MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 16 Januari 2018 07:26
Kasus Pencabulan Santriwati oleh Ustaz

Orangtua Kecewa, Polisi Sebut Sulit Diungkap karena Minim Alat Bukti

Orang tua SVT (15) korban dugaan pencabulan saat mengadukan kasusnya di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, belum lama ini //RUSLAN/ KELTENG POS

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Siti Noor Solcha (38) orang tua dari SVT (15) mengadu ke Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Ia mengadu karena kecewa kasus yang dilaporkannya terkait dugaan pencabulan terhadap putrinya yang diduga dilakukan oleh  oknum ustaz inisial AH, sejak dilaporakan 23 Agustus 2017 lalu, hingga kini belum ada titik terangnya.Orang tua korban Siti Noor Solcha mengaku, dugaan pencabulan tersebut terjadi saat SVT menjadi santriwati di salah satu Ponpes di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pangkalan Lada.  "Padahal saksi-saksi semuanya sudah diperiksa, namun kasusnya belum ada kejelasan sampai sekarang, terakhir saya dangar kasus ini mau dihentikan," kata Siti kepada Kalteng Pos, Senin (15/1).

Menanggapi hal ini Pejabat Sementara Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kobar Bripka  Shinta mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan, dan pemeriksaan/interogasi terhadap tujuh saksi dan dua saksi dari terduga terlapor (saksi) dan ibunya, dari hasil keterangan seluruh saksi (7 orang), semuanya menyatakan tidak ada yang melihat kejadian, inilah yang menjadi salah satu kendala mengapa kasus ini sulit diungkap."Minim alat bukti, sementara dari hasil visum pun, pihak korban (saksi) terlambat melapor kerena kejadian tanggal 1 Agustus, sedangkan kasus baru dilaporkan 23 Agustus, jeda waktunya cukup lama," ujar Shinta saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, kemarin.

Ia menambahkan, dari hasil visum dijelaskan bahwa ada nyeri dan merah di bagian alat kelamin korban, itu akibat keputihan yang diderita oleh korban, sedangkan bekas merah itu tidak semerta-merta diakibatkan oleh benda tumpul, namun bisa saja kemungkinan lain, seperti bekas garukan sehingga menghasilkan warna merah."Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan dan mereka juga menyatakan alat bukti sagat lemah, dengan kata lain berkas ini tidak bisa kita paksakan dalam proses penyidikan," jelasnya.

Kemungkinan besar kasus ini akan ditutup, karena minim alat bukti, namun pihaknya masih berkondisi dengan Kejaksaan, karena kepolisian tidak bisa gegabah dalam hal ini lantaran menyangkut nama baik seseorang, akibat tidak ada bukti yang kuat terlebih terduga terlapor adalah seorang tokoh agama. (lan/ala/dar)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:46

Warga Handil Sohor Tangkap Buaya Muara

SAMPIT - Seekor buaya muara berukuran sekitar 2,5 meter ditangkap…

Jumat, 07 Desember 2018 14:42

Curi Perak, Residivis Diamankan di Gudang

SAMPIT - Apes dialami M Saleh alias Saleh (35). Pria…

Jumat, 07 Desember 2018 14:40
Permintaan Wakapolda kepada Ditpolairud Polda Kalteng

Awasi Aktivitas di Laut dan Sungai, Cegah Penebangan Liar

Kekayaan alam yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) cukup berilimpah.…

Jumat, 07 Desember 2018 14:35

Banjir Melanda Dua Kecamatan

PANGKALAN BUN – Hujan deras yang mengguyur Kotawaringin Barat (Kobar)…

Kamis, 06 Desember 2018 11:07

Naik Tanjakan, Truk Terbalik, Satu Tewas, 11 Orang Luka-Luka

SAMPIT - Kecelakaan tunggal terjadi pada areal perkebunan kelapa sawit…

Jumat, 30 November 2018 10:47

KOK BISA..!! Karena Lalai, Tahanan Kabur

PALANGKA RAYA-Tersebar unggahan akun facebook bernama Sugiatnur Sugi Badak, yang…

Kamis, 29 November 2018 11:22

Oknum PNS Pemkot Palangkaraya Sebar Berita Bohong soal Buaya

PALANGKA RAYA-Prinsip kehati-hatian dalam mengunakan media sosial, sudah seharusnya dimiliki…

Rabu, 21 November 2018 10:54
Ketika Sopir Hilang Kendali di Jalan Tjilik Riwut Km 21

Truk CPO Terguling dan Dihantam Pikap

Entah berapak kali sudah truk CPO terguling, menumpahkan minyak sawit,…

Senin, 19 November 2018 10:52

Astra Grup Lestarikan Budaya Dayak Tomun

PANGKALAN BUN- PT Surya Indah Nusantara Pagi (PT SINP)-PT Persada…

Senin, 19 November 2018 10:41

Tiga Gedung BPS Diresmikan

NANGA BULIK- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Suharianto meresmikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .