MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Jumat, 26 Januari 2018 10:49
DPRD Kalteng
Dewan Harapkan Program Pemerintah Bisa Memprioritaskan Listrik
Wakil Ketua DPRD Kalteng Abdul Razak (empat dari kanan) ketika menghadiri prosesi pernikahan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Yulistra Ivo Azhari, di Istana Isen Mulang, Kamis (25/1). // AZUBA/KALTENG POS

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Meski Indonesia sudah merdeka dari penjajahan, namun untuk listrik tenyata belum. Termasuk di Kalteng masih belum merdeka sepenuhnya dari “kegelapan” itu. Pasalnya, beberapa kabupaten di Kalteng masih belum 100  persen tersedia penerangan.

Belum merdekanya listrik ini, berimbas kepada berbagai sektor kehidupan. Khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan.

“Pendidikan tidak bisa berjalan baik kalau listrik saja sulit. Karena pendidikan dan kesehatan itu tergantung pada listrik,” kata Wakil Ketua DPRD Kalteng Abdul Razak di sela menghadiri pernikahan Gubernur Kalteng di Istana Isen Mulang, Kamis (25/1).

Politikus Partai Golkar ini mengatakan, dirinya sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Karena sampai sekarang masih ada daerah di Kalteng yang hanya memiliki 15 persen listrik, salah satunya seperti di Kabupaten Gunung Mas. Padahal, Indonesia sudah 70 tahun merdeka dari penjajahan.

Dalam waktu dekat, pihaknya (anggota DPRD Kalteng) yang berkewajiban menampung aspirasi masyarakat, akan menyampaikan hal itu kepada Pemerintah Kabupaten Gumas.

“Kesulitan listrik ini pula akan kita sampaikan ke sana (Gumas). Karena listrik ini adalah hal yang vital. Sangat disayangkan. Gunung Mas jangan kalah dengan daerah lain,” kata dia.

Dia berharap, nantinya program pemerintah bisa memprioritaskan listrik dan menanganinya lebih baik lagi. Meski kekurangan listrik itu adalah urusan pemerintah daerah masing-masing. Sebagai anggota DPRD dia mengingatkan agar Pemerintah Provinsi Kalteng campur tangan mengatasinya.

 “Jadi apa yang bisa dibantu provinisi akan kita pikirkan. Terutama daerah yang sangat memerlukan. Hanya saja kue pembangunan ini memang terbatas, jadi harus ada prioritas. Menurut saya listrik ini utama dan harus diperhatikan pemerintah provinsi Kalteng,” kata dia. (aza/nto/iha)


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 09:58
Orangtua Tak Terima Anaknya Tak Lulus Tes CPNS

Kontroversi CPNS Kapuas Belum Diketahui BKN

PALANGKA RAYA-Hasil tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten…

Kamis, 21 Februari 2019 09:56

Buruh Memilih, PBS Wajib Meliburkan atau Membuat Giliran

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berharap perusahaan besar swasta (PBS)…

Senin, 04 Februari 2019 12:05

Diperkosa Lima Pemuda, Begini Kondisi Terakhir Korban

PALANGKA RAYA-Gadis SMP yang masih duduk di bangku kelas VIII…

Kamis, 17 Januari 2019 11:15

Dua Ons Sabu Disita dari Residivis

SAMPIT-Satresnarkoba Polres Kotim berhasil meringkus bandar sabu Su. Dari pria…

Kamis, 10 Januari 2019 10:38

Apa Sebabnya? Pria Tanpa Busana Tewas di Kamar Hotel

SAMPIT – Penyebab kematian Andy Tjandra yang ditemukan sudah menjadi…

Kamis, 10 Januari 2019 10:23

Ambulans Tak Sanggup, Titin Dievakuasi Pakai Pikap

PALANGKA RAYA-Meskipun masih tahap awal penanganan terhadap Titi Wati, pihak…

Selasa, 08 Januari 2019 09:22

Obesitas, Titi Minta Suami Nikah Lagi

PALANGKA RAYA-Titi Wati, wanita 37 tahun itu, meminta suaminya untuk…

Rabu, 02 Januari 2019 10:24

10 Hari, Enam Tewas di Jalan

PALANGKA RAYA- Empat korban tewas di akhir tahun, menambah banyak…

Rabu, 02 Januari 2019 10:23

Mau Rayakan Tahun Baru, Tiga Bersaudara Tutup Usia

KUALA KAPUAS-Momentum tahun baru 2019 menjadi peristiwa memilukan bagi keluarga…

Rabu, 02 Januari 2019 10:20

Emas Asli Ditukar yang Palsu, IRT Diamankan

SAMPIT - Aksi yang dilakukan seorang ibu rumah tangga (IRT)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*