MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Senin, 22 Januari 2018 11:24
DPRD Kalteng
Pengawasan Orangutan Harus Sinkron

Antar Lembaga Pemerintah dan Lembaga Swasta Sesuai Peranan Masing-masing

HM Asera

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Kasus kematian orangutan tanpa kepala di Barito Selatan (Barsel) menambah daftar kasus kejahatan terhadap satwa yang dilindungi. Terjadinya kondisi ini diduga akibat lemahnya pengawasan, baik dari instansi pemerintahan yang bertanggung jawab langsung maupun lembaga independen yang khusus menangani orangutan.

Anggota DPRD Kalteng HM Asera menyatakan, pengawasan atas keberadaan orangutan harus sinkron antar lembaga pemerintah dan lembaga swasta sesuai peranan masing-masing. Koordinasi harus dikuatkan lagi. Satu lembaga tidak bisa berdiri sendiri untuk hal ini.

“Pengawasan keberadaan orangutan dan di mana dia dilepasliarkan masih lemah. Terlebih pengawasan terhadap orangutan liar, tentu akan lebih lemah,” jelas politikus senior PKB ini kepada Kalteng Pos, Minggu (21/1).

Seharusnya, jika benar orangutan menjadi hal yang penting untuk dijaga keberlangsungannya, maka pemerintah harus serius menangani ini. Dia mengusulkan, agar ada semacam polisi khusus, peningkatan anggaran, dan mengedukasi masyarakat serta pihak lain seperti perusahaan agar turut menjaga keberlangsungan kehidupan orangutan.

“Kalau orangutan menjadi primadona bagi negeri ini, semestinya departemen yang membidangi masalah ini harus menampakkan simbol-simbol keberadaan orangutan itu. Misal, dengan adanya pengawasan lebih baik, lebih terarah dan sinkron antar satu lembaga dengan lembaga lain. Biaya ditingkatkan karena pengawasannya tentu susah sebab keberadaannya di hutan,” urai Wakil Ketua Komisi B DPRD Kalteng ini.

Dia menjelaskan, kasus pembunuhan orangutan yang terjadi di Barsel tentu menambah catatan atas kesewenang-wenangan manusia terhadap hewan langka yang dilindungi. Tentu harus diungkap hingga terang benderang. Jelas tidak benar, jika orangutan ditembak hingga belasan peluru bahkan kepalanya dipenggal.

“Melihat ada belasan peluru yang bersarang di badan orangutan, tentu ini juga menjadi perhatian pihak kepolisin untuk mengungkap. Perlu jelas senjata yang dipakai untuk membunuh itu apa, apakah pistol rakitan, senapan angin atau bagaimana,” tukas wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) V meliputi Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis) ini. (uni/uyi/iha)


BACA JUGA

Senin, 12 Februari 2018 11:13
DPRD Kota

Penanganan PKL Harus Segera Ditangai Pemko

PALANGKA RAYA - Hingga saat ini permasalahan terhadap pedagang kreatif lapangan (PKL) masih…

Senin, 12 Februari 2018 11:12
DPRD Kota

Jelang Pilkada Perlu Dukungan Semua Pihak

PALANGKA RAYA - Menjelang pemilihan Kepala Daerah yang dilaksanakan secara serentak di 10 Kabupaten…

Senin, 12 Februari 2018 11:11
DPRD Kota

Dewan Dukung Pemko Naikkan Tunjangan ASN

PALANGKA RAYA - Demi meningkatkan kesejahteraan bagi para aparatur sipil negara (ASN), pemerintah…

Sabtu, 10 Februari 2018 11:36
Pemko Palangka Raya

Produksi Ikan Berkurang

PALANGKA RAYA - Ikan patin di pasaran beberapa waktu lalu cukup susah ditemukan. Rupanya ini karena…

Jumat, 09 Februari 2018 12:12
DPRD Kota

PKL Harus Taati Aturan Pemerintah

PALANGKA RAYA - Hingga saat ini masih banyak Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) yang tidak taat aturan.…

Jumat, 09 Februari 2018 12:11
DPRD Kota

Perlu Perbaikan Mental

PALANGKA RAYA - Guna mencegah dan memberantas pungutan liar yang terjadi, Inspektorat Palangka…

Jumat, 09 Februari 2018 11:31
DPRD Kota

Tepatkan Tenaga Teknis di DPM PTSP

PALANGKA RAYA - Penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu oleh Pemko Palangka Raya sudah dijalankan…

Kamis, 08 Februari 2018 12:43
DPRD Kota

Menjaga Kesiapan Fisik Anak Hadapi Ujian

PALANGKA RAYA - Pelaksanaan ujian sekolah maupun ujian nasional (UN) pada semua jenjang pendidikan,…

Kamis, 08 Februari 2018 12:41
DPRD Kota

Jangan Sampai Lengah Awasi Anak

PALANGKA RAYA - Kenakalan remaja, termasuk aksi bullying masih kerap terjadi di Kota Palangka Raya.…

Kamis, 08 Februari 2018 12:38
DPRD Kota

PKL Keluhkan Tenda Kecil

PALANGKA RAYA - Taman kuliner tunggal Sangomang baru diresmikan, Senin (5/2) yang lalu. Namun pedagang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .