MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 27 Januari 2018 10:01
MAHAR TETAP DIKEJAR

Joyo-Gerindra-PPP Mendadak Damai

-

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Kasus dugaan mahar politik masih meramaikan rangkaian Pilwako Palangka Raya dan Pilkada Murung Raya. Jhon Krisli-Maryono (Joyo) dan Ketua DPC Gerindra Kota Palangka Raya Ida Bagus Suprayatna serta Ketua DPC PPP Kota Palangka Raya Abdul Hayie, sudah bertemu dan ada kesepakatan mendadak damai. Namun ibarat nasi sudah jadi bubur, kasus ini tetap dikejar Bawaslu RI. Demikian pula di Murung Raya, Mulyar Samsi sebagai pelapor dinantikan kehadirannya demi membuktikan ujaran mahar politik.

Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi mengatakan, dugaan mahar politik di Palangka Raya masih menjadi perhatian Bawaslu RI. Kamis sore hingga malam (25/1), turut hadir Ida Bagus dan Abdul Hayie yang memberikan klarifikasi di Panwaslu Kota Palangka Raya. Yang pasti, kasus ini terus didalami Panwaslu serta tetap menjadi perhatian Bawaslu RI.“Untuk kasus mahar politik di Kota Palangka Raya masih terus dikonsultasikan dengan Bawaslu RI,” ucapnya, kemarin.

Satriadi menegaskan, kesepakatan maupun langkah damai Joyo-Gerindra-PPP tidaklah membuat proses yang sedang berlangsung menjadi selesai. Hal ini, lanjut dia, masih dipertanyakan dan dikonsultasikan dengan pihak pusat.

Pihaknya tidak ingin tergesa-gesa dalam memutuskannya. Sehingga masih diperlukan adanya campur tangan pihak Bawaslu pusat, demi mendapatkan keputusan yang sesuai. “Ini yang sedang kami konsultasikan dengan Bawaslu RI. Mengingat kasus ini sudah menjadi kasus nasional,” tegasnya.

Demikian pula dengan ujaran mahar politik di Murung Raya. Pihak Panwaslih Murung Raya terus mengupayakan agar Mulyar Samsi bisa datang, untuk memberikan keterangan secara tertulis. “Murung Raya dalam proses penanganan. Hanya saja, di Murung Raya terkendala pelapor yang berhalangan. Info terbaru, Mulyar yang menjanjikan akan melapor dan akan menyampaikan alat bukti, tak kunjung datang ke Panwaslih,” terang dia.

Sebelumnya, Joyo, Ida Bagus dari Gerindra dan Abdul Hayie dari PPP hadir di Panwaslu Kota Palangka Raya, Kamis (25/1). Padahal hanya Joyo yang diundang oleh Panwaslu. Namun, hadirnya para ketua partai di tingkat Kota Palangka Raya tersebut, untuk memberikan klarifikasi atas dugaan mahar politik.

Menurut Ida Bagus, Jhon Krisli salah persepsi tentang mahar politik. Sehingga ia merasa perlu hadir di Panwaslu demi memberikan klarifikasi tersebut. “Itu hanya salah persepsi Pak Jhon terhadap mahar politik. Makanya supaya tidak terjadi polemik berkepanjangan, kemarin (Kamis,red) kami sampaikan pernyataan untuk persamaan persepsi tersebut ke Panwas. Tinggal menunggu sikap Panwas,” ujarnya kepada Kalteng Pos, Jumat (26/1).

Hal itu hampir sama dengan apa yang disampaikannya ketika diwawancarai di Panwaslu, Kamis (25/1) lalu. Saat itu, Ida menyatakan pihaknya sudah ada kesepakatan dengan Jhon Krisli-Maryono. Ia juga menyatakan hal itu disepakati juga oleh Abdul Hayie dari PPP, yang saat itu dibenarkan Abdul Hayie yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Palangka Raya ini, dengan ekspresi manggut-manggut.

Sementara, Joyo juga menyatakan hal yang sama. Menurutnya, pihaknya menyadari kalau itu merupakan kesalahpahaman saja. Di sisi lain, ketika dikonfirmasikan Kalteng Pos, Ketua Panwaslu Kota Palangka Raya Endrawati mengatakan, sudah 10 saksi yang diperiksa termasuk pasangan Joyo. Kata Endra, proses menggali informasi di ranah Panwaslu sudah selesai.“Nanti akan diplenokan dan hasilnya diserahkan ke Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Palangka Raya,” katanya usai simulasi persiapan dan penguatan SDM Panwaslu untuk bisa menerima laporan dugaan pelanggaran di Pilwako, Jumat (26/1) di Kantor Panwaslu Kota Palangka Raya, Jalan Yos Sudarso III.

Menurut dia, tahapan dan proses yang dilakukan di Panwaslu selalu dilaporkan ke Bawaslu Kalteng dan Bawaslu RI. Sehingga, ia masih menunggu keputusan dari para pimpinannya. Demikian pula dengan adanya kesepakatan dari Joyo serta para petinggi Partai Gerindra dan PPP di tingkat kota.

Ia belum bisa memberikan keputusan terkait itu, lantaran masih menunggu dari para pimpinan, sembari meyakinkan jawaban itu akan diberikannya dalam waktu dekat. “Secepatnya, menunggu petunjuk provinsi dan RI. Meski demikian, itu memengaruhi proses yang ada di Panwaslu. Karena keterangan para saksi sudah diterima, sehingga informasi telah didapatkan. Hasilnya masih menunggu Bawaslu Kalteng dan RI tentang dilanjutkan atau tidak,” bebernya, kemarin. (ami/abe/dar)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:12

Ribuan Potong Kayu Log Dilarutkan ke Sungai, Dibawa ke Bansaw

KUALA KAPUAS-Aparat Polres Kapuas dipimpin Kasatreskrim AKP Iqbal Sangaji dibantu Resmob Polda Kalteng…

Rabu, 21 Februari 2018 09:02

SIAP SIAP..!! Kalteng Siaga Darurat Karhutla

PALANGKA RAYA-Aroma gambut menyengat menjadi pertanda hari sudah pagi. Apalagi, kepulan asap kembali…

Minggu, 18 Februari 2018 09:01

Taufik Dipanggil untuk Klarifikasi

NANGA BULIK-Beredarnya kabar Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lamandau Taufik Hidayat diduga melakukan fitnah…

Minggu, 18 Februari 2018 08:53

Untuk Menuju Putri Indonesia Perlu Modal 3M

PUTRI Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Episcia Puspita Lautt, semakin percaya diri menatap serangkaian…

Kamis, 15 Februari 2018 08:38

PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan

PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik…

Senin, 12 Februari 2018 07:29

Jangan Malu Sekolah dan Menjadi Lulusan SMK

PANGAKALAN BUN-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng H Muhammad Rakhman, melakukan…

Minggu, 11 Februari 2018 07:03

Lagi Ketagihan, Rumah Sendiri Mau Dibakar

PALANGKARA RAYA-Seorang pria bernama Budi (40) warga Jalan Tambung Raya, Kelurahan Langkai, Kota Palangka…

Minggu, 11 Februari 2018 07:00

Ditetapkan Tersangka, Sekda Mundur atau Lengser

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya Sekda Kota Palangka Raya sebagai tersangka dugaan pungutan liar alias pungli,…

Minggu, 11 Februari 2018 06:58
Boeing 737 JT 671 Sudah Berusia 8 Tahun

Onderdil Pesawat Lion Air Bermasalah

SEBANYAK 211 penumpang pesawat Lion Air sempat terkatung-katung empat jam lebih di Bandara Tjilik Riwut,…

Minggu, 11 Februari 2018 00:32
BREAKING NEWS

Ditinggal Beli Pisang Keju, Kundut Gantung Diri

PALANGKA RAYA-Warga Jalan Banteng Kota Palangka Raya mendadak geger. Hal tersebut menyusul ditemukannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .