MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 14 Januari 2018 06:56
Bawaslu Minta Joyo Laporkan Mahar Politik

Jhon Krisli : Kami Bukan Peserta Pemilu. Tidak Pas Menyampaikan ke Panwaslu

Jhon Krisli

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Pernyataan Jhon Krisli-Maryono (Joyo) tentang mahar politik menuai kontroversi. Walaupun menjadi haknya, namun hal itu harus dibuktikan. Ketua DPRD Kotim dan mantan wali kota Palangka Raya dinilai sudah mengerti terkait mahar politik. Oleh karena itu, mereka diharapkan melaporkannya ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), ketimbang menjadikan mahar politik sebagai perdebatan publik, karena hanya melempar pernyataan tanpa pembuktian.

Ketua Panwaslu Kota Palangka Raya Endrawati mengatakan seharusnya Joyo melaporkan hal itu kepada pihaknya. Sehingga dugaan praktik mahar politik bisa ditelisik. Sekalipun mahar politik sangat pelik untuk diulik. “Kami berharap pihak Joyo segera melapor kepada kami, jangan hanya koar-koar di media,” jelas Endrawati yang juga Koordinator Hukum Penindakan Pelanggaran, Sabtu (13/1).

Menurutnya, memang tidak mudah untuk menelusuri benar atau tidaknya mahar politik itu. Sehingga, memang diperlukan adanya laporan tentang pelaku, tempat dan waktu kejadian serta harga per satu kursi di DPRD, seperti yang disampaikan Joyo. “Jika memang hal tersebut benar terjadi dan terbukti serta memenuhi unsur materil dan formil terkait mahar politik, Panwas Kota siap menanganinya,” ucapnya kepada Kalteng Pos.

Di tempat terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalteng Satriadi, mengatakan dirinya sudah meminta Panwaslu Kota Palangka Raya untuk menindaklanjuti adanya kabar tersebut. Menurut dia, memang sudah menjadi hak seseorang mau menyampaikan atau tidak. “Kami sudah menginstruksikan untuk Panwaslu memonitor perkembangannya. Kami berharap, lebih kuat lagi kalau ada laporan langsung. Kalau merasa keberatan. Nanti kami yang crosscheck lagi,” katanya, kemarin.

Jika sudah ada laporan dan bisa dibuktikan, pemberi maupun penerima bisa terkena pidana. Apabila terbukti maka sesuai dengan pasal 187B UU 10 tahun 2016, pelaku dari parpol bisa diancam hukuman penjara 36 bulan paling singkat dan 72 paling lama. Serta denda sebesar Rp300 juta paling kecil dan Rp1 miliar paling besar. Demikian pula pemberi sebagaimana yang diatur dalam pasal 187C UU 10 tahun 2016, pelaku dari lembaga atau perorangan bisa diancam hukuman penjara 24 bulan paling singkat dan 72 bulan paling lama. Serta, denda sebesar Rp300 juta paling kecil dan Rp1 miliar paling besar.

Ketua KPU Kalteng Ahmad Syar’i mengatakan mahar politik jelas-jelas tidak boleh dilakukan. “Menurut UU itu pidana, pelanggaran UU. Yang jelas itu pelanggaran dalam bentuk pidana,” kata dia, kemarin.

Menurutnya, apabila paslon terbukti melakukan pelanggaran maka itu bisa berdampak kepada pencalonannya. “Tapi itu berproses di pengadilan. Tergantung proses pengadilannya nanti seperti apa,” bebernya.

Terkait mahar politik yang disebutnya, John Krisli berkilah Panwaslu seharusnya turun ke lapangan dan tidak menunggu laporan. Karena posisi Joyo menurutnya hanya masyarakat biasa alias bukan peserta Pilwalko 2018.“Proses demokrasi belum berjalan sampai pendaftaran. Artinya proses pendaftaran kami belum masuk sampai ke tahap itu dan kami bukan peserta atau kontestan pemilu. Sehingga tidak pas untuk menyampaikan kepada Panwaslu,” jelasnya.

Lain halnya ketika sudah masuk mendaftar ke KPU, ada proses yang masuk dalam tahapan pemilu, sehingga apabila ditemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi baru bisa disampaikan kepada Panwaslu.“Partai politik yang selama ini menyampaikan dengan hal yang baik dan tidak diikuti dengan fakta yang dialami di lapangan, maka merupakan pembohongan publik,” tegas Ketua DPRD Kotim dari partai PDIP tersebut. (ami/nue/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:01

Maling Kotak Amal Gentayangan

PALANGKA RAYA- Seorang pria terekam kamera CCTV Masjid Al-Husna Jalan Menteng dan Masjid Al Hikmah Tjilik…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:59

Isu Penculikan Anak Mencuat

KASONGAN– Isu penculikan anak kembali mencuat. Baik melalui media sosial maupun perbincangan ditengah…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:45

Burung Eksotis Kalimantan Diselundupkan, 40 Ekor Kembali Dilepasliarkan

PANGKALAN BUN-20 ekor burung murai batu dan 20 ekor cucak hijau, dilepasliarkan di hutan Desa Pasir…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:42

Proyek GOR Mandek, Masih Kurang Rp24 M

PALANGKA RAYA-Mimpi masyarakat Kalteng memiliki gelanggang olahraga (gor) indoor, belum sepenuhnya terwujud.…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:30

Bandar Narkoba Bersenjata Diringkus Polisi

PALANGKA RAYA- Peredaran gelar narkotika di wilayah Kalteng, seakan tidak ada habisnya. Padahal pihak…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:28

Pedagang Digebuki, Ini Penyebabnya

PALANGKA RAYA- Siapa tahu beruntung. Begitulah yang ada di pikiran Mulyadi. Pedagang alas kaki atau…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:18

Menteri PPPA Minta Awasi Mafia Perdagangan Manusia

PALANGKA RAYA-Masih terjadinya kasus tindak pidana perdagangan manusia, menjadi bukti selama ini belum…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:15

Aset Dikonversi, Istri Yantenglie Serahkan Mobil Fortuner

PALANGKA RAYA-Perkara mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie terus dikembangkan. Sudah banyak aset…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:15

Dua Cakades Kalahkan Kotak Kosong

NANGA BULIK -  Sejarah kembali terulang pada pemilihan kepala desa (pilkades)  di Kabupaten…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:12

Mayat Bersimbah Darah di PT Uni Primacom

SAMPIT - Warga sekitar perumahan karyawan Divisi H PT Uni Primacom di Desa Barunang Miri, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .