MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 25 Januari 2018 06:02
Babak Baru Mahar Politik, 10 Saksi Telah Diperiksa

Rayesnan-Marcopolo Tetap Tak Bisa Mendaftar ke KPU Bartim

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Kasus mahar politik yang meramaikan Pilwako Palangka Raya kemungkinan akan memasuki babak baru. Pasalnya, Panwaslu Kota Palangka Raya mendapatkan banyak keterangan dari 10 saksi yang telah diperiksa. Namun Rabu sore (24/1) hingga malam sekitar pukul 20.00 WIB, Jhon Krisli-Maryono yang diundang untuk dimintai keterangan tambahan, belum terlihat tanda-tanda hadir di kantor Panwaslu di Jalan Yos Sudarso III. Padahal pasangan ketua DPRD Kotim dan mantan wakil wali Kota Palangka Raya ini sudah diundang kembali oleh Panwaslu.

Ketua Panwaslu Kota Palangka Raya Endrawati mengungkapkan, pihaknya sudah meminta keterangan 10 saksi termasuk Jhon Krisli-Maryono (Joyo) yang mengungkapkan ada mahar di Partai Gerindra dan PPP, Ketua DPW PPP Kalteng Awaludin Noor,  3 saksi dari pihak Joyo, Ketua DPD Gerindra Kota Palangka Raya Ida Bagus Suprayatna, Ketua DPC PPP Kota Palangka Raya Abdul Hayie, dan 1 saksi dari Gerindra.

Namun masih diperlukan keterangan lebih lanjut dari Joyo. Tapi keduanya belum bisa hadir di kantor Panwaslu. Meskipun telah diundang dua kali pada Selasa (23/1) hingga Rabu (24/1). Sehingga, kata Endra, dengan tidak hadirnya Joyo maka pihaknya langsung melakukan pleno di Panwaslu. "Kami sudah menjadwalkan ulang diundang dari Selasa hingga Rabu malam ini (kemarin,red) namun pak Jhon dan Maryono tidak hadir. Hadir atau tidaknya, tidak akan memengaruhi proses yang sudah berjalan di Panwaslu. Setelah ini, kami plenokan bersama dengan pihak kejaksaan dan kepolisian," ujarnya, kemarin.

Menurut Endra, direncanakan pleno akan dilakukan dalam waktu dekat. Setelah diplenokan, kemungkinan akan keluar keputusan dari Gakkumdu. "Mungkin nanti akan dikeluarkan perintah penyelidikan terhadap dugaan mahar politik," katanya.

Kasus ini meramaikan Pilwako Palangka Raya 2018, setelah sebelumnya pasangan balon Jhon Krisli-Maryono gagal maju. Mereka menuding kalau partai telah menzalimi. Lantaran ada dugaan permainan partai dengan memainkan mahar politik. Sebelumnya, Jhon Krisli-Maryono mengaku diminta uang Rp750 juta per kursi. Sementara, untuk maju di Pilwako, calon minimal diusung oleh partai atau koalisi partai dengan jumlah minimal memiliki 6 kursi di parlemen.

Sementara KPU Kalteng menyatakan pasangan Rayesnan-Marcopolo yang sempat ditolak pendaftarannya oleh KPU Barito Timur (Bartim), tetap tidak bisa mendaftar lagi. Sebab rekomendasi Partai Amanah Nasional (PAN) terhadap pasangan tersebut jelas tidak bisa diterima, karena kepengurusan yang mendaftarkan Rayesnan-Marcopolo bukan dari pihak yang berhak.

Ketua KPU Kalteng Ahmad Syari’i mengungkapkan, Rayesnan hanya didaftarkan oleh pengurus yang diganti oleh DPW PAN. Bahkan kepengurusan tersebut tidak terdaftar di KPU. Sedangkan pihak yang berhak mendaftarkan itu adalah kepengurusan daerah setempat atau kepengurusan partai pusat.“Itu yang mendaftarkan Rayesnan adalah pengurus pengganti yang di SK-kan oleh DPW PAN sini. Dari sudut aturan main yang diatur oleh KPU itu atau dalam ketentuan KPU, kepengurusannya harus terdaftar. Kalau pun ada pengambilalihan, itu yang bisa DPP,” jelasSyari’i di ruang kerjanya, Rabu (24/1).

Namun kasus yang terjadi memang belum ada berita acara atas penolakan tersebut, sehingga pihaknya meminta KPU Bartim membuat berita acaranya saja. Untuk pendaftaran tidak perlu lagi.“Yang direkomendasikan itu mengenai berita acaranya. Kami sudah meminta dibuat itu sejak dua hari yang lalu, tetapi belum berani memastikan apakah sudah dibuat berita acaranya atau belum. Tetapi bisanya setelah diminta, langsung dibuat,” ungkapnya.

Kalau rekomendasi Panwaslu meminta pembukaan pendaftaran, mungkin karena KPU dianggap belum lengkap mempelajari berkas pasangan calon itu. Sehingga dibuka pendaftaran dulu, ditelaah kemudian dibuatkan berita acaranya.“Mungkin Panwaslu berasumsi KPU belum menelaah, mengkaji secara lengkap berkas. Tetapi dengan beberapa ada yang kemarin itu, kami menyarankan dikeluarkan berita acara saja,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada masa pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Bartim 10 Januari lalu, disebutkan Demokrat-PAN memiliki dua balon yang diusung, yaitu Pancani-Muchtar dan juga Rayesnan-Marcopolo. Bahkan Rayesnan-Marcopolo sempat lebih dulu mau daftar pagi harinya, tapi belum bisa diterima KPU setempat karena berkas belum lengkap dan keduanya harus melengkapi lagi.Ketika sore harinya mau mendaftar ulang, ternyata KPU Bartim sudah menerima balon Pancani Gandrung-Muchtar yang diusung Demokrat-PAN. Sehingga Rayesnan-Marcopolo pun terjegal langkahnya. (ami/uni/ens/dar)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 11:05

Preman Pasar Ditembak

KASONGAN-Polres Katingan mengungkap kasus penganiayaan yang berujung meninggalnya Rusmin. Pria 32 tahun…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:01

Karyawan Minimarket Jadi Korban Cabul

KUALA KAPUAS-Kisah pahit dialami perempuan berinisial DM. Remaja putri berusia 18 tahun itu, menjadi…

Selasa, 21 Agustus 2018 10:42

Delapan Bulan, 27 Tewas di Jalan

PALANGKA RAYA-Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) masih terus mengintai pengguna jalan. Dalam tempo…

Selasa, 21 Agustus 2018 10:19

Palangka Raya Terancam Kabut Asap

KEBAKARAN lahan belum bisa dicegah oleh pihak terkait. Palangka Raya dikepung karhutla. Tiap hari sirene…

Senin, 20 Agustus 2018 15:26

SELAMAT ! Ketua Harian DAD Kalteng Jadi Rektor UPR

PALANGKA RAYA- Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya yang dilaksanakan Senin (20/8) telah mendapatkan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:19

Pemuda Beristri Perkosa Siswi

KUALA PEMBUANG- Bahtera rumah tangga yang baru dijalani dua bulan ternyata tidak memuaskan nafsu Nestor…

Senin, 20 Agustus 2018 10:11

Efek Miras Oplosan, Tusuk Teman dengan Pisau Belati

PULANG PISAU-Duel berdarah terjadi di Jalan Habungen, tak jauh dari Desa Tangkahen, Kecamatan Banama…

Senin, 20 Agustus 2018 09:57

Pemadaman Karhutla di Kota Terkendala Akses Jalan Masuk Lokasi

PALANGKA RAYA-Dugaan pembakaran hutan dan lahan alias karhutla, kembali muncul di sejumlah sudut Kota…

Senin, 20 Agustus 2018 09:53

Disambar Minibus, Pengendara Tewas, Motor Hancur Berkeping-keping

PALANGKA RAYA-Masih teringat kecelakaan mengerikan yang menewaskan dua orang di Jalan Tjilik Riwut Km…

Senin, 20 Agustus 2018 09:47

Hari Ini Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya

PALANGKA RAYA-Lama tak terdengar, akhirnya pemilihan rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .