecintaannya terhadap anak-anak membuatnya menikmati profesi barunya menjadi guru TK.

Dengan pakaian dinas lengkap, Bripka Yulianto dengan elegan dan sabar memberikan materi seperti menggambar, mewarnai dan bernyanyi. Sebagai salah satu anggota polisi ia tak lupa menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada anak-anak dengan menyanyikan lagu kebangsaa. Tak ada raut ketakutan pada wajah-wajah mereka, semua murid hanyut dalam permainan, mereka juga terlihat begitu senang ketika Bripka Yulianto mengajari mereka menggambar.

Tak henti-hentinya Bripka Yulianto menghampiri para murid dari satu meja ke meja yang lain. Bahkan ketika anak-anak memanggilnya untuk menunjukkan hasil menggambarnya, ia dengan cepat menghampiri mereka. Telaten, sabar dan sangat mengayomi melihat cara mengajar Bripka Yulianto, ia terlihat lugas, senyumnya juga tak lepas dari bibirnya. Sesekali ia menyempatkan untuk duduk di kursinya kecil bersama anak-anak, mereka terlibat obrolan santai, anak-anak terlihat sesekali tertawa kecil."Saya sangat mencintai dunia anak-anak dan saya senang ada di tengah-tengah mereka," ujarnya.

Metode belajar dan bermain yang ia terapkan dapat diterima oleh murid-murid, buktinya para murid TK sangat antusias dan gembira  menerima pelajaran yang diberikan. “Metode pengajaran yang saya kombinasikan dengan belajar dan bermain dapat diterima oleh anak-anak,” kata Bripka Yulianto.

Kegiatan polisi menjadi guru bantu sukarela tak lepas dari bagian program pendekatan pihak kepolisian kepada anak- anak sejak usia dini melalui program polisi sebagai sahabat anak.Dengan kehadiran polisi di sekolah-sekolah ia berharap dapat menurunkan dan menekan angka kenakalan anak di sekolah. Program Polisi Sahabat Anak (PSA), merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap anak-anak untuk menanamkan sikap disiplin sejak dini dan juga pada saatnya nanti anak-anak juga tidak phobia kepada polisi bahkan merasa bangga dengan polisi sebagai pengayom dan pelayan masyarakat.

Dengan kegiatan PSA ini Bripka Yulianto berharap bahwa anak-anak dapat memahami tugas polisi yang berjiwa mulia, jujur dan disiplin. Ke depannya ia menginginkan program tersebut tidak hanya ia lakukan di satu sekolah, tetapi juga di sekolah lain di jenjang yang lebih tinggi. “Saya harapkan program seperti ini patut ditanamkan di setiap sekolah sejak dini, sehingga dapat menekan tingkat kenakalan anak sekolah,” ucap Bripka Yulianto. (ala/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…

Senin, 12 Maret 2018 09:46

Atraksi Microlight Trike, Aeromodeling,Pesawat Pixwing dan Drone Hibur Masyarakat

Menyambut bulan Dirgantara HUT ke-72 TNI Angakatan Udara (AU), jajaran TNI AU Satuan Pangkalan Udara…

Kamis, 08 Maret 2018 10:12
Bincang-bincang Bersama Petinggi Bank Indonesia Perwakilan Kalteng

Perekonomian Kurang Bergairah dan Eksklusif

Perekonomian di Bumi Tambun Bungai ternyata masih bagus di angka. Kenyataannya, pun belum merata. Pertumbuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .