MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Rabu, 24 Januari 2018 11:10
DPRD Kalteng
Ada Mahar Politik, Laporlah Dengan Resmi
Asera

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Dunia persilatan politik semakin ironis. Pasalnya mahar politik masih saja terus berhembus dikalangan politikus. Untuk mencegah itu terjadi lagi, anggota DPRD Kalteng meminta kepada KPU pusat, untuk membuat aturan tentang mahar politik tersebut.  

“Mahar politik ini sama dengan pungli atau memeras bakal calon pilkada. Kalau ada yang meminta, itu artinya sudah bersifat mahar politik. Ada yang minta mulai dari Rp350 juta hingga Rp1 miliar, ini merupakan pembiayaan politik yang tidak diatur oleh payung hukum,” kata Anggota Komisi B Asera, Selasa (23/1)

Untuk itu dia mengimbau, pemerintah seperti institusi SOPD, Bawaslu atau Panwaslu bisa memberikan masukan kepada pemerintah pusat, agar membuat aturan atau payung hukum, tentang biaya politik seperti kampanye. Misalnya untuk biaya kampanye, atribut perjalanan. Semua itu semua harus dibuat rincian biayanya dan dibuat proposal kemudian diseleksi kebenarannya lalu disetujui dan diketahui dan ditandatangani oleh panwaslu dan ditandatangani, agar sah dan berpayung hukum.

“Jadi nantinya calon yang sudah diseleksi oleh parpol, bisa dikenakan biaya resmi, tapi harus sesuai payung hukum yang sudah dibuat. Tapi, jangan sampai sifatnya memeras,” ucap dia.

Upaya tersebut agar transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Bila ada parpol yang bersifatnya memeras, maka parpol dan oknumnya harus ditindak, bahkan KPK juga harus turun tangan untuk menangkap itu.

“Jika ada mahar politik, laporlah dengan resmi, dilampirkan dengan bukti-bukti juga.  Saya tidak menuduh siapapun, hebat koar-koar di luar tapi tidak berani melaporkan ke Bawaslu, KPK dan lainnya,” kata dia.

Ditegaskannya, harus ada payung hukum, yang diatur KPU pusat, dengan mendagri atau menteri terkait. “Ini harus diatur, supaya tidak ada keribuatan lagi seperti saat ini,” tegas dia. (aza/iha)  


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 09:58
Orangtua Tak Terima Anaknya Tak Lulus Tes CPNS

Kontroversi CPNS Kapuas Belum Diketahui BKN

PALANGKA RAYA-Hasil tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten…

Kamis, 21 Februari 2019 09:56

Buruh Memilih, PBS Wajib Meliburkan atau Membuat Giliran

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berharap perusahaan besar swasta (PBS)…

Senin, 04 Februari 2019 12:05

Diperkosa Lima Pemuda, Begini Kondisi Terakhir Korban

PALANGKA RAYA-Gadis SMP yang masih duduk di bangku kelas VIII…

Kamis, 17 Januari 2019 11:15

Dua Ons Sabu Disita dari Residivis

SAMPIT-Satresnarkoba Polres Kotim berhasil meringkus bandar sabu Su. Dari pria…

Kamis, 10 Januari 2019 10:38

Apa Sebabnya? Pria Tanpa Busana Tewas di Kamar Hotel

SAMPIT – Penyebab kematian Andy Tjandra yang ditemukan sudah menjadi…

Kamis, 10 Januari 2019 10:23

Ambulans Tak Sanggup, Titin Dievakuasi Pakai Pikap

PALANGKA RAYA-Meskipun masih tahap awal penanganan terhadap Titi Wati, pihak…

Selasa, 08 Januari 2019 09:22

Obesitas, Titi Minta Suami Nikah Lagi

PALANGKA RAYA-Titi Wati, wanita 37 tahun itu, meminta suaminya untuk…

Rabu, 02 Januari 2019 10:24

10 Hari, Enam Tewas di Jalan

PALANGKA RAYA- Empat korban tewas di akhir tahun, menambah banyak…

Rabu, 02 Januari 2019 10:23

Mau Rayakan Tahun Baru, Tiga Bersaudara Tutup Usia

KUALA KAPUAS-Momentum tahun baru 2019 menjadi peristiwa memilukan bagi keluarga…

Rabu, 02 Januari 2019 10:20

Emas Asli Ditukar yang Palsu, IRT Diamankan

SAMPIT - Aksi yang dilakukan seorang ibu rumah tangga (IRT)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*