MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 13 Januari 2018 11:01
DITOLAK ! Rayesnan-Marcopolo Laporkan KPU ke Panwaslu Bartim
Ketua Panwaslu Bartim Daniwandra dan jajarannya menerima laporan resmi dari Rayesnan dan Marcopolo, Jumat malam (12/1). //LOGMAN KALTENG POS

PROKAL.CO, TAMIANG LAYANG- Terlepas dari mahar politik di Palangka Raya, dukungan ganda yang menjadi salah satu dasar KPU Bartim menggugurkan paslon Rayesnan-Marcopolo, menjadi pelajaran politik yang kurang baik. Rayesnan-Marcopolo ditolak KPU Bartim karena Demokrat dan PAN sudah mendukung Pancani-Muhtar. Rayesnan-Marcopolo (Rama) secara resmi melaporkan dugaan pelanggaran yang terjadi ke Panwaslu Bartim, Jumat petang (12/1). Mereka mangambil haknya sebagai peserta kontestasi di Pilkada Bartim yang mengindikasikan adanya syarat kepentingan. "Sudah kami sampaikan laporan pelanggaran yang terjadi ke Panwaslu Bartim sesuai permintaaan dan lengkap dengan bukti secara resmi," tegas Rayesnan saat ditemui Kalteng Pos di sekretariat panwaslu, di wilayah Tumpa Dayu Simpang Sarapat, Tamiang Layang.

Ditambahkan pasangan duetnya, Marcopolo, sejak awal proses serta syarat pendaftaran yang dilakukan pihaknya sudah benar. Kekurangan yang diminta telah dipenuhi, namun ada hal-hal yang tidak dijalankan khususnya KPU di wilayah itu sehingga dianggap pelanggaran.Utamanya, KPU telah memplenokan dan merapatkan, tetapi dalam pengajuan syarat pendaftaran tidak diterima. Bahkan menurut Marcopolo, tanpa tanda terima berkas yang diajukan dan otamatis langsung ditolak. "Jika melihat aturan sesuai PKPU, sudah terjadi pelanggaran. Kami bukan orang liar tapi jelas tujuan dan maksud untuk mendaftar bahkan sampai ada pleno secara terbuka yang dilakukan. Tapi semua yang kami ajukan langsung ditolak tanpa prosedur," kesalnya.

Ketua Panwaslu Bartim, Daniwandra membenarkan laporan sudah diterima secara resmi. Panwaslu Bartim, sebut dia, akan mempelajari terkait pengaduan pelanggaran yang disampaikan. Sementara itu, Ketua KPU Zainal Hamli ketika dikonfirmasi belum berani berkomentar banyak. Pihaknya hanya menunggu dan masih mengkoordinasikan dengan jajaran komisioner.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalteng, Satriadi mengisyaratkan masih ada kemungkinan Rayesnan-Marcopolo ikut bertanding dalam pemilihan kepala daerah di Bartim 2018 ini. Sebab, semua tergantung terhadap rekomendasi yang nantinya akan dikeluarkan Panwaslu Bartim.“Masa pendaftaran paslon sudah lewat, hanya berlaku 8-10 Januari. Namun paslon untuk di Bartim itu tergantung rekomendasi panwaslu nanti. Belum bisa berandai-andai, apakah bisa dan tidak. Tetapi kewajiban KPU melaksanakan rekomendasi panwaslu,” jelas Satriadi, Jumat (12/1).

Dia mengungkapkan, kejadian dukungan ganda terhadap dua paslon, penyelesaiannya masih berada di ranah KPU. Sebab belum pada bentuk penetapan pasangan calon yang akan dilaksanakan pada 12 Februari nanti.“Untuk penyelesaian masih ranah KPU. Dalam arti, tahapan jadwal masih ada di KPU. Namun setelah penetapan di KPU, kemudian ada pihak yang tidak puas, tentu ada teknis pengajuan tidak puas ke panwaslu,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan, paslon yang bermasalah mengenai surat dukungan partai juga bisa mengajukan keberatannya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Namun menurutnya, proses di pengadilan biasanya memakan waktu lama.  Terserah paslon ingin menempuh jalur penyelesaian sengketa di PTUN atau panwaslu khususnya surat rekomendasi ganda dari partai. “Bisa juga ke PTUN, namun biasanya agak lama,” katanya.

Diungkapkannya, sementara ini tidak ada laporan dari daerah lain berkaitan dengan permasalahan pencalonan dan pendaftaran. Hanya di Kapuas dan Bartim yang bermasalah. “Belum ada laporan untuk daerah lain. Masih Bartim dan Kapuas saja,” tuturnya. (log/abe/dar)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 10:48

Banyak ASN Malas; Supian: Tugasnya Hanya Merintah Tenaga Kontrak Bekerja

SAMPIT-Keberadaan tenaga kontrak yang dipekerjakan di setiap Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD)…

Rabu, 17 Januari 2018 00:23

Diduga Gara-Gara Proyek ! Kades dan Mantan Kades Saling Serang Pakai parang, Tangan Nyaris Putus

MUARA TEWEH - Kepala Desa Ipu,  Askameng dan Mantan Kepala Desa bernama Sukarni bersitegang, …

Senin, 15 Januari 2018 08:47

Tercebur saat Bermain, Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

KUALA KAPUAS-Musibah tak diduga menghampiri keluarga Rahman (45) dan Minah (39). Warga Gang 1, Jalan…

Senin, 15 Januari 2018 08:43

Busyet...! Mahar Kurang Rp100 Juta, Rekomendasi Melayang

PALANGKA RAYA-Kontroversi mahar politik semakin menjadi perbincangan. Bukan soal bisa dibuktikan atau…

Minggu, 14 Januari 2018 06:56

Bawaslu Minta Joyo Laporkan Mahar Politik

PALANGKA RAYA-Pernyataan Jhon Krisli-Maryono (Joyo) tentang mahar politik menuai kontroversi. Walaupun…

Sabtu, 13 Januari 2018 11:10

PERNIKAHAN SUGIANTO-IVO ! Akad dan Resepsi di Istana Isen Mulang

TEMPAT pelaksanaan pernikahan Sugianto Sabran dengan Yulistra Ivo Azhari, dipastikan di Istana Isen…

Sabtu, 13 Januari 2018 11:06

Peserta Pilkada Kapuas Tergantung PBB

PALANGKA RAYA- Dukungan ganda parpol yang terjadi di Kapuas, berbeda lagi. Meski dukungan Partai Bulan…

Sabtu, 13 Januari 2018 10:56

MERASA DIZALIMI ! JOYO Tak Sanggup Penuhi 1 Kursi Rp750 Juta

PALANGKA RAYA- Selesainya masa pendaftaran paslon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), bagi sebagian daerah…

Kamis, 11 Januari 2018 20:15

LAKA TUNGGAL ! Hantam Pohon, Rush Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang

PALANGKA RAYA- Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di persimpangan lampu merah…

Kamis, 11 Januari 2018 09:19

IMBAUAN ! Pilkada Jangan Jual SARA

PALANGKA RAYA-Sebanyak 11 daerah di Kalteng menggelar pilkada 2018. Masing-masing calon kepala daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .