MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Senin, 22 Januari 2018 11:24
DPRD Kalteng
Pengawasan Orangutan Harus Sinkron

Antar Lembaga Pemerintah dan Lembaga Swasta Sesuai Peranan Masing-masing

HM Asera

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Kasus kematian orangutan tanpa kepala di Barito Selatan (Barsel) menambah daftar kasus kejahatan terhadap satwa yang dilindungi. Terjadinya kondisi ini diduga akibat lemahnya pengawasan, baik dari instansi pemerintahan yang bertanggung jawab langsung maupun lembaga independen yang khusus menangani orangutan.

Anggota DPRD Kalteng HM Asera menyatakan, pengawasan atas keberadaan orangutan harus sinkron antar lembaga pemerintah dan lembaga swasta sesuai peranan masing-masing. Koordinasi harus dikuatkan lagi. Satu lembaga tidak bisa berdiri sendiri untuk hal ini.

“Pengawasan keberadaan orangutan dan di mana dia dilepasliarkan masih lemah. Terlebih pengawasan terhadap orangutan liar, tentu akan lebih lemah,” jelas politikus senior PKB ini kepada Kalteng Pos, Minggu (21/1).

Seharusnya, jika benar orangutan menjadi hal yang penting untuk dijaga keberlangsungannya, maka pemerintah harus serius menangani ini. Dia mengusulkan, agar ada semacam polisi khusus, peningkatan anggaran, dan mengedukasi masyarakat serta pihak lain seperti perusahaan agar turut menjaga keberlangsungan kehidupan orangutan.

“Kalau orangutan menjadi primadona bagi negeri ini, semestinya departemen yang membidangi masalah ini harus menampakkan simbol-simbol keberadaan orangutan itu. Misal, dengan adanya pengawasan lebih baik, lebih terarah dan sinkron antar satu lembaga dengan lembaga lain. Biaya ditingkatkan karena pengawasannya tentu susah sebab keberadaannya di hutan,” urai Wakil Ketua Komisi B DPRD Kalteng ini.

Dia menjelaskan, kasus pembunuhan orangutan yang terjadi di Barsel tentu menambah catatan atas kesewenang-wenangan manusia terhadap hewan langka yang dilindungi. Tentu harus diungkap hingga terang benderang. Jelas tidak benar, jika orangutan ditembak hingga belasan peluru bahkan kepalanya dipenggal.

“Melihat ada belasan peluru yang bersarang di badan orangutan, tentu ini juga menjadi perhatian pihak kepolisin untuk mengungkap. Perlu jelas senjata yang dipakai untuk membunuh itu apa, apakah pistol rakitan, senapan angin atau bagaimana,” tukas wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) V meliputi Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis) ini. (uni/uyi/iha)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 08:30

Kasus OTT Pegawai BKD Kalteng, 7 Saksi Dipanggil, 2 Mangkir

PALANGKA RAYA- Kejaksaan Negeri Palangka Raya kembali memanggil 7 saksi…

Rabu, 12 Desember 2018 08:16

Selamat Polres Kotim ! Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

KOTIM-Suatu kebanggaan bagi Polres Kotawaringin Timur yang menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 08:14

Kasubbid PID: Jarimu adalah Harimaumu

PALANGKA RAYA-Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kalteng kembali melakukan sosialisasi…

Rabu, 12 Desember 2018 08:11

Meningkatkan Jalinan Kemitraan

PALANGKA RAYA-Kunjungan audiensi sekaligus silaturahmi pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia…

Kamis, 06 Desember 2018 11:09

Melanggar UU Tipikor, Dominggus Dibidik 1 dari 3 Pasal

PALANGKA RAYA-Tersangka kasus dugaan pemerasan dan pungutan liar, Dominggus, akan…

Senin, 05 November 2018 09:28

Fun Bike Brimob Kalteng Meriah

PALANGKA RAYA-Fun Bike Nusantara 2018 dilakukan serentak di seluruh Indonesia.…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:23

Kepepet, Nekat Tangkap Ular Piton

PALANGKA RAYA- Ular piton berukuran cukup besar muncul di Jalan…

Sabtu, 29 September 2018 07:31

Pemuda Muhammdiyah Kalteng Gelar Diklatsar KOKAM

PALANGKA RAYA – Menjelang milad ke-53, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda…

Jumat, 28 September 2018 10:54

Dakwah Melalui Tulisan, Kurangi Penyebaran Hoax

PALANGKA RAYA- Sejumpah pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menyambangi…

Senin, 13 Agustus 2018 10:59

Jalan Sehat Ajang Silaturahmi

PALANGKA RAYA-Jalan Sehat Ceria Kalteng Pos sukses digelar di halaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .