MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 14 Januari 2018 06:56
Bawaslu Minta Joyo Laporkan Mahar Politik

Jhon Krisli : Kami Bukan Peserta Pemilu. Tidak Pas Menyampaikan ke Panwaslu

Jhon Krisli

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Pernyataan Jhon Krisli-Maryono (Joyo) tentang mahar politik menuai kontroversi. Walaupun menjadi haknya, namun hal itu harus dibuktikan. Ketua DPRD Kotim dan mantan wali kota Palangka Raya dinilai sudah mengerti terkait mahar politik. Oleh karena itu, mereka diharapkan melaporkannya ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), ketimbang menjadikan mahar politik sebagai perdebatan publik, karena hanya melempar pernyataan tanpa pembuktian.

Ketua Panwaslu Kota Palangka Raya Endrawati mengatakan seharusnya Joyo melaporkan hal itu kepada pihaknya. Sehingga dugaan praktik mahar politik bisa ditelisik. Sekalipun mahar politik sangat pelik untuk diulik. “Kami berharap pihak Joyo segera melapor kepada kami, jangan hanya koar-koar di media,” jelas Endrawati yang juga Koordinator Hukum Penindakan Pelanggaran, Sabtu (13/1).

Menurutnya, memang tidak mudah untuk menelusuri benar atau tidaknya mahar politik itu. Sehingga, memang diperlukan adanya laporan tentang pelaku, tempat dan waktu kejadian serta harga per satu kursi di DPRD, seperti yang disampaikan Joyo. “Jika memang hal tersebut benar terjadi dan terbukti serta memenuhi unsur materil dan formil terkait mahar politik, Panwas Kota siap menanganinya,” ucapnya kepada Kalteng Pos.

Di tempat terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalteng Satriadi, mengatakan dirinya sudah meminta Panwaslu Kota Palangka Raya untuk menindaklanjuti adanya kabar tersebut. Menurut dia, memang sudah menjadi hak seseorang mau menyampaikan atau tidak. “Kami sudah menginstruksikan untuk Panwaslu memonitor perkembangannya. Kami berharap, lebih kuat lagi kalau ada laporan langsung. Kalau merasa keberatan. Nanti kami yang crosscheck lagi,” katanya, kemarin.

Jika sudah ada laporan dan bisa dibuktikan, pemberi maupun penerima bisa terkena pidana. Apabila terbukti maka sesuai dengan pasal 187B UU 10 tahun 2016, pelaku dari parpol bisa diancam hukuman penjara 36 bulan paling singkat dan 72 paling lama. Serta denda sebesar Rp300 juta paling kecil dan Rp1 miliar paling besar. Demikian pula pemberi sebagaimana yang diatur dalam pasal 187C UU 10 tahun 2016, pelaku dari lembaga atau perorangan bisa diancam hukuman penjara 24 bulan paling singkat dan 72 bulan paling lama. Serta, denda sebesar Rp300 juta paling kecil dan Rp1 miliar paling besar.

Ketua KPU Kalteng Ahmad Syar’i mengatakan mahar politik jelas-jelas tidak boleh dilakukan. “Menurut UU itu pidana, pelanggaran UU. Yang jelas itu pelanggaran dalam bentuk pidana,” kata dia, kemarin.

Menurutnya, apabila paslon terbukti melakukan pelanggaran maka itu bisa berdampak kepada pencalonannya. “Tapi itu berproses di pengadilan. Tergantung proses pengadilannya nanti seperti apa,” bebernya.

Terkait mahar politik yang disebutnya, John Krisli berkilah Panwaslu seharusnya turun ke lapangan dan tidak menunggu laporan. Karena posisi Joyo menurutnya hanya masyarakat biasa alias bukan peserta Pilwalko 2018.“Proses demokrasi belum berjalan sampai pendaftaran. Artinya proses pendaftaran kami belum masuk sampai ke tahap itu dan kami bukan peserta atau kontestan pemilu. Sehingga tidak pas untuk menyampaikan kepada Panwaslu,” jelasnya.

Lain halnya ketika sudah masuk mendaftar ke KPU, ada proses yang masuk dalam tahapan pemilu, sehingga apabila ditemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi baru bisa disampaikan kepada Panwaslu.“Partai politik yang selama ini menyampaikan dengan hal yang baik dan tidak diikuti dengan fakta yang dialami di lapangan, maka merupakan pembohongan publik,” tegas Ketua DPRD Kotim dari partai PDIP tersebut. (ami/nue/dar)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:12

Ribuan Potong Kayu Log Dilarutkan ke Sungai, Dibawa ke Bansaw

KUALA KAPUAS-Aparat Polres Kapuas dipimpin Kasatreskrim AKP Iqbal Sangaji dibantu Resmob Polda Kalteng…

Rabu, 21 Februari 2018 09:02

SIAP SIAP..!! Kalteng Siaga Darurat Karhutla

PALANGKA RAYA-Aroma gambut menyengat menjadi pertanda hari sudah pagi. Apalagi, kepulan asap kembali…

Minggu, 18 Februari 2018 09:01

Taufik Dipanggil untuk Klarifikasi

NANGA BULIK-Beredarnya kabar Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lamandau Taufik Hidayat diduga melakukan fitnah…

Minggu, 18 Februari 2018 08:53

Untuk Menuju Putri Indonesia Perlu Modal 3M

PUTRI Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Episcia Puspita Lautt, semakin percaya diri menatap serangkaian…

Kamis, 15 Februari 2018 08:38

PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan

PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik…

Senin, 12 Februari 2018 07:29

Jangan Malu Sekolah dan Menjadi Lulusan SMK

PANGAKALAN BUN-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng H Muhammad Rakhman, melakukan…

Minggu, 11 Februari 2018 07:03

Lagi Ketagihan, Rumah Sendiri Mau Dibakar

PALANGKARA RAYA-Seorang pria bernama Budi (40) warga Jalan Tambung Raya, Kelurahan Langkai, Kota Palangka…

Minggu, 11 Februari 2018 07:00

Ditetapkan Tersangka, Sekda Mundur atau Lengser

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya Sekda Kota Palangka Raya sebagai tersangka dugaan pungutan liar alias pungli,…

Minggu, 11 Februari 2018 06:58
Boeing 737 JT 671 Sudah Berusia 8 Tahun

Onderdil Pesawat Lion Air Bermasalah

SEBANYAK 211 penumpang pesawat Lion Air sempat terkatung-katung empat jam lebih di Bandara Tjilik Riwut,…

Minggu, 11 Februari 2018 00:32
BREAKING NEWS

Ditinggal Beli Pisang Keju, Kundut Gantung Diri

PALANGKA RAYA-Warga Jalan Banteng Kota Palangka Raya mendadak geger. Hal tersebut menyusul ditemukannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .