MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 25 Januari 2018 06:02
Babak Baru Mahar Politik, 10 Saksi Telah Diperiksa

Rayesnan-Marcopolo Tetap Tak Bisa Mendaftar ke KPU Bartim

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Kasus mahar politik yang meramaikan Pilwako Palangka Raya kemungkinan akan memasuki babak baru. Pasalnya, Panwaslu Kota Palangka Raya mendapatkan banyak keterangan dari 10 saksi yang telah diperiksa. Namun Rabu sore (24/1) hingga malam sekitar pukul 20.00 WIB, Jhon Krisli-Maryono yang diundang untuk dimintai keterangan tambahan, belum terlihat tanda-tanda hadir di kantor Panwaslu di Jalan Yos Sudarso III. Padahal pasangan ketua DPRD Kotim dan mantan wakil wali Kota Palangka Raya ini sudah diundang kembali oleh Panwaslu.

Ketua Panwaslu Kota Palangka Raya Endrawati mengungkapkan, pihaknya sudah meminta keterangan 10 saksi termasuk Jhon Krisli-Maryono (Joyo) yang mengungkapkan ada mahar di Partai Gerindra dan PPP, Ketua DPW PPP Kalteng Awaludin Noor,  3 saksi dari pihak Joyo, Ketua DPD Gerindra Kota Palangka Raya Ida Bagus Suprayatna, Ketua DPC PPP Kota Palangka Raya Abdul Hayie, dan 1 saksi dari Gerindra.

Namun masih diperlukan keterangan lebih lanjut dari Joyo. Tapi keduanya belum bisa hadir di kantor Panwaslu. Meskipun telah diundang dua kali pada Selasa (23/1) hingga Rabu (24/1). Sehingga, kata Endra, dengan tidak hadirnya Joyo maka pihaknya langsung melakukan pleno di Panwaslu. "Kami sudah menjadwalkan ulang diundang dari Selasa hingga Rabu malam ini (kemarin,red) namun pak Jhon dan Maryono tidak hadir. Hadir atau tidaknya, tidak akan memengaruhi proses yang sudah berjalan di Panwaslu. Setelah ini, kami plenokan bersama dengan pihak kejaksaan dan kepolisian," ujarnya, kemarin.

Menurut Endra, direncanakan pleno akan dilakukan dalam waktu dekat. Setelah diplenokan, kemungkinan akan keluar keputusan dari Gakkumdu. "Mungkin nanti akan dikeluarkan perintah penyelidikan terhadap dugaan mahar politik," katanya.

Kasus ini meramaikan Pilwako Palangka Raya 2018, setelah sebelumnya pasangan balon Jhon Krisli-Maryono gagal maju. Mereka menuding kalau partai telah menzalimi. Lantaran ada dugaan permainan partai dengan memainkan mahar politik. Sebelumnya, Jhon Krisli-Maryono mengaku diminta uang Rp750 juta per kursi. Sementara, untuk maju di Pilwako, calon minimal diusung oleh partai atau koalisi partai dengan jumlah minimal memiliki 6 kursi di parlemen.

Sementara KPU Kalteng menyatakan pasangan Rayesnan-Marcopolo yang sempat ditolak pendaftarannya oleh KPU Barito Timur (Bartim), tetap tidak bisa mendaftar lagi. Sebab rekomendasi Partai Amanah Nasional (PAN) terhadap pasangan tersebut jelas tidak bisa diterima, karena kepengurusan yang mendaftarkan Rayesnan-Marcopolo bukan dari pihak yang berhak.

Ketua KPU Kalteng Ahmad Syari’i mengungkapkan, Rayesnan hanya didaftarkan oleh pengurus yang diganti oleh DPW PAN. Bahkan kepengurusan tersebut tidak terdaftar di KPU. Sedangkan pihak yang berhak mendaftarkan itu adalah kepengurusan daerah setempat atau kepengurusan partai pusat.“Itu yang mendaftarkan Rayesnan adalah pengurus pengganti yang di SK-kan oleh DPW PAN sini. Dari sudut aturan main yang diatur oleh KPU itu atau dalam ketentuan KPU, kepengurusannya harus terdaftar. Kalau pun ada pengambilalihan, itu yang bisa DPP,” jelasSyari’i di ruang kerjanya, Rabu (24/1).

Namun kasus yang terjadi memang belum ada berita acara atas penolakan tersebut, sehingga pihaknya meminta KPU Bartim membuat berita acaranya saja. Untuk pendaftaran tidak perlu lagi.“Yang direkomendasikan itu mengenai berita acaranya. Kami sudah meminta dibuat itu sejak dua hari yang lalu, tetapi belum berani memastikan apakah sudah dibuat berita acaranya atau belum. Tetapi bisanya setelah diminta, langsung dibuat,” ungkapnya.

Kalau rekomendasi Panwaslu meminta pembukaan pendaftaran, mungkin karena KPU dianggap belum lengkap mempelajari berkas pasangan calon itu. Sehingga dibuka pendaftaran dulu, ditelaah kemudian dibuatkan berita acaranya.“Mungkin Panwaslu berasumsi KPU belum menelaah, mengkaji secara lengkap berkas. Tetapi dengan beberapa ada yang kemarin itu, kami menyarankan dikeluarkan berita acara saja,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada masa pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Bartim 10 Januari lalu, disebutkan Demokrat-PAN memiliki dua balon yang diusung, yaitu Pancani-Muchtar dan juga Rayesnan-Marcopolo. Bahkan Rayesnan-Marcopolo sempat lebih dulu mau daftar pagi harinya, tapi belum bisa diterima KPU setempat karena berkas belum lengkap dan keduanya harus melengkapi lagi.Ketika sore harinya mau mendaftar ulang, ternyata KPU Bartim sudah menerima balon Pancani Gandrung-Muchtar yang diusung Demokrat-PAN. Sehingga Rayesnan-Marcopolo pun terjegal langkahnya. (ami/uni/ens/dar)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:12

Ribuan Potong Kayu Log Dilarutkan ke Sungai, Dibawa ke Bansaw

KUALA KAPUAS-Aparat Polres Kapuas dipimpin Kasatreskrim AKP Iqbal Sangaji dibantu Resmob Polda Kalteng…

Rabu, 21 Februari 2018 09:02

SIAP SIAP..!! Kalteng Siaga Darurat Karhutla

PALANGKA RAYA-Aroma gambut menyengat menjadi pertanda hari sudah pagi. Apalagi, kepulan asap kembali…

Minggu, 18 Februari 2018 09:01

Taufik Dipanggil untuk Klarifikasi

NANGA BULIK-Beredarnya kabar Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lamandau Taufik Hidayat diduga melakukan fitnah…

Minggu, 18 Februari 2018 08:53

Untuk Menuju Putri Indonesia Perlu Modal 3M

PUTRI Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Episcia Puspita Lautt, semakin percaya diri menatap serangkaian…

Kamis, 15 Februari 2018 08:38

PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan

PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik…

Senin, 12 Februari 2018 07:29

Jangan Malu Sekolah dan Menjadi Lulusan SMK

PANGAKALAN BUN-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng H Muhammad Rakhman, melakukan…

Minggu, 11 Februari 2018 07:03

Lagi Ketagihan, Rumah Sendiri Mau Dibakar

PALANGKARA RAYA-Seorang pria bernama Budi (40) warga Jalan Tambung Raya, Kelurahan Langkai, Kota Palangka…

Minggu, 11 Februari 2018 07:00

Ditetapkan Tersangka, Sekda Mundur atau Lengser

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya Sekda Kota Palangka Raya sebagai tersangka dugaan pungutan liar alias pungli,…

Minggu, 11 Februari 2018 06:58
Boeing 737 JT 671 Sudah Berusia 8 Tahun

Onderdil Pesawat Lion Air Bermasalah

SEBANYAK 211 penumpang pesawat Lion Air sempat terkatung-katung empat jam lebih di Bandara Tjilik Riwut,…

Minggu, 11 Februari 2018 00:32
BREAKING NEWS

Ditinggal Beli Pisang Keju, Kundut Gantung Diri

PALANGKA RAYA-Warga Jalan Banteng Kota Palangka Raya mendadak geger. Hal tersebut menyusul ditemukannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .