MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 26 Januari 2018 06:31
Penuhi Panggilan Panwaslu, John Krisli-Maryono Diperiksa 5 Jam

Bersama Ketua DPC Gerindra dan Ketua DPC PPP Penuhi Panggilan Panwaslu

Ketua Panwaslu Palangka Raya Endrawati (berjilbab) didampingi John Krisli-Maryono, serta Ketua DPC PPP Palangka Raya Abdul Hayyi dan Ketua DPC Gerindra Palangka Raya H Ida Bagus Suprayatna, beri keterangan kepada wartawan usai klarifikasi terkait mahar politik, tadi malam (25/1). //DENAR/KALTENG POS

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Setelah tidak datang pada Rabu (24/1), akhirnya John Krisli dan Maryono (Joyo) datang memenuhi panggilan ke Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palangka Raya di Jalan Yos Sudarso III, Kamis sore (25/1). Ketua DPRD Kotim dan mantan wakil wali kota Palangka Raya itu, datang ke kantor pengawas pemilu pada pukul 17.00 WIB. Keduanya tidak datang sendiri. Tapi pada waktu yang nyaris bersamaan, datang juga Ketua DPC PPP Kota Palangka Raya Abdul Hayyi serta Ketua DPC Gerindra Kota Palangka Raya H Ida Bagus Suprayatna. Keempat orang itu masuk dan keluar kantor Panwaslu juga nyaris bersamaan. Kurang lebih 5 jam mereka menjalani pemeriksaan yang dipimpin Ketua Panwaslu Kota Endrawati didampingi dua anggotanya Murianson dan Wahyudi.

Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan, keempatnya keluar dari ruangan pemeriksaan dan menemui awak media yang telah menunggu sejak sore hari. Ketua DPC Gerindra Kota Palangka Raya H Ida Bagus Suprayatna mengaku, kedatangan dirinya bersama Ketua DPC PPP Kota Palangka Raya Abdul Hayyi, untuk berkonsultasi setelah sebelumnya pernah dipanggil oleh Panwaslu. “Kedatangan kami berempat yaitu untuk menyamakan persepsi. Kemarin kita sudah ada kesepakatan terkait dengan apa yang sudah dilaksanakan oleh Panwaslu, yaitu klarifikasi terhadap berita yang sudah beredar,” kata Ida Bagus.

John Krisli juga menegaskan hal yang sama. Ketua DPRD Kotawaringin Timur itu mengatakan, dia hanya memenuhi undangan dan selanjutnya menyerahkan sepenuhnya kepada Panwaslu, terkait dugaan mahar politik sehubungan dengan rekomendasi partai politik terhadap bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Palangka Raya.“Kami akan bersepakat untuk berpartisipasi pada pilkada yang akan datang yang masih dalam proses tahapan, agar pilkada dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tambah Maryono.

John Krisli dan Maryono juga menyampaikan permohonan maaf, apabila dugaan mahar politik yang mereka beberkan ke publik, dianggap telah membuat kegaduhan melalui pemberitaan media massa selama ini. “Itu semata-mata tidak dilakukan secara sengaja, namun merupakan dinamika berdemokrasi,” tambah mantan wakil wali kota Palangka Raya tersebut.

Sedangkan, Ketua Panwaslu Kota Palangka Raya Endrawati menjelaskan, kedatangan John Krisli dan Maryono memenuhi undangan Panwaslu, untuk memberikan keterangan lanjutan, setelah sebelumnya juga sudah diperiksa. “Sementara hasilnya belum dapat kita sampaikan saat ini kepada rekan-rekan semuanya, “ ungkap Endrawati kepada awak media, tadi malam.

Endrawati juga menjelaskan, sebenarnya pada Rabu (24/1) John Krisli dan Maryono dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Tapi karena adanya agenda lain, sehingga harus ditunda dan baru memenuhi undangan Panwaslu malam tadi, terkait dengan apa yang sudah mereka sampaikan ke media masa sebelumnya tentang mahar politik. (nue/ens/dar)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*