MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 14 Januari 2018 06:48
Ditemukan Tas Besar, Diduga Berisi Uang Tunai di Mobil Panwaslu
Petugas Polres Palangka Raya menarik mobil setelah terlibat kecelakaan di Jalan Tjilik Riwut Km 20 Tangkiling, kemarin pagi. //POLRES PALANGKA RAYA

PROKAL.CO, TAS berisi sejumlah uang tunai diduga ditemukan warga di dalam mobil, yang ditumpangi anggota sekretariat Panwaslu Kabupaten Lamandau, usai kecelakaan di Jalan Tjilik Riwut km 20  Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, menyita perhatian publik terutama warga yang memberikan pertolongan saat itu.“Saat kami memberikan pertolongan kepada korban, kami melihat ada tas besar yang diduga kuat berisi uang tunai dalam mobil tersebut dan langsung kami amankan,” ungkap seorang warga yang enggan namanya dikorankan saat coba dibincangi Kalteng Pos di TKP, Sabtu (13/1).

Hanya menolong korban, ia tak mengetahui pasti siapa pemiliknya serta akan dipergunakan untuk apa. ”Yang jelas kami temukan dalam mobil tersebut saat kami sedang menolong mereka pagi itu. Beruntung juga segera diamankan,” jelasnya.

Menanggapi adanya kecelakaan tersebut, Ketua Panwaslu Lamandau Bedi Dahaban mengatakan dugaan uang tunai yang ditemukan dalam tas, tidak diketahuinya. “Kalau memang benar ada, kemungkinan saja sekretariat kami mengembalikan dana-dana sisa kegiatan. Tetapi saya tidak tahu persis, sebab biasanya lewat rekening dan tidak cash (tunai),” ungkap Bedi.

Untuk memastikannya ia langsung menuju Palangka Raya sesaat setelah mendengar kabar anggotanya kecelakaan.  Terkait kecelakaan maut itu sendiri, Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar melalui Kasatlantas AKP Suprapto juga membenarkan adanya tas dan sejumlah berkas yang diamankan dari dalam mobil tersebut. “Kami tidak memastikan di dalam tas itu berisi uang tunai, karena tidak membukanya. Tas dan berkas lainnya langsung kami serahkan kepada yang bersangkutan,” ungkapnya.

Fajar yang selamat sempat memberikan keterangannya. “Dari Lamandau arah Palangka Raya berhenti sebentar untuk kencing kemudian lanjut lagi, ada truk dengan asap hitam ke luar dari knalpotnya tidak ada lampu belakangnya, aku kaget langsung banting kanan, mau banting ke kiri takut nabrak pohon dan ke luar jalur,” kata Fajar yang membawa anggota Panwaslu Lamandau tersebut.

Akibat kejadian itu, pemuda 19 tersebut mengalami pusing, dagu robek, lutut kiri lecet, lutut kanan lecet dan dada memar. Peternus (27), staf skretariat Panwaslu Lamandau mengalami luka di kepala dan pusing, bahu kiri memar, dada memar (bekas safety belt) dan lutut kanan lecet. Mulkiya (21), mengalami luka dahi bagian kanan memar dan pergelangan kaki kanan lecet. Bahkan, ia sempat tidak sadarkan diri. Sedangkan Emiliyana (25) mengalami luka kepala dan pusing, dahi bagian kanan lecet dan memar, mata kanan lebam, jempol kaki kiri lecet dan lutut kaki kanan bengkak. Ia juga sempat tidak sadarakan diri.“Saya ini sedang tidur (duduk di sebelah sopir), saya sudah dibangunkan saat berada di warung,  dan terkejut melihat mobil sudah hancur, ketika cek kaki tidak ada yang patah kemudian melihat dada saya berasa sakit, kami dalam perjalanan ke Kantor Panwaslu Palangka Raya,” ucap staf sekretariat Panwaslu Lamandau Peternus saat di ruang IGD dr Doris Silvanus.

Berdasarkan informasi dihimpun Kalteng Pos dari kepolisian, menyebutkan sebelum terjadinya kecelakaan nahas tersebut, mobil Toyota Kijang Inova KH 1865 AT disopiri Muhammad Fajar membawa penumpang Peternus, Mulkiya dan Emiliyana melaju dari arah luar kota menuju Palangka Raya.Tiba di lokasi kejadian, Muhammad Fajar melihat ada kepulan asap yang ke luar dari truk sehingga mengganggu pengelihatannya saat mengemudi. Ia berinisiatif mendahului. Ia melambung ke kanan, namun nahas dari arah berlawanan meluncur mobil pikap Hilux DA 9042 TFA dikemudikan Noor Amzi.

Karena jarak begitu dekat, tabrakan tak dapat dihindari. Noor Amzi meninggal dunia di TKP, sementara pengemudi Inova bersama penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dibawa menuju RSUD dr Doris Sylvanus. “Saat melakukan evakuasi bersama polisi terlihat sangat kesulitan, karena sopir mobil pikap terjepit dalam mobil yang sudah rusak parah pada bagian depannya,” ungkap warga saat itu.

Untuk mengevakuasinya, polisi harus mendatangkan truk penarik alias mobil derek untuk menariknya agar bisa mengevakuasi sopir. (nue/ndo/dar)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 11:42
DPRD Kapuas

Pilkada Wajib Berjalan Sukses

KUALA KAPUAS - Pemilihan kepala daerah (pilkada) sudah memasuki tahap pendaftaran dan tes kesehatan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:37

Perusahaan Jangan Cuek dan Harus Ikut Berantas Narkoba

NANGA BULIK–Pemberantasan peredaran narkoba di Kabupaten Lamandau terus dilakukan Polres Lamandau…

Kamis, 18 Januari 2018 11:34
DPRD Gunung Mas

Tenaga Pengajar Jangan Sampai Gagap Teknologi

KUALA KURUN - Tenaga pengajar atau guru diharapkan tidak ada lagi yang gagap teknologi (gaptek). Sebab,…

Kamis, 18 Januari 2018 11:31

Kantor Pelayanan Publik Rawan Pungli

PANGKALAN BUN-Sepanjang tahun 2017 Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 18 Januari 2018 11:29
Pemkab Katingan

Debit Air Tinggi, Akses Jalan Petak Bahandang Terputus

KASONGAN – Akses jalan menuju Desa Petak Bahandang ibukota Kecamatan Tasik Payawan kembali terputus.…

Kamis, 18 Januari 2018 11:26

Rutin Membuat Tanggul Sementara dari Karung Berisi Pasir

PANGKALAN BUN-Pemerintah Kabupatan Kotawaringin Barat (Kobar) terus menangani abrasi pantai di kawasan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:23
Pemkab Pulang Pisau

Edy Sambut Kunjungan Pengurus LPTQ Provinsi

PULANG PISAU – Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalteng melakukan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:22
Pemkab Seruyan

Diperlukan Keterlibatan Masyarakat Menjaga Kelestarian Lingkungan Pantai

KUALA PEMBUANG - Masyarakat Kabupaten Seruyan, khususnya yang tinggal di daerah pesisir, diminta supaya…

Kamis, 18 Januari 2018 11:18
Pemkab Seruyan

Komoditi Pertanian Masih Andalkan Pasokan dari Luar Daerah

KUALA PEMBUANG – Para petani di Kabupaten Seruyan diminta untuk mengembangkan tanaman selain padi…

Kamis, 18 Januari 2018 09:40
DPRD Kotim

Krisis Kepercayaan Masyarakat Terhadap Penegakan Hukum

SAMPIT-Temuan jutaan Pil Zenith beberapa waktu lalu, masih menjadi perhatian dan sorotan wakil rakyat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .