MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 30 Januari 2018 08:33
Ketika Bripka Yulianto Menjadi Guru Sukarela
Polisi Sahabat Anak, Tanamkan Sikap Disiplin Sejak Dini
Bripka Yulianto meluangkan waktu menjadi guru bantu di TK Anggrek Tunas Muda, Desa Kaoitan, Kecamatan Kumai, Senin (29/1). //POLRES FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, Lengkap sudah keceriaan bocah-bocah TK Anggrek Tunas Baru, Desa Kapitan, Kecamatan Kumai pagi itu, setelah bermain, mereka juga bernyanyi bersama dengan anggota polisi dari Polsek Kumai, Bripka Yulianto.

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun

SUASANA proses belajar mengajar pagi itu terasa  berbeda. Puluhan murid Taman Kanak - Kanak Anggrek Tunas Baru, Desa Kapitan sontak berteriak kegirangan ketika Bripka Yulianto memasuki ruang kelas. Anggota Polsek Kumai yang murah senyum ini pada hari itu menjadi guru bantu sukarela yang akan mengajar di sekolah mereka. Di tengah kesibukannya sebagai anggota Polri ia masih menyempatkan waktu untuk menjadi tenaga pengajar sukarela, membantu dunia pendidikan. Kecintaannya terhadap anak-anak membuatnya menikmati profesi barunya menjadi guru TK.

Dengan pakaian dinas lengkap, Bripka Yulianto dengan elegan dan sabar memberikan materi seperti menggambar, mewarnai dan bernyanyi. Sebagai salah satu anggota polisi ia tak lupa menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada anak-anak dengan menyanyikan lagu kebangsaa. Tak ada raut ketakutan pada wajah-wajah mereka, semua murid hanyut dalam permainan, mereka juga terlihat begitu senang ketika Bripka Yulianto mengajari mereka menggambar.

Tak henti-hentinya Bripka Yulianto menghampiri para murid dari satu meja ke meja yang lain. Bahkan ketika anak-anak memanggilnya untuk menunjukkan hasil menggambarnya, ia dengan cepat menghampiri mereka. Telaten, sabar dan sangat mengayomi melihat cara mengajar Bripka Yulianto, ia terlihat lugas, senyumnya juga tak lepas dari bibirnya. Sesekali ia menyempatkan untuk duduk di kursinya kecil bersama anak-anak, mereka terlibat obrolan santai, anak-anak terlihat sesekali tertawa kecil."Saya sangat mencintai dunia anak-anak dan saya senang ada di tengah-tengah mereka," ujarnya.

Metode belajar dan bermain yang ia terapkan dapat diterima oleh murid-murid, buktinya para murid TK sangat antusias dan gembira  menerima pelajaran yang diberikan. “Metode pengajaran yang saya kombinasikan dengan belajar dan bermain dapat diterima oleh anak-anak,” kata Bripka Yulianto.

Kegiatan polisi menjadi guru bantu sukarela tak lepas dari bagian program pendekatan pihak kepolisian kepada anak- anak sejak usia dini melalui program polisi sebagai sahabat anak.Dengan kehadiran polisi di sekolah-sekolah ia berharap dapat menurunkan dan menekan angka kenakalan anak di sekolah. Program Polisi Sahabat Anak (PSA), merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap anak-anak untuk menanamkan sikap disiplin sejak dini dan juga pada saatnya nanti anak-anak juga tidak phobia kepada polisi bahkan merasa bangga dengan polisi sebagai pengayom dan pelayan masyarakat.

Dengan kegiatan PSA ini Bripka Yulianto berharap bahwa anak-anak dapat memahami tugas polisi yang berjiwa mulia, jujur dan disiplin. Ke depannya ia menginginkan program tersebut tidak hanya ia lakukan di satu sekolah, tetapi juga di sekolah lain di jenjang yang lebih tinggi. “Saya harapkan program seperti ini patut ditanamkan di setiap sekolah sejak dini, sehingga dapat menekan tingkat kenakalan anak sekolah,” ucap Bripka Yulianto. (ala/dar)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:30
Mengikuti Sidang Tipikor Mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin

Terdakwa dan Saksi Saling Membantah

Kepada para saksi yang dihadirkan, sang hakim bertanya: “Apakah blanko…

Kamis, 06 Desember 2018 14:58
BPOM Turun Tangan, Ratusan Obat dan Kosmetik Disita

Pedagang Mengaku Tak Tahu, Asli Atau Palsu

Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhati-hati saat membeli atau memakai…

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun,…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka,…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*