MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 16 Januari 2018 07:26
Kasus Pencabulan Santriwati oleh Ustaz

Orangtua Kecewa, Polisi Sebut Sulit Diungkap karena Minim Alat Bukti

Orang tua SVT (15) korban dugaan pencabulan saat mengadukan kasusnya di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, belum lama ini //RUSLAN/ KELTENG POS

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Siti Noor Solcha (38) orang tua dari SVT (15) mengadu ke Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Ia mengadu karena kecewa kasus yang dilaporkannya terkait dugaan pencabulan terhadap putrinya yang diduga dilakukan oleh  oknum ustaz inisial AH, sejak dilaporakan 23 Agustus 2017 lalu, hingga kini belum ada titik terangnya.Orang tua korban Siti Noor Solcha mengaku, dugaan pencabulan tersebut terjadi saat SVT menjadi santriwati di salah satu Ponpes di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pangkalan Lada.  "Padahal saksi-saksi semuanya sudah diperiksa, namun kasusnya belum ada kejelasan sampai sekarang, terakhir saya dangar kasus ini mau dihentikan," kata Siti kepada Kalteng Pos, Senin (15/1).

Menanggapi hal ini Pejabat Sementara Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kobar Bripka  Shinta mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan, dan pemeriksaan/interogasi terhadap tujuh saksi dan dua saksi dari terduga terlapor (saksi) dan ibunya, dari hasil keterangan seluruh saksi (7 orang), semuanya menyatakan tidak ada yang melihat kejadian, inilah yang menjadi salah satu kendala mengapa kasus ini sulit diungkap."Minim alat bukti, sementara dari hasil visum pun, pihak korban (saksi) terlambat melapor kerena kejadian tanggal 1 Agustus, sedangkan kasus baru dilaporkan 23 Agustus, jeda waktunya cukup lama," ujar Shinta saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, kemarin.

Ia menambahkan, dari hasil visum dijelaskan bahwa ada nyeri dan merah di bagian alat kelamin korban, itu akibat keputihan yang diderita oleh korban, sedangkan bekas merah itu tidak semerta-merta diakibatkan oleh benda tumpul, namun bisa saja kemungkinan lain, seperti bekas garukan sehingga menghasilkan warna merah."Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan dan mereka juga menyatakan alat bukti sagat lemah, dengan kata lain berkas ini tidak bisa kita paksakan dalam proses penyidikan," jelasnya.

Kemungkinan besar kasus ini akan ditutup, karena minim alat bukti, namun pihaknya masih berkondisi dengan Kejaksaan, karena kepolisian tidak bisa gegabah dalam hal ini lantaran menyangkut nama baik seseorang, akibat tidak ada bukti yang kuat terlebih terduga terlapor adalah seorang tokoh agama. (lan/ala/dar)


BACA JUGA

Kamis, 14 Februari 2019 12:04

PARAH EHH..!! Ketua Paguyugan Diduga Cabuli Bocah

KUALA KAPUAS-Aksi tak senonoh dilakukan H, yang tak lain merupakan…

Jumat, 01 Februari 2019 11:13

Korban Miras Oplosan Bertambah

KUALA KAPUAS-Miras oplosan menambah daftar korban. Epno, menyusul nama lainnya…

Jumat, 01 Februari 2019 11:06

SABAR AJA..!! PT BAK Cicil Tunggakan Gaji Karyawan

MUARA TEWEH-Polemik tunggakan gaji karyawan di PT Berjaya Agro Kalimantan…

Kamis, 10 Januari 2019 10:36

Duel Berdarah Buruh Sawit, Satu Luka Parah, Satu Masuk Penjara

PANGKALAN BUN – Duel berdarah buruh kelapa sawit terjadi antara…

Rabu, 02 Januari 2019 10:21

Tug Boat Tenggelam, Diduga Diterjang Gelombang Laut

SAMPIT – Cuaca yang kurang bersahabat di laut, sekitar perairan…

Kamis, 27 Desember 2018 13:24

720 Janda Baru di Kobar, Ini Sebab Dominannya...

PANGKALAN BUN - Angka perceraian di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 14 Desember 2018 14:09

TERLALU..!! Gara-Gara Aki Dicuri, Ratusan PJU Mati

KUALA PEMBUANG-Matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diakibatkan hilangnya aki…

Jumat, 14 Desember 2018 13:59
Mengengok Aktivitas Basarnas Sampit Menjelang Natal dan Tahun Baru

Tingkatkan Pengawasan dengan Patroli Rutin

Selain melaksanakan tugas maupun penyelamatan terhadap peristiwa atau musibah yang…

Jumat, 14 Desember 2018 13:57

HEBAT NICH ! Pengemis Nginap di Hotel

PANGKALAN BUN-Pengemis dari luar daerah kembali masuk Pangkalan Bun. Di…

Selasa, 11 Desember 2018 13:13
Cara Kapolsek Parenggean Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru

Dorong Warga Tingkatkan Siskamling

Menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif menjadi hal paling…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .